Breaking News

22 June 2021

Pandemi Meningkat, Menag Terbitkan Edaran Sistem Kerja WFO dan WFH

 



السلام عليكم و رحمة الله و بركاته
بسم الله و الحمد لله
اللهم صلى على سيدنا محمد و على أله
 و صحبه أجمعين

Salam Sahabat Hanapi Bani.

Jakarta --- Pandemi Covid-19 di berbagai daerah di Indonesia tengah meningkat. Sebagai langkah pencegahan, Menag Yaqut Cholil Qoumas menerbitkan edaran yang mengatur tentang sistem kerja ASN Kementerian Agama.

"Saya telah terbitkan edaran yang mengatur ulang sistem kerja ASN Kementerian Agama, sebagai langkah pencegahan penyebaran Covid-19," tegas Menag di Jakarta, Selasa (22/6/2021).

"Edaran dibuat untuk memastikan pelayanan tetap berjalan dengan pelaksanaan sistem kerja yang disesuaikan dengan kondisi pandemi Covid-19 di masing-masing daerah," sambungnya.

Menurut Menag, Edaran No SE 14 tahun 2021 tentang Sistem Kerja ASN Kemenag pada Masa Pandemi Covid-19 Tahun Kedua ini berlaku mulai 21 Juni 2021. Edaran ini memberikan kewenangan kepada masing-masing pimpinan satuan kerja, pusat dan daerah, untuk mengatur jumlah pegawai yang melaksanakan tugas kedinasan di kantor (work from office/WFO) atau di rumah/tempat tinggal (work from home/WFH) dengan mempertimbangkan data zonasi risiko yang dikeluarkan Satgas Covid-19.

Ada empat kategori risiko, yaitu: tidak terdampak atau tidak ada kasus, risiko rendah, risiko sedang, dan risiko tinggi. Satuan kerja/unit kerja Kemenag yang berada pada zona Kab/Kota berkategori tidak terdampak/tidak ada kasus, pimpinan satuan kerja/unit kerja dapat mengatur jumlah ASN yang melaksanakan tugas kedinasan di kantor (WFO) paling banyak 100%.

"Untuk Kab/Kota berkategori risiko rendah, jumlah ASN yang WFO paling banyak 75%. Kategori risiko sedang, pegawai WFO paling banyak 50%. Sedang Kab/Kota dengan kategori risiko tinggi,  jumlah ASN yang melaksanakan tugas kedinasan di kantor paling banyak 25%," tegasnya.

Ditegaskan Menag, ASN Kementerian Agama wajib melaksanakan perilaku hidup bersih dan sehat. ASN Kemenag juga harus menjadi pelopor dan contoh dalam menerapkan 5M (menggunakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, membatasi mobilitas atau interaksi) dan 3T (testing atau pemeriksaan dini, tracing atau pelacakan kontak terdekat, dan treatment atay perawatan jika ada yang terkonfirmasi positif Covid-19)

"ASN Kemenag agar menjadi contoh dan mengajak keluarga serta masyarakat di lingkungan tempat tinggalnya," tandasnya.

Demikian informasi mengenai "Pandemi Meningkat, Menag Terbitkan Edaran Sistem Kerja WFO dan WFH" yang dapat kami sampaikan pada postingan kali ini. Semoga bermanfaat...
 
Terimakasih atas kunjungannya, untuk dapatkan pemberitahuan langsung mengenai artikel terbaru di facebook silakan klik suka pada halaman kami HANAPI BANI

Gabung bersama kami;

Youtube ;(Klik DISINI)
WA 1 ; (Klik DISINI)
WA 2 ; (Klik DISINI)
WA 3 ; (Klik DISINI)
WA 4 ; (Klik DISINI)
Telegram ; 
(Klik DISINI)
Bip ; 
(Klik DISINI)

و صلى على سيدنا محمد و على أله
 و صحبه أجمعين
ثم السلام عليكم و رحمة الله و بركاته
Protected by Copyscape

 

Read more ...

