Breaking News

05 Januari 2026

Struktur Kurikulum Madrasah Tsanawiyah (MTs) Berdasarkan KMA Nomor 1503 Tahun 2025

hanapibani.com

السلام عليكم و رحمة الله و بركاته

بسم الله و الحمد لله
اللهم صل و سلم على سيدنا محمد و على أله
 Ùˆ صحبه أجمعين

Salam Sahabat Hanapi Bani.

💥💥💥💥💥💥💥💥💥💥💥💥💥💥

Pemerintah melalui Kementerian Agama kembali melakukan penyempurnaan kebijakan kurikulum madrasah. Hal ini ditandai dengan ditetapkannya Keputusan Menteri Agama (KMA) Nomor 1503 Tahun 2025, yang membawa penyesuaian pada Struktur Kurikulum Madrasah, termasuk pada jenjang Madrasah Tsanawiyah (MTs).

Dalam struktur kurikulum terbaru ini, madrasah tidak hanya mengacu pada pembelajaran intrakurikuler semata, tetapi juga secara resmi mengintegrasikan kegiatan kokurikuler, Pembelajaran Mendalam, serta pendekatan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) sebagai bagian dari penguatan karakter dan kompetensi peserta didik.

Perubahan dari Regulasi Sebelumnya

Sebelum terbitnya KMA 1503 Tahun 2025, struktur kurikulum MTs berpedoman pada KMA Nomor 450 Tahun 2024 tentang Implementasi Kurikulum Merdeka pada Madrasah. Namun, seiring berkembangnya kebutuhan pendidikan dan dinamika kebijakan nasional, regulasi tersebut mengalami penyesuaian meskipun baru berlaku sekitar satu tahun.

Penyesuaian tersebut dituangkan dalam KMA Nomor 1503 Tahun 2025 tentang Perubahan atas KMA Nomor 450 Tahun 2024, yang mencakup pedoman implementasi kurikulum pada RA, MI, MTs, MA, dan MAK.

Karakteristik Struktur Kurikulum MTs KMA 1503 Tahun 2025

Secara umum, kurikulum MTs tetap menggunakan Kurikulum Merdeka sebagai kerangka utama. Namun demikian, terdapat beberapa perubahan penting, di antaranya:

  • P5RA (Profil Pelajar Pancasila dan Rahmatan lil ‘Alamin) kini tidak lagi berdiri sebagai proyek terpisah, melainkan dialihkan menjadi bagian dari kegiatan kokurikuler dengan penyesuaian alokasi jam pelajaran.

  • Madrasah diberikan opsi untuk menyelenggarakan mata pelajaran pilihan Koding dan Kecerdasan Artifisial, sebagai respon terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan literasi digital peserta didik.

Struktur Kurikulum MTs per Tingkat Kelas

1. Struktur Kurikulum MTs Kelas VII

Struktur kurikulum kelas VII memuat mata pelajaran wajib, mata pelajaran pilihan, serta muatan lokal dengan pengaturan alokasi jam intrakurikuler dan kokurikuler. Total beban belajar disusun berdasarkan asumsi 1 tahun pembelajaran berlangsung selama 36 minggu dengan 1 JP setara 40 menit.

Pada mata pelajaran Seni dan Budaya, madrasah wajib menyediakan minimal satu jenis seni atau prakarya, dan peserta didik memilih satu bidang sesuai minatnya. Sementara itu, mata pelajaran Koding dan Kecerdasan Artifisial diberikan paling banyak 2 JP per minggu atau 72 JP per tahun. Muatan lokal dialokasikan paling sedikit 72 JP dan paling banyak 216 JP per tahun.

Mata Pelajaran Wajib

Mata Pelajaran

Intrakurikuler (JP/Tahun)

Kokurikuler (JP/Tahun)

Total JP/Tahun

JP per Minggu

Al-Qur’an Hadis

72

36

108

3 JP

Akidah Akhlak

72

72

2 JP

Fikih

72

72

2 JP

Sejarah Kebudayaan Islam

72

72

2 JP

Bahasa Arab

108

108

3 JP

Pendidikan Pancasila

72

36

108

3 JP

Bahasa Indonesia

180

36

216

6 JP

Matematika

144

144

4 JP

Ilmu Pengetahuan Alam

144

144

4 JP

Ilmu Pengetahuan Sosial

108

108

3 JP

Bahasa Inggris

108

108

3 JP

PJOK

72

36

108

3 JP

Informatika

72

72

2 JP

Seni dan Budaya / Prakarya*

72

72

2 JP

Total Mapel Wajib

1.368

144

1.512

42 JP

* Peserta didik memilih 1 jenis seni atau prakarya yang disediakan madrasah.


