Breaking News

18 October 2019

6.351 Siswa Madrasah di Lampung Pecahkan Rekor Muri

www.hanapibani.com

Sebanyak 6.531 siswa madrasah di Lampung pecahkan rekor Muri. Mereka tercatat sebagai wisudawan-wisudawati tahfidz Alquran terbanyak.
“Selamat kepada para siswa/i madrasah se-Provinsi Lampung, sebanyak 6.351 siswa ini telah memecahkan rekor muri,” kata Sekjen Kemenag M Nur Kholis Setiawan saat prosesi wisuda di Gedung Serbaguna (GSG) UIN Raden Intan Lampung, Bandar Lampung, Kamis, (17/10).
6.351 siswa itu berasal dari 93 madrasah negeri dan 1.634 madrasah swasta yang tersebar di 15 Kabupaten/Kota di Provinsi Lampung. Menurut Sekjen, menghafal Al-Qur'an adalah cara yang paling dekat, di antara aktivitas lainnya, dalam rangka mengikuti sunnah Rasul. Ini tergambar pada kisah yang terekam dalam buku tulisan Ibn Hisyam tentang kesalahpahaman orang orang Anshar kepada Nabi Muhammad. Mereka melihat Nabi selalu memberikan apapun yang diminta orang Quraisy Meakkah (setelah peristiwa Fathu Makkah). Mereka menduga hal itu karena kesamaan suku.
“Nabi menyatakan, bahwa Anshar akan mendapatkan diri Rasulullah secara total, sementara orang-orang Quraisy Makkah hanya butuh dengan barang-barang milik Rasul,” kata M Nur Kholis mengutip kisah dalam buku Ibn Hisyam.
Rasulullah pun kembali ke Madinah bersama kaum Anshar hingga wafat serta dimakamkan di sana. Sekjen menilai, menghafal Alquran bisa dimaknai sebagai wujud ketinggian derajat seorang mukmin. Sebab, itu mencerminkan kedekatannya dengan Nabi dan para sahabat, yang juga hafal Alquran.
www.hanapibani.com
Manajer Muri Triyono mengatakan, dua rekor yang terpecahkan adalah wisuda dengan jumlah tahfidzh Alquran terbanyak,  dan pelopor kegiatan wisuda akbar dengan jumlah tahfidzh mencapai 6.351 orang.
“Kegiatan di Lampung ini baru pertama dilakukan dan memecahkan rekor Muri. Kami berharap, para hafiz ini menghasilkan generasi yang pintar dan benar,” kata dia.
Triyono berharap, kegiatan ini tidak berhenti pada pemecahan rekor saja. Namun, terus dilanjutkan dan diperluas lagi cakupannya, bahkan hingga ke level nasional. Sehingga, semakin banyak hafidz dan menghasilkan generasi emas di Indonesia.
Baca selengkapnya ...

17 October 2019

Kemenag Kini Punya Pangkalan Data Mushaf Alquran di Asia Tenggara


Kabar baik buat para peneliti dan pemerhati mushaf Alquran. Kementerian Agama kini memiliki Pangkalan Data Mushaf Al-Qur’an di Asia Tenggara atau Database of Southeast Asian Mushaf.
Layanan informasi berbasis website ini baru diluncurkan oleh Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin di Gedung Bayt Al-Qur’an dan Museum Istiqlal, TMII, Jakarta, Senin (14/10) lalu. Bersamaan dengan itu, diluncurkan juga Terjemaan Alquran Edisi Penyempurnaan, Mushaf Standar Indonesia Rasm Utsmani, serta Jabatan Fungsional Pentashih.
Kepala Lajnah Pentashihan Mushaf Alquran (LPMQ) Kementerian Agama Muchlis M Hanafi menjelaskan Pangkalan Data Mushaf Al-Qur’an di Asia Tenggara adalah website yang dikelola LPMQ yang berisi himpunan data Alquran dari Asia Tenggara dalam bentuk manuskrip, Alquran cetak, Alquran Breil dan Alquran versi digital. 
“Data yang ditampilkan merupakan hasil dari kegiatan penelitian dan digitalisasi oleh peneliti LPMQ selama 5 tahun,” jelasnya.
“Hingga saat ini, jumlah data yang telah diupload dalam pangkalan data sebanyak 327 Manuskrip Alquran, 272 Mushaf Alquran cetak, 10 Alquran Digital, dan 3 Alquran Braile. Jumlah tersebut akan terus diperbaharui,” lanjutnya.
Dikatakan Muchlis, keberadaan pangkalan data ini bertujuan untuk memperkenalkan khazanah mushaf Alquran Nusantara sebagai bagian dari warisan dunia Islam. Tujuan lainnya adalah menyediakan infrastruktur kajian mushaf Alquran Nusantara yang dapat dimanfaatkan secara luas. “Kami juga ingin memudahkan akses berbagai koleksi mushaf Alquran Nusantara bagi para mahasiswa, dosen, peneliti dan masyarakat umum,” tandasnya.
Koordinator Penelitia LPMQ Ali Akbar menambahkan setiap jenis mushaf yang ada sudah dilengkapi dengan data visual berupa foto dari berbagai sisi. Ada juga penjelasan rinci terkait aspek permushafan, mulai dari aspek kesejarahan, material, dan aspek tekstual. 
“Para pengunjung akan dimanjakan dengan moda pencarian yang sangat mudah berdasarkan kata kunci tertentu, kategori tertentu, ataupun langsung memilih lokasi mushaf dalam sebuah peta Indonesia,” tutupnya.