Kemendikbudristek Meluncurkan Guru Belajar dan Berbagi Seri Semangat Guru: Kemampuan Nonteknis dalam Adaptasi Teknologi

 



السلام عليكم و رحمة الله و بركاته
بسم الله و الحمد لله
اللهم صلى على سيدنا محمد و على أله
 و صحبه أجمعين

Salam Sahabat Hanapi Bani.

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) melalui Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Ditjen GTK) meluncurkan Guru Belajar dan Berbagi Seri Semangat Guru: Kemampuan Nonteknis dalam Adaptasi Teknologi pada Jumat (18/6/2021) secara virtual.

Guru Belajar dan Berbagi Seri Semangat Guru: Kemampuan Nonteknis dalam Adaptasi Teknologi merupakan program pelatihan untuk meningkatkan kompetensi kemampuan nonteknis sebagai pendukung penggunaan teknologi dalam kegiatan belajar mengajar. Akselerasi teknologi dalam dunia pendidikan akan berdampak lebih besar jika diaplikasikan dengan cara berpikir kritis, komunikasi yang baik, kreativitas dan kolaborasi, atau yang juga dikenal dengan 4C (Critical Thinking, Communication, Creativity, Collaboration).


Program Guru Belajar dan Berbagi Seri Semangat Guru: Kemampuan Nonteknis dalam Adaptasi Teknologi dirancang untuk memberikan solusi peningkatan kemampuan nonteknis (soft skills) bagi para guru dan tenaga kependidikan, sebagai pendukung akselerasi teknologi dalam kegiatan belajar mengajar saat ini.

Adapun tujuan Program Guru Belajar dan Berbagi Seri Semangat Guru: Kemampuan Nonteknis dalam Adaptasi Teknologi yakni:

  • Mendukung program dan inisiatif Kemendikbudristek, seperti Guru Penggerak, Guru Belajar, Guru Berbagi, Merdeka Belajar dan pendidikan karakter, sekaligus membantu menciptakan program yang kreatif dan berkelanjutan dalam portal Guru Belajar dan Berbagi.
  • Meningkatkan pengetahuan guru tentang penggunaan teknologi sederhana namun berdampak besar.
  • Meningkatkan pengetahuan guru tentang kemampuan nonteknis (soft skill) pendukung penggunaan teknologi yaitu 4C (Critical thinking, Communication, Creativity,  Collaboration)
  • Memberikan pengalaman kepada guru dalam mengikuti kegiatan program pembelajaran secara daring dalam bentuk synchronous dan asynchronous.

Serunya belajar bersama di Program Guru Belajar dan Berbagi Seri Semangat Guru: Kemampuan Nonteknis dalam Adaptasi Teknologi yaitu:

Training Nonteknis
Belajar bersama pakar. Pelatihan langsung dari para pakar kemampuan nonteknis (soft skills).

Inspirasi
Berbagai cerita inspiratif dari tokoh masyarakat dan komunitas pendidikan.

Tips Praktis
Tips teknologi praktis yang berguna untuk kegiatan belajar mengajar.

Kolaborasi
Kegiatan untuk mempraktikkan materi dan berkolaborasi dengan seluruh peserta di Indonesia.

Sedangkan tahapan Program Guru Belajar dan Berbagi Seri Semangat Guru: Keterampilan Nonteknis dalam Adaptasi Teknologi terdiri dari:

Tahap 1 Pendaftaran
Peserta mendaftar di portal Guru Belajar dan Berbagi

Tahap 2 Pelatihan
Peserta mengikuti pelatihan yang terdiri dari 6 pelajaran, dengan alur yang sama yaitu :

  • Synchronous: Melakukan tes penilaian awal dan pembelajaran di webinar.
  • Asynchronous: Melakukan pembelajaran mandiri yaitu, tes penilaian tengah, tugas, latihan, dan tes penilaian akhir.

Catatan: Apabila peserta tidak dapat mengikuti live webinar, tersedia rekaman webinar untuk mengejar ketertinggalan. Silakan mengakses rekaman webinar di dalam materi asynchronous atau di kanal YouTube Ditjen GTK Kemendikbudristek RI.