Mata Pelajaran Pilihan dan Muatan Lokal

Mata Pelajaran

Total JP/Tahun

JP per Minggu

Koding dan Kecerdasan Artifisial

72

2 JP

Muatan Lokal (min–maks)

72 – 216

2 – 6 JP


Rekapitulasi Beban Belajar

Komponen

Total JP/Tahun

JP per Minggu

Mapel Wajib

1.512

42 JP

Mapel Wajib + Muatan Lokal (min–maks)

1.584 – 1.728

44 – 48 JP

Mapel Wajib + Mapel Pilihan + Muatan Lokal

1.656 – 1.800

46 – 50 JP

 

2. Struktur Kurikulum MTs Kelas VIII

Struktur kurikulum kelas VIII pada dasarnya memiliki komposisi yang serupa dengan kelas VII, namun terdapat pergeseran alokasi jam pada beberapa mata pelajaran, khususnya yang terintegrasi dengan kegiatan kokurikuler seperti Fikih, Matematika, IPA, dan Seni Budaya.

Ketentuan teknis terkait seni budaya, koding dan kecerdasan artifisial, serta muatan lokal tetap mengacu pada prinsip yang sama dengan kelas VII, dengan asumsi durasi belajar 36 minggu dalam satu tahun ajaran.

Mata Pelajaran Wajib

Mata Pelajaran

Intrakurikuler (JP/Tahun)

Kokurikuler (JP/Tahun)

Total JP/Tahun

JP per Minggu

Al-Qur’an Hadis

72

72

2 JP

Akidah Akhlak

72

72

2 JP

Fikih

72

36

108

3 JP

Sejarah Kebudayaan Islam

72

72

2 JP

Bahasa Arab

108

108

3 JP

Pendidikan Pancasila

72

72

2 JP

Bahasa Indonesia

180

180

5 JP

Matematika

144

36

180

5 JP

Ilmu Pengetahuan Alam

144

36

180

5 JP

Ilmu Pengetahuan Sosial

108

108

3 JP

Bahasa Inggris

108

108

3 JP

PJOK

72

72

2 JP

Informatika

72

72

2 JP

Seni dan Budaya / Prakarya*

72

36

108

3 JP

Total Mapel Wajib

1.368

144

1.512

42 JP

* Peserta didik memilih 1 jenis seni atau prakarya yang disediakan madrasah.


Mata Pelajaran Pilihan dan Muatan Lokal

Mata Pelajaran

Total JP/Tahun

JP per Minggu

Koding dan Kecerdasan Artifisial

72

2 JP

Muatan Lokal (min–maks)

72 – 216

2 – 6 JP


Rekapitulasi Beban Belajar

Komponen

Total JP/Tahun

JP per Minggu

Mapel Wajib

1.512

42 JP

Mapel Wajib + Muatan Lokal (min–maks)

1.584 – 1.728

44 – 48 JP

Mapel Wajib + Mapel Pilihan + Muatan Lokal

1.656 – 1.800

46 – 50 JP


3. Struktur Kurikulum MTs Kelas IX

Berbeda dengan kelas VII dan VIII, struktur kurikulum kelas IX disusun dengan asumsi 32 minggu efektif dalam satu tahun. Alokasi jam pelajaran mengalami penyesuaian, terutama pada mata pelajaran yang terhubung dengan kegiatan kokurikuler.

Muatan lokal pada kelas IX diberikan paling sedikit 64 JP dan paling banyak 192 JP per tahun, sedangkan mata pelajaran pilihan Koding dan Kecerdasan Artifisial dialokasikan maksimal 64 JP per tahun.

Mata Pelajaran Wajib

Mata Pelajaran

Intrakurikuler (JP/Tahun)

Kokurikuler (JP/Tahun)

Total JP/Tahun

JP per Minggu

Al-Qur’an Hadis

64

64

2 JP

Akidah Akhlak

64

32

96

3 JP

Fikih

64

64

2 JP

Sejarah Kebudayaan Islam

64

64

2 JP

Bahasa Arab

96

96

3 JP

Pendidikan Pancasila

64

64

2 JP

Bahasa Indonesia

160

160

5 JP

Matematika

128

128

4 JP

Ilmu Pengetahuan Alam

128

128

4 JP

Ilmu Pengetahuan Sosial

96

32

128

4 JP

Bahasa Inggris

96

32

128

4 JP

PJOK

64

64

2 JP

Informatika

64

32

96

3 JP

Seni dan Budaya / Prakarya*

64

64

2 JP

Total Mapel Wajib

1.216

128

1.344

42 JP

* Peserta didik memilih 1 jenis seni atau prakarya yang disediakan oleh madrasah.


Mata Pelajaran Pilihan dan Muatan Lokal

Mata Pelajaran

Total JP/Tahun

JP per Minggu

Koding dan Kecerdasan Artifisial

64

2 JP

Muatan Lokal (min–maks)

64 – 192

2 – 6 JP


Rekapitulasi Beban Belajar

Komponen

Total JP/Tahun

JP per Minggu

Mapel Wajib

1.344

42 JP

Mapel Wajib + Muatan Lokal (min–maks)

1.408 – 1.536

44 – 48 JP

Mapel Wajib + Mapel Pilihan + Muatan Lokal

1.472 – 1.600

46 – 50 JP

 

Penyesuaian Tabel Mingguan

Untuk memudahkan madrasah dalam mengatur distribusi jam pelajaran setiap minggu, struktur kurikulum MTs kemudian disederhanakan ke dalam tabel mingguan. 

hanapibani.com

Pada tabel tersebut, kolom berwarna kuning menunjukkan hasil konversi dari jam pelajaran tahunan ke jam pelajaran mingguan.