Baca selengkapnya ...

16 October 2019

Kemenag Tingkatkan Kompetensi Guru Bahasa Inggris Madrasah

www.hanapibani.com

Sebanyak 50 guru Bahasa Inggris Madrasah Tsnawiyah (MTs) di Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat ikuti pelatihan Peningkatan Kompetensi Guru (PKG). Pelatihan ini diselenggarakan oleh Direktorat Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Madrasah, Kementerian Agama.
PKG berlangsung empat hari, 13 - 16 Oktober 2019. Para peserta PKG adalah guru instruktur tingkat Provinsi. Mereka mendapat training secara intensif untuk menjadi master trainer. “Setelah ikut PKG, mereka diharapkan dapat memberdayakan program-program Musyawarah Guru Mata Pelajaran atau MGMP di daerahnya masing-masing,” terang Kasi Bina Tenaga Kependidikan MI/MTs Sahrul Sobirin, di Makasar, Selasa (15/10).
“Jadi para peserta akan menjadi bagian dari tim instruktur nasional guru MTs Mapel Bahasa Inggris,” lanjutnya.
www.hanapibani.com
Menurutnya, PKG menjadi salah satu program unggulan Direktorat GTK dalam rangka mensukseskan Program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan atau PPKB yang merupakan amanah dari PMA nomor 38 tahun 2018. “Melalui PKG, mutu keprofesian guru diharapkan meningkat, terutama bagi mereka yang sudah lulus sertifikasi,” jelasnya.
PKG Bahasa Inggris MTs ini dibuka oleh Kakanwil Kemenag Provinsi Sulawesi Selatan Anwar Abubakar pada 13 Oktober 2019. Dia menyambut baik inisiatif Dit GTK memberdayakan kompetensi Guru Bahasa Inggris MTs. 
Kakanwil berharap, sebagai pendidik di madrasah, guru Bahasa Inggris tidak hanya mengajarkan bidangnya sebagai mata pelajaran bahasa saja. Lebih dari itu, setiap guru madrasah mempunyai tanggung jawab untuk ikut menanamkan nilai-nilai agama yang rahmatan lil alamin dan memperkuat pemahaman moderasi beragama siswa. 
Baca selengkapnya ...

CPNS Dibuka 25 Oktober, Cek 4 Formasi Terbanyak Tahun Ini

www.hanapibani.com

Ada kabar gembira bagi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang memiliki latar pendidikan di bidang seperti guru atau bidan karena keduanya masuk ke empat besar lowongan dengan jumlah tertinggi. Bagaimana rinciannya?
Dalam tayangan resmi Badan Kepegawaian Negara (BKN), Kepala Biro Humas BKN M. Ridwan menyebutkan sekitar 140 ribu dari 197 ribu formasi akan disediakan untuk guru, tenaga kesehatan, dan tenaga teknis.
"Empat besar formasi itu terutama guru berjumlah 63 ribuan, kemudian tenaga kesehatan, bidan, dokter, dokter gigi, perawat itu 31 ribuan, kemudian tenaga teknis fungsional 23 ribuan, dan teknis lainnya 28 ribuan," jelas Ridwan seperti dikutip Selasa (15/10/2019).
Sebelumnya, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Syafruddin berkata formasi teknis memang akan ditingkatkan pada penerimaan CPNS tahun ini. Untuk pengumumaan seleksi CPNS tahun ini, Syafruddin menyebut pelaksanaan dibuka pada 25 Oktober mendatang.
Ridwan menjelaskan bahwa tidak semua instansi negara akan membuka formasi. Terdapat 541 instansi pusat maupun daerah yang mendapat jatah formasi tahun ini.
Ridwan berharap pengumuman CPNS dapat terlaksana setelah pelantikan presiden pada hari minggu mendatang. Pelantikan presiden pun ditunggu untuk mengantisipasi apabila ada kementerian yang bergabung.
"Panselnas itu harus menyesuaikan formasi yang sudah siap ini dengan struktur kabinet dengan kabinet yang baru. Jangan sampai kabinet A dan B digabung dan sebaliknya," jelas Ridwan.
Sebelumnya, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Syafruddin mengatakan perekrutan CPNS akan dimulai 25 Oktober. Namun
"Mulai 25 Oktober. Sudah siap," kata Syafruddin di Istana Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Puaat, Selasa (15/10/2019).
Dia tidak mau merinci terkait apa saja kementerian yang akan buka pendaftaran. Menurutnya, nomenklatur kementerian tersebut merupakan kewenangan Presiden Joko Widodo (Jokowi).
"Itu kewenangan presiden," sebutnya.
Untuk formasi penerimaan CPNS pada tahun ini, kata dia, ada sebanyak 100.000 formasi. Dari 100.000 formasi yang ada tersebut kebanyakan dari tenaga pendidikan dan kesehatan.
"Ya terutama guru, kesehatan," ujarnya.