Kurikulum Pelatihan Program Guru Belajar dan Berbagi Seri Semangat Guru: Kemampuan Nonteknis dalam Adaptasi Teknologi sebagai berikut:

  • Resilience: Tangguh & Teknologi
  • Critical Thinking: Berpikir Kritis & Teknologi
  • Creativity: Konten & Teknik Penceritaan
  • Communication: Komunikasi Efektif
  • Empowered Teacher: Penerapan Kelas Campuran
  • Collaboration: Kolaborasi & Dampak

Yang didapatkan peserta Program Guru Belajar dan Berbagi Seri Semangat Guru: Kemampuan Nonteknis dalam Adaptasi Teknologi yakni:

  • Meningkatnya pengetahuan guru terhadap pentingnya pemanfaatan teknologi pada metode pembelajaran campuran, perangkat teknologi yang bisa digunakan untuk metode pembelajaran campuran, tahapan-tahapan dalam menyusun konten pembelajaran digital menggunakan teknologi sederhana, berbagai macam pola komunikasi yang terjadi pada metode pembelajaran campuran, penerapan teknologi dan 4C pada pembelajaran, serta pentingnya kolaborasi dalam rangka penerapan teknologi untuk pembelajaran.
  • Sertifikasi bagi para guru sebagai tanda telah menyelesaikan pelatihan dan pembekalan keterampilan nonteknis dalam adaptasi teknologi.
  • Memberikan pengalaman kepada guru dalam mengikuti kegiatan program pembelajaran secara daring.
  • Pengimbasan para peserta yang mendukung program dan inisiatif Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.

Adapun yang bisa menjadi peserta Program Guru Belajar dan Berbagi Seri Semangat Guru: Kemampuan Nonteknis dalam Adaptasi Teknologi yaitu:

  • Semua guru jenjang PAUD, TK/TKLB, SD/SDLB, SMP/SMPLB, SMA/SMALB/SMK
  • Kepala Sekolah
  • Pengawas Sekolah
  • Tenaga Administrasi Sekolah
  • Telah memiliki Akun SIMPKB

Waktu Pendaftaran untuk Guru Belajar dan Berbagi Seri Semangat Guru: Kemampuan Nonteknis dalam Adaptasi Teknologi terentang pada 18 Juni s.d. 27 Juli 2021

Peluncuran Program Guru Belajar dan Berbagi Seri Kemampuan Nonteknis dalam Adaptasi Teknologi dapat dilihat di akun YouTube Ditjen GTK (https://www.youtube.com/watch?v=CDNODjt5hK8).

Informasi lebih lanjut dapat disimak di laman: https://ayogurubelajar.kemdikbud.go.id/seri-semangat-guru-kemampuan-nonteknis-dalam-adaptasi-teknologi/.

Ayo Guru Belajar Daring Mandiri. Guru Belajar dan Berbagi setia hadir sesuai waktu belajarnya guru.

Demikian informasi mengenai "Kemendikbudristek Meluncurkan Guru Belajar dan Berbagi Seri Semangat Guru: Kemampuan Nonteknis dalam Adaptasi Teknologi" yang dapat kami sampaikan pada postingan kali ini. Semoga bermanfaat...
 
Terimakasih atas kunjungannya, untuk dapatkan pemberitahuan langsung mengenai artikel terbaru di facebook silakan klik suka pada halaman kami HANAPI BANI

Gabung bersama kami;

Youtube ;(Klik DISINI)
WA 1 ; (Klik DISINI)
WA 2 ; (Klik DISINI)
WA 3 ; (Klik DISINI)
WA 4 ; (Klik DISINI)
Telegram ; 
(Klik DISINI)
Bip ; 
(Klik DISINI)

و صلى على سيدنا محمد و على أله
 و صحبه أجمعين
ثم السلام عليكم و رحمة الله و بركاته
Protected by Copyscape

 

Read more ...

Translate

Artikel Terbaru

Pandemi Meningkat, Menag Terbitkan Edaran Sistem Kerja WFO dan WFH

  السلام عليكم و رحمة الله و بركاته بسم الله و الحمد لله اللهم صلى على سيدنا محمد و على أله  و صحبه أجمعين Salam Sahabat  Hanapi Bani...

Powered by BeGeEm - Designed Template By HANAPI