Ketentuan Implementasi Struktur Kurikulum MTs

Pelaksanaan struktur kurikulum MTs berdasarkan KMA 1503 Tahun 2025 dilaksanakan dengan ketentuan sebagai berikut:

  • Layanan bimbingan dan konseling diselenggarakan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

  • Muatan lokal disesuaikan dengan kekhasan dan potensi madrasah, meliputi aspek keagamaan, seni budaya, prakarya, PJOK, bahasa, teknologi, dan riset.

  • Muatan lokal dapat diterapkan melalui integrasi ke mata pelajaran lain, tema kokurikuler, atau sebagai mata pelajaran tersendiri.

  • Madrasah inklusif dapat menambahkan mata pelajaran khusus sesuai kebutuhan peserta didik berkebutuhan khusus.

  • Peserta didik dengan potensi kecerdasan istimewa dapat memperoleh layanan percepatan, pendalaman, atau pengayaan capaian pembelajaran secara individual.

  • Madrasah dengan program unggulan tertentu diperbolehkan memanfaatkan alokasi muatan lokal untuk penguatan kompetensi khusus.

  • Mata pelajaran pilihan Koding dan Kecerdasan Artifisial disediakan sesuai kesiapan sumber daya madrasah dan dipilih berdasarkan minat peserta didik.

  • Kurikulum madrasah dapat dirancang secara diversifikatif, dengan mengangkat kearifan lokal, keunggulan madrasah, potensi daerah, maupun program nasional.

  • Madrasah diperbolehkan menambah jam pelajaran maksimal 6 JP per minggu berdasarkan hasil analisis capaian pembelajaran.

  • Tim kokurikuler terdiri atas koordinator dan fasilitator, dengan ketentuan beban kerja yang telah ditetapkan untuk pemenuhan jam mengajar guru.

Sebagai rujukan lengkap dan resmi, madrasah dianjurkan untuk membaca secara menyeluruh Lampiran II KMA Nomor 1503 Tahun 2025, yang memuat detail struktur kurikulum Madrasah Tsanawiyah.


Cek [BARU]SAMSUNG SmartWatch 10 PRO MAX Waterproof Bluetooth Call Jam Smartwatch Wanita Pria Monitor Detak Jantung Tekanan Darah wireless charging Dan Ganti Wallpapper Jam Tangan Wanita Jam Tangan Couple dengan harga Rp155.000. Dapatkan di Shopee sekarang! https://s.shopee.co.id/2qNeXg4oHy?share_channel_code=1

Demikian yang dapat kami bagikan terkait "Struktur Kurikulum Madrasah Ibtidaiyah (MI) Berdasarkan KMA Nomor 1503 Tahun 2025"semoga bermanfa'at.

Terimakasih atas kunjungannya, mohon doa' agar kami sekeluarga diberikan kesehatan dan blog ini terus berkembang serta berguna bagi semua orang.
Memberi manfa'at baik di dunia maupun di akhirat.

Untuk mendapatkan pemberitahuan langsung mengenai artikel terbaru di facebook dari website ini silakan klik suka pada halaman kami HANAPI BANI

atau gabung Group kami;

Youtube ;(Klik DISINI)
WA 1 ; (Klik DISINI)
WA 2 ; (Klik DISINI)
WA 3 ; (Klik DISINI)
WA 4 ; (Klik DISINI)

WA 5 ; (Klik DISINI)
WA 6 ; (Klik DISINI)
WA 7 ; (Klik DISINI)
WA 8 ; (Klik DISINI)
WA 9 ; (Klik DISINI)
WA 10 ; (Klik DISINI)
WA 11 ; (Klik DISINI)
WA 12 ; (Klik DISINI)
WA 13 ; (Klik DISINI)
WA 14 ; (Klik DISINI)
WA 15 ; (Klik DISINI)
WA 16 ; (Klik DISINI)
Pengumuman WA #1 ;(Klik DISINI)
Pengumuman WA #2 ;(Klik DISINI)
Telegram ; (Klik DISINI)
Bip ; (Klik DISINI)
Halaman FB 
(Klik DISINI)

Ùˆ ØµÙ„Ù‰  Ø§Ù„له Ø¹Ù„Ù‰ سيدنا محمد Ùˆ على أله
 Ùˆ صحبه Ùˆ سلم أجمعين
ثم السلام عليكم و رحمة الله و بركاته

Protected by Copyscape 

0 Comments

Tidak ada komentar:

Translate

Artikel Terbaru

Panduan Singkat Pemanfaatan Website Simulasi Tes Kemampuan Akademik (TKA)

السلام عليكم Ùˆ رحمة الله Ùˆ بركاته بسم الله Ùˆ الحمد لله اللهم صل Ùˆ سلم على سيدنا محمد Ùˆ على أله  Ùˆ صحبه أجمعين Salam Sahabat  Hanapi Bani . ...

Powered by BeGeEm - Designed Template By HANAPI