Pemerintah Buka 197.111 Formasi CPNS 2019, Cek Alokasinya

Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) membuka lowongan sebanyak 197.111 formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2019.
Dari total 197.111 formasi yang tersedia, sebanyak 37.854 dialokasikan untuk kementerian dan lembaga di tingkat pusat dan 159.257 formasi didistribusikan untuk 467 pemerintah daerah.
"Kami harapkan Oktober ini mulai diumumkan rencana pengadaan CPNS ini dan prosesnya bisa dilaksanakan Desember 2019," kata Sekretaris Kemenpan-RB Dwi Wahyu Atmaji, seperti mengutip Antara, Rabu (25/9/2019).
Pada tahun ini, formasi yang diprioritaskan adalah tenaga teknis yang mendukung pengembangan nasional terutama guru dan tenaga kesehatan serta tenaga teknis lainnya untuk pengembangan SDM dan Infrastruktur.
Sementara untuk kebutuhan daerah, Dwi memastikan akan lebih diutamakan guru dan tenaga kesehatan.
"Kita sedang memperbaiki komposisi, pegawai kita sekarang masih didominasi oleh pegawai administrasi umum. Nah kita ingin mengubah, yang lebih kita prioritaskan adalah tenaga teknis," kata dia.
Pada seleksi CPNS tahun ini, dia mengatakan, pemerintah juga menyediakan kuota khusus formasi untuk pelamar penyandang disabilitas, cumlaude, diaspora serta Putra Papua/Papua Barat. Kendati demikian, Dwi belum dapat memastikan jumlah kuota khusus itu.
Dwi mengatakan untuk penerimaan CPNS 2019, para pelamar yang pada seleksi CPNS 2018 lulus PI atau seleksi kompetensi dasar (SKD) tetapi tidak bisa lulus menjadi PNS dapat menggunakan nilai yang lama dan bisa langsung mengikuti Seleksi Kompetensi Bidang (SKB).
"Mereka diberi kesempatan untuk menggunakan nilai yang lama jadi bisa langsung ikut SKB. Namun demikian apabila mereka ingin mengulang mengikuti seleksi SKD mereka diberi kesempatan mengulang dan yang akan dipergunakan adalah nilai yang lebih baik," kata dia. 

BKN Siapkan 108 Lokasi Tes Seleksi CPNS 2019

www.hanapibani.com
Ilustrasi tes CPNS
Badan Kepegawaian Nasional (BKN) menggandeng sejumlah instansi pusat dan daerah untuk mendukung pelaksanaan seleksi penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2019. Setidaknya ada 108 titik lokasi pelaksanaan tes CPNS di seluruh Indonesia.
Rencananya, seleksi lowongan CPNS akan dibuka pada Oktober tahun ini. "Mengenai titik lokasi, di mana BKN sudah menyiapkan 108 titik di seluruh wilayah Indonesia," ujar Kepala Biro Hubungan Masyarakat Badan Kepegawaian Negara (BKN) Mohammad Ridwan dalam keterangannya, seperti dikutip Selasa (24/9/2019).
BKN memprediksi jumlah pelamar CPNS dan P3K yang berlangsung secara serentak pada tahun ini bisa mencapai 5,5 juta orang.
Dia menuturkan, persiapan pelaksanaan rekrutmen ASN dari aspek infrastruktur kini tengah dimatangkan BKN. Ini selaku instansi penyelenggaraan seleksi CPNS secara nasional.
Adapun persiapan infrastruktur di antaranya mencakup sistem pendaftaran daring terintegrasi melalui portal Sistem Seleksi Calon ASN (SSCASN) dan penyiapan fasilitas seleksi melalui Computer Assisted Test(CAT BKN).
Baca selengkapnya ...

Berkompromi dengan Nafsu, Mungkinkah? Ia Kawan atau Lawan?

www.hanapibani.com

Jika kita mendengar kalimat nafsu, terbayang di pikiran kita banyak artian dan makna. Sebagian memaknainya positif namun tak sedikit yang menafsirkan negatif. Dalam kaitannya dengan kehidupan manusia, nafsu adalah komponen yang tak lepas dari manusia karena tanpanya manusia secara khusus atau makhluk hidup secara umum akan mengalami kepunahan. Mengapa ?. karena nafsu termasuk di dalamnya makan, minum, tidur, dan kebutuhan biologis, yang mana itu semua menunjang keberlangsungan makhluk hidup.
Sebelum berbicara lebih lanjut mungkin sebaiknya kita saksikan dulu video dibawah ini:

Nafsu telah menjadi bahasan penting dalam kajian agama, sampai aliran-aliran agama yang menyimpang pun membahas perkara nafsu ini dalam kajiannya. Bahkan, tak jarang aliran sesat terbangun diatas pemuasan nafsu belaka. Ketika nafsu menjadi sebuah bahasan dalam agama dan kehidupan manusia, maka muncul lah paling tidak tiga pertanyaan :
1.Apa itu nafsu ?
2.Hakikat nafsu dalam tinjauan Islam ?
3.Mungkinkah manusia berkompromi dengan nafsu dalam kehidupan nya ?
Akan kita bahas Insya Allah dalam kajian ini mengenai tiga permasalahan di atas.

Nafsu
Adalah sebuah perasaan atau kekuatan emosional yang besar dari dalam diri seorang manusia, berkaitan secara langsung dengan pemikiran atau fantasi seseorang. Juga merupakan suatu kekuatan psikologis yang kuat yang menyebabkan suatu hasrat atau keinginan intens terhadap suatu objek atau situasi demi pemenuhan emosi tersebut, bisa berupa pemenuhan pengetahuan, kekuasaan, dan lainnya, namun pada umumnya dikaitkan dengan nafsu seksual.
Sedangkan, dalam bahasa Melayu, "nafsu" bermakna keinginan, kecenderungan atau dorongan hati yang kuat. Jika ditambah dengan kata "hawa" menjadi hawa nafsu biasanya dikaitkan dengan dorongan hati yang kuat untuk melakukan perkara yang tidak baik. Adakalanya nafsu bermakna selera jika di hubungkan dengan makanan, begitu pula jika disandingkan dengan syahwat maka nafsu menjadi bermakna keinginan atau dorongan untuk memenuhi kebutuhan biologis atau menikah.
Nafsu dalam tinjauan Islam.
Dalam agama Islam, bahasan tentang nafsu dibahas secara mendetail oleh para ulama, karena nafsu menyangkut kehidupan manusia yang mana semua perkara mengenai kehidupan manusia telah di jelaskan kaidah dan aturan nya dalam Al quran dan Hadits agar manusia tidak berkehendak sesuka hatinya dan keluar dari jalan Allah.

Allah subhanahu wa ta'ala berfirman yang
Artinya : " dan adapun orang-orang yang takut kepada kebesaran Tuhannya dan menahan diri dari keinginan hawa nafsunya, maka sesungguhnya surgalah tempat tinggalnya " (An nazi'at 40 -- 41)

Dan juga di ayat lain yang Artinya : " dan janganlah kamu mengikuti orang yang hatinya telah Kami lalaikan dari mengingat Kami, serta mengikuti hawa nafsunya dan adalah keadaannya itu melewati batas "( Al kahfi 28)


Artinya : " maka jika mereka tidak menjawab (tantanganmu) ketahuilah bahwa sesungguhnya mereka hanya mengikuti hawa nafsu mereka (belaka). Dan siapakah yang lebih sesat daripada orang yang mengikuti hawa nafsunya dengan tidak mendapat petunjuk dari Allah sedikitpun. Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang zalim " (Al-Qashash 50)

Imam Ibnu Qoyyim rahimahullah berkata :

" Hawa nafsu adalah kecondongan jiwa kepada sesuatu yang selaras dengan keinginannya " (Asbabut Takhallus minal hawa, hal 3)

Imam Ibnu rajab rahimahullah berkata :

" Terkadang dimutlakkan penyebutan hawa dengan makna cinta dan kecondongan, maka termasuk di dalamnya kecondongan kepada kebenaran dan selainnya " (Jaami'ul Uluum wal Hikam, 399)

Asy Sya'bi rahimahullah berkata :

"Hawa nafsu dinamakan al-hawa karena bisa menjerumuskan pemiliknya ke dalam neraka" (Asbabut Takhallus minal Hawa, 3)

Dalam ayat-ayat dan dalil diatas adalah celaan terhadap orang-orang yang mengikuti hawa nafsunya. Dengan ini, apakah menunjukkan bahwa nafsu itu tercela tanpa terkecuali ?. tidak. Nafsu tidak selayaknya dicela atau dipuji secara mutlak tanpa pengecualian. Sebagaimana marah tidak boleh dicela atau dipuji secara mutlak pula.

Dalam setiap ayat atau dalil yang jelas terang-terangan mencela nafsu dikarenakan sikap kebanyakan manusia yang terjadi jika mengikuti nafsunya semata adalah kerusakan dan tidak bisa berhenti sampai pada batas pengambilan manfaat saja, dalam kondisi seperti ini lah manusia tidak lagi mengetahui batasan dan hanya memikirkan pemuasan nafsu tersebut. Celaan terhadap nafsu dalam konteks ayat ini juga merupakan gambaran bahwa manusia belum bisa bersikap tengah-tengah dalam mengatur nafsu.

Mungkinkah manusia berkompromi dengan nafsu ?

Jika kita berbicara masalah kompromi, maka akan berujung kepada keberpihakan, dan disini akan menyangkut kawan atau lawan. Apakah nafsu itu kawan atau lawan ? . Jika kita kembalikan kepada makna, nafsu berarti kecenderungan kepada sesuatu atau dorongan hati yang kuat untuk menuju sesuatu. Kecenderungan kepada sesuatu mencakup baik maupun buruk kembali kepada diri manusia. Selama diri manusia memenuhi nafsu untuk kebaikan dan sesuai syariat maka dalam posisi ini nafsu ibarat kawan dalam perjalanan manusia, namun jika sebaliknya kecondongan nya kepada sesuatu yang bertentangan dengan syariat maka ini tercela ibarat lawan dalam kehidupan manusia.

Jadi, dalam ber-muamalah dengan nafsu, manusia bisa menjadikan nya sebagai kawan dalam ketaatan kepada Ilahi atau menjadi lawan jika itu bertentangan dengan syariat. Manusia pada pilihan nya, menjadi kawan atau lawan itu pilihan, dan setiap pilihan akan diminta pertanggung jawaban.
Baca selengkapnya ...

Kisah Sohibul Izar, Penyuluh Teladan Nasional Membangun Harapan Bajulmati

www.hanapibani.com

Hati Sohibul Izar resah, ketika ia menyaksikan laki-laki dan perempuan dewasa masih terbiasa mandi di sungai yang sama. Ia makin resah, tatkala menyaksikan banyak anak tak sekolah. Mereka terpaksa harus bekerja mencari nafkah untuk membantu orang tua. Himpitan ekonomi alasannya. 
Itulah sekelumit gambaran keadaan yang disaksikan Sohibul Izar kala pertama kali datang ke Desa Bajulmati, Kecamatan Gadangan, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Desa pesisir pantai yang berjarak sekitar 57 Km dari Kota Malang ini, memiliki kondisi sosial ekonomi yang memprihatinkan. Rapuhnya pengetahuan apa lagi pengamalan agama, ditambah dengan lemahnya kondisi ekonomi masyarakat. 
Sohibul Izar, sebagai penyuluh agama pun bertekad memperbaiki tatanan kehidupan warga Bajulmati. Pria kelahiran Mojokerto tahun 1966 ini, memulai dakwahnya dengan mendirikan sebuah lembaga sosial yang ia beri nama "Harapan Bajulmati", sebuah nama yang menjadi cita-cita dan harapannya untuk desa tercinta.
Sesuai dengan kebutuhan warga, lembaga sosial yang ia dirikan berfokus pada bidang pendidikan, wirausaha, pelayanan jasa, dan konservasi yang tidak bisa dipisahkan satu sama lain. Keseluruhan program itu ia bangun dengan manajemen serta adab dan akhlak mulia.
"Harapannya, ini dapat memanggil hati masyarakat untuk bersama memperbaiki kondisi lingkungan," ungkap Kang  Izar, begitu ia biasa disapa.
Ia pun menggagas program penanaman bibit mangrove di desa ini. Selain sebagai upaya pelestarian lingkungan, program ini kemudian menjadi lahan wirausaha masyarakat Bajulmati. 
Kejelian pria 53 tahun ini melihat peluang, membuatnya menginisiasi program wisata petualangan rafting yang banyak diminati kaum muda. "Dari situ, kita menyisipkan dakwah dengan cara-cara santun dalam kehidupan sehari-hari sebagai bagian dari perilaku islami," jelas Izar. 
Izar juga mendirikan majelis taklim untuk meningkatkan pemahaman keagamaan warga sekitar.Di bidang pendidikan, Izar mendirikan TK dan PAUD yang keseluruhan tenaga pengajarnya adalah Muslim. "Secara otomatis anak-anak usia dini bisa mendapatkan pendidikan dasar agama Islam," tuturnya. 
Program pemberdayaan masyarakat yang ia bangun lantas mengantarkannya menjadi Penyuluh Agama Islam Teladan Tingkat Nasional Tahun 2019.Tak hanya Kementerian Agama, Pemerintah Provinsi Jawa Timur juga memberi apresiasi berupa sepeda motor untuk memudahkan Sohibul Izar membangun cita-citanya.
Perjuangan Izar dapat menjadi inspirasi para Penyuluh Agama Islam lainnya di seluruh tanah air, untuk terus berjuang memperbaiki masyarakat di wilayah masing-masing.
Apresiasi yang diberikan oleh Pemprov Jawa Timur, juga dapat menjadi inspirasi bagi pemerintah daerah lain di Indonesia, untuk bersama dengan Kementerian Agama memberdayakan Penyuluh Agama Islam sebagai ujung tombak pembangunan masyarakat di bidang agama. 
Baca selengkapnya ...

Polres Hulu Sungai Utara (HSU) Gelar Bakti Kesehatan, Donor Darah, Pengobatan dan KB Gratis

Polres Hulu Sungai Utara (HSU) Gelar Bakti Kesehatan, Donor Darah, Pengobatan dan KB Gratis

AMUNTAI, Polres Hulu Sungai Utara (HSU) menggelar Bakti Kesehatan Bhayangkara Peduli Sesama yang digelar di Lapangan Pahlawan Amuntaim, Selasa (15/1). Berbagai layanan kesehatan digelar mulai donor darah, pengobatan gratis dan pelayanan KB Kesehatan gratis.
Dalam kegiatan ini, Polres HSU menggandeng BKBBN, RSUD Pambalah Batung, serta Petugas Unit Tranfusi Darah RSUD Pambalah Batung Amuntai. Pada kesempatan itu, Kapolres HSU AKBP Ahmad Arif Sopiyan juga turut serta langsung mendonorkan darahnya.
www.hanapibani.com
“Terlaksananya kegiatan donor darah, pengobatan gratis dan pelayanan KB Gratis sebagai bentuk kepedulian Polri pada masyarakat. Selain itu juga untuk memperat hubungan Polri dengan warga,” kata AKBP Arif.
Sementara itu, Kepala DPPKB HSU Hj Anisah Rasyidah Wahid kepada kanalkalimantan.com, mengaku berterimakasih dan menyambut baik atas inisiasi Polres melaksanakan kegiatan ini. Menurut Anisah, pihaknya ikut berpartisipasi dalam kegiatan ini guna memberikan layanan KB, Khususnya pelayan MKJP implant jangka panjang.
“Alhamdulillah sudah ada aseptor dari masyarakat yang sudah mengikuti kegiatan ini, ada dari Kecamantan Amuntai tengah, Kecamantan Sungai Tabukan, Kecamantan Haur gading dan dari Kecamantan lainnya.” Ucap Anisah
Hal serupa juga diungkapkan, Hj Johanah yang merasa terbantu dengan adanya kegiatan ini. Disamping memeriksa kesehatan, melalui kegiatan ini dirinya dapat mengetahui kondisi kesehatan nya dengan gratis. ” Dari ini saya tahu kadar gula saya cukup tinggi,” ucap ibu yang mengaku warga desa Sungai Baring Kecamantan Amuntai Tengah ini
Adapun dalam kegiatan yang digelar kali ini, ada sebanyak 27 Orang partisipan yang mendonorkan darahnya, 16 orang mendapatkan pelayanan KB Gratis serta 54 orang mendapatkan Pengobatan secara cuma-Cuma.
Sumber: kanalkalimantan.com
Baca selengkapnya ...

15 October 2019

Siswa MTS Tewas Saat Bercanda dengan Teman di Kelas

www.hanapibani.com
Raditya Arthayoga (12) siswa kelas VII Madrasah Tsanawiyah (MTs) An Nur, Ngrukem, Desa Pendowoharjo, Kecamatan Sewon, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, meninggal dunia setelah main berantem-beranteman dengan rekan sekelasnya.
Peristiwa itu terjadi ssaat Raditya bermain dengan R (12), pada hari Senin (14/10) awak pekan ini. Selasa (15/10/2019), jenazah Raditya telah dimakamkan.
Berdasarkan informasi yang terhimpun, Raditya terkena pukulan R ketika bercanda berkelahi di kelasnya.
Ia lantas muntah-muntah dan sempat dilarikan ke Puskemas Sewon I. Namun, dalam perjalanan ke sana, ia dinyatakan meninggal dunia.
Peristiwa itu terjadi saat jam pergantian pelajaran di Kelas VII C, pukul 11.00 WIB. Ketika guru belum datang ke kelas, Raditya dan R bermain pukul-pukulan.
R sempat mendorong Raditya hingga terjatuh. R lantas melayangkan pukulan ke Raditya yang mengenai tulang rusuk kiri. Seketika Raditya muntah
"Ayo gelut-gelutan yuk (ayo berkelah-kelahian yuk),"kata teman-teman Radit menirukan R.
Seusai muntah-muntah, pihak sekolah langsung membawa Radit ke Puskesmas I Sewon. Namun sebelum menuju ke Puskesmas I Sewon, Radit sempat diantar ke kamar asrama pondok pesantren untuk berganti pakaian.
Seusai berganti pakaian, Raditya lantas diajak ke Puskesmas I Sewon untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut. Namun, sesampai di Puskesmas I Sewon, Raditya dinyatakan sudah meninggal dunia.
Jenazah langsung dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Sleman untuk dilakukan autopsi guna mengetahui penyebab kematian korban.
Salah seorang guru MTS An Nur yang enggan disebutkan namanya membenarkan adanya peristiwa tersebut.
"Saya kurang tahu pasti kejadiannya apakah di kelas ataupun di asrama. Sekarang sekolah dikosongkan karena guru pergi takziah ke rumah duka,"ujarnya, Selasa (15/10/2019).
Baca selengkapnya ...

GUYONAN MBAH WAHAB DI HADAPAN ULAMA SUNNI-SYIAH


Ketika Ibnu Saud dan gembong Wahabinya ingin menghancurkan makam Kanjeng Nabi Saw, satu-satunya ulama yang berani menentang dan mengirimkan santrinnya dari Indonesia adalah Hadratussyaikh KH. Hasyim Asy'ari.

Karena tidak ada yang berani, akhirnya ada keprihatinan dari Indonesia, Mbah Hasyim mengutus Mbah Wahab Hasbullah. Mbah Hasyim kemudian berpesan kepada Mbah Wahab, "Kang Wahab, pergilah ke Mekah, siapa yang berani, ajak. Siapa yang mau membongkar makam Nabi Muhammad Saw, tabrak." Mbah Wahab mengajak Mbah Dahlan Abdul Qohar Kertosono. Beliaupun pergi ke Arab.

Sampai di Arab, ternyata di sana tidak ada yang berani. Akhirnya Kiai Wahab mencari-cari teman. Ternyata tidak ada. Sudah pada lari semua ke Mesir, ke Syiria, ke Yaman. Setelah mencari-cari teman, ternyata tinggal dua kekuatan saja. Pertama, ulama-ulama Sunni. Kedua, ulama-ulama Syiah. Padahal Syiah dengan Sunni itu seperti minyak dengan air yang tidak pernah akur dan tidak pernah rukun.

Akhirnya, Mbah Wahab mikir-mikir bagaimana caranya agar Sunni dan Syiah bisa rukun. Mbah Wahab mengambil langkah untuk mengundang para ulama tersebut, tapi tidak ada yang datang. Karena Mbah Wahab itu kiai Indonesia yang kecil, kurus dan berkulit sawo matang (tidak pantas, jika dilihat orang sebagai Ulama atau Kiai). Jadi, Mbah Wahab diremehkan.

Setelah itu, alhamdulillah dibantu oleh ulama lainnya. Salah satunya Syaikh Ahmad Ghonaim al-Mishri. "Kumpul-kumpul! Ini ada utusan dari Indonesia.

"Siapa?"

"Ini lho namanya Wahab Hasbullah."

Mbah Wahab pun memperkenalkan diri, "Para hadirin, kami ini santrinya Hadratussyaikh Hasyim As'ary, dari Indonesia."

Orang-orang pun linglung dan saling bertanya-tanya, "Haaah.. orang kecil itu santrinnya Hadratussyaikh Hasyim Asy'ari?"

Memang, Mbah Hasyim sudah dikenal orang seantero Arab karena keilmuannya dan beliau satu-satunya ulama Indonesia yang mendapatkan gelar Hadratussyaikh. Mbah Wahab mendengar bisikan-bisikan dari kedua kubu. Akhirnya makin PD dan ngomong:

"Kami diutus Hadratussyaikh untuk meminta Anda sekalian bergerak. Bergerak tentang apa yang nanti kami ceritakan. Sekarang kami mau bertanya dulu. Ulama di tempat kami, Indonesia, jika bertemu cium tangan. Tapi ulama di sini kok cium pipi kiri pipi kanan, itu apa sebabnya?"

Akhirnya sebagian ulama yang hadir ada yang menjawab, "Sebab jika pipi kiri kanan bertemu, antara kulit dengan kulit bertemu itu besok akan menjadi saksi di hadapan Allah Swt."

"Ooo.. ya... ya... ya..." jawab Mbah Wahab, dilanjut bertanya lagi, "Lha kalau begitu apa bedanya dengan semut? Semut itu jika ketemu dengan temannya, juga cium pipi kiri pipi kanan?"

Semuanya diam tak ada yang menjawab. Lha tidak ada dasarnya dalam al-Qur'an dan hadits. Akhirnya dijawab sendiri oleh Mbah Wahab, "Anda sekalian tidak tahu toh, kenapa jika semut ketemu temannya cium pipi kiri pipi kanan?"

Mbah Wahab menjelaskan, "Karena dulu saat banjir Nabi Nuh mengarungi lautan, semua hewan ikut naik kapal Nabi Nuh. Nabi Nuh berpikir, jika nanti hewan yang naik kapal ini kawin dan berkembang biak, maka akan dapat mengakibatkan kapal tenggelam. Akhirnya Nabi Nuh memberi kebijakan. Semua alat kelamin wajib dicopot dan dititipkan di lemarinya Nabi Nuh.

Begitu perjalanan sampai daratan, semua hewan berlomba lari ke daratan. Karena rasa dan perasaan yang sangat senang. Akhirnya ada yang melompat pertama kali, yaitu kuda. Kuda pertama kali lari dan mengambil dari kumpulan alat kelamin yang ada di lemari Nabi Nuh. Dan yang diambil adalah kelaminnya gajah (karena tertukar, makanya alat kelamin kuda itu besar).

Giliran pembagian alat kelamin yang terakhir yaitu semut. Semut pun sudah lari ke daratan. Nabi Nuh bertanya: "Lha ini alat kelaminnya siapa?"

Ada yang menjawab: "Alat kelaminnya semut, Nabi Nuh".

"Lha semut ke mana?"

"Sudah lari ke daratan dari tadi."

Ditunggu lama, semut ternyata tidak kunjung kembali. Akhirnya alat kelamin semut dihanyutkan bersama lemari Nabi Nuh. Hilang tidak tahu ke mana.

Maka, mulai saat itu, semut mencari alat kelaminnya. Dan setiap kali bertemu dengan temannya pasti bertanya: "Alat kelaminmu sudah ketemu apa belum?"

Mendengar cerita itu, akhirnya ulama Syiah dan ulama Sunni bisa tertawa bersama. Terus rukun. Saling bertepuk pundak dan saling salam-salaman. Mulai saat itu, mereka bersatu bersama menolak pembongkaran makam Kanjeng Nabi. Hingga sekarang, makam Nabi Saw. masih utuh.

Itulah kehebatan Kiai Nusantara untuk merukunkan dan mendamaikan dua pihak yang saling berseteru. Hanya dengan bekal diceritani semut.

Diceritakan oleh: Gus Muwaffiq Jannur Ahmad via Dutaislam.

Baca selengkapnya ...

Aplikasi Peduli Sosial Karya Siswa MAN Raih Penghargaan di Malaysia

www.hanapibani.com

Aplikasi karya dua siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Ponorogo berjaya di Malaysia. Sistem layanan bertajuk Aplikasi Development of Charitable Application (DCA) as a Tool to Facilitate Charity atau dikenal sebagai Aplikasi Peduli Sosial ini meraih medali perak dalam kategori Elektric Elektronic and Computer WICE di SEGi College Subang Jaya. 
Ajang ini berlangsung pada 2-6 Oktober 2019. Adapun kedua siswa berprestasi tersebut adalah Aula Hana Cahyaningrum dan Niken Andini. Mereka meraih medali perak setelah bersaing dengan para peserta dari Korea Selatan, Thailand, Filipina, Turki, Inggris dan Vietnam, di bawah binaan guru pembina Karya Ilmiah Remaja MAN 2 Ponorogo, Amru Hidayah.
www.hanapibani.com
Kepala MAN 2 Ponorogo Nastain mengatakan bahwa persiapan yang dilakukan oleh kedua siswanya untuk mengikuti kompetisi ini berlangsung selama delapan bulan. Selain membuat aplikasi, persiapan juga dilakukan pada aspek latihan presentasi. Maklum, di Malaysia, karya ilmiah ini harus dipaparkan dalam Bahas Inggris se menarik mungkin.
“Aplikasi ini menjembatani antara orang yang ingin membantu tapi tidak tahu siapa orang yang akan dibantu,” terang Nastain, di Ponorogo, Selasa (15/10).
Menurutnya, cara kerja aplikasi ini sangat mudah. Orang yang ingin memberikan donasi tinggal meng-klik gambar belasan penerima donasi yang sudah tersaji. Setalah di-klik, akan muncul dua menu, ‘donasi’ atau ‘kunjungan’. 
“Fitur donasi berisi informasi nomor rekening penerima donasi. Sementara menu kunjungan berisi alamat penerima donasi. Ini untuk dermawan yang ingin mendatangi tempat tinggal penerima donasi,” ujar Nastain. 
www.hanapibani.com
“Titik koordinat tiap rumah atau lembaga penerima donasi, sudah terkoneksi dengan google map sehigga tepat sasaran dan memudahkan pemberi donasi untuk mengetahuinya,” sambungnya.
Nastain menambahkan, bahwa dalam aplikasi ini baru tersedia belasan penerima donasi dan tiga yayasan sosial di Ponorogo. Menu donasi hanya untuk penerima kategori kelompok. “Untuk penerima individu hanya tersedia menu kunjungan karena mereka tidak punya nomor rekening,” jelasnya.
Aula Hana dan Niken Andini tiba di Ponorogo pada 7 Oktober 2019. Keduanya disambut guru dan teman, serta mendapat kalungan bunga. “Saya harap capaian ini bisa diketahui publik. Prestasi ini akan terus kami tingkatkan,” tandasnya.
Baca selengkapnya ...

Translate

Artikel Terbaru

6.351 Siswa Madrasah di Lampung Pecahkan Rekor Muri

Sebanyak 6.531 siswa madrasah di Lampung pecahkan rekor Muri. Mereka tercatat sebagai wisudawan-wisudawati tahfidz Alquran terbanyak. ...

Powered by BeGeEm - Designed Template By HANAPI