Breaking News

19 January 2021

Menag Harap Pesantren dan Tokoh Agama Diprioritaskan Vaksinasi Covid-19



السلام عليكم و رحمة الله و بركاته
بسم الله و الحمد لله
اللهم صلى على سيدنا محمد و على أله
 و صحبه أجمعين

Jakarta --- Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas berharap pengasuh pesantren dan para tokoh agama mendapat prioritas program vaksinasi Covid-19. Menurutnya, kiai pesantren dan para tokoh agama berada pada garda terdepan dalam tugas pembinaan keberagaman masyarakat.

“Kami berharap para kiai pesantren dan tokoh agama yang terus membina masyarakat, serta para santri bisa mendapat prioritas vaksinasi Covid-19,” terang Menag di Jakarta, Selasa (19/01).

"Peran para tokoh agama, baik Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Buddha, maupun Khonghucu dalam pembinaan agama sangat besar dan dirindukan umat," lanjutnya.

Menurut Menag, selama masa pandemi, banyak tokoh agama dan pengasuh pesantren yang wafat. Hal itu menjadi kehilangan besar bagi bangsa Indonesia. Sebab, untuk melahirkan para kiai dan tokoh agama, dibutuhkan proses panjang, tidak bisa dilakukan secara instan.

“Data kami, lebih dari 300 tokoh agama yang meninggal selama pandemi Covid-19,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Dirjen Pendidikan Islam Muhammad Ali Ramdhani. Menurutnya, vaksinasi bagi pengasuh pesantren mendesak, mengingat aktivitas mereka dalam membina keberagamaan umat dan santri sangat diharapkan. 

“Ini tentu penting, tidak hanya untuk tokoh agama Islam, tapi juga tokoh lintas agama,” jelasnya.

Menurut pria yang akrab disapa Dhani ini, tahap pertama program vaksinasi Covid-19 yang bergulir sejak 13 Januari 2021 memang diprioritaskan bagi tenaga kesehatan sebagai garda terdepan pelayanan Covid-19. Adapun untuk tahap selanjutnya, vaksinasi dilaksanakan berdasarkan Keputusan Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Nomor HK.02.02/4/1/2021 tentang Petunjuk Teknis Pelaksanaan Vaksinasi Dalam Rangka Penanggulangan pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). 

Dhani menjelaskan, ada dua kelompok yang akan divaksinasi pada tahap kedua, yaitu petugas pelayanan publik dan kelompok lansia. 

“Kami berharap, para tokoh agama bisa masuk dalam kategori petugas pelayanan publik karena mereka memang berperan dalam pembinaan keagamaan umat,” tuturnya.

“Apalagi, tidak sedikit dari para tokoh agama ini sudah masuk kategori lansia. Jika memang sudah dipastikan keamanan vaksinasi lansia, kami berharap mereka bisa diprioritaskan,” pungkas Dhani.

Dirjen Bimas Kristen Thomas Pentury menambahkan, telah banyak data yang disajikan para ahli bahwa vaksin dapat menurunkan angka penyakit dan kematian. Di samping itu, lanjutnya, berdasarkan ilmu kedokteran, vaksin memang perlu diberikan untuk mencegah seseorang terjangkit penyakit tertentu. 

Menurut Thomas, pemberian vaksin tentu memiliki tujuan yang positif bagi masyarakat banyak. Katanya, sebagai warga gereja dan warga masyarakat, pihaknya memberi respons positif terhadap upaya-upaya pemerintah untuk memutus rantai penyebaran Covid-19 melalui vaksinasi. 

"Gereja perlu tampil sebagai garda terdepan dalam tugas dan panggilannya selain melakukan pelayanan holistik melalui kepedulian dan belas kasihan kepada sesama," terang Thomas Pentury.

"Gereja juga harus menolong mereka yang terkena dampak pandemi, juga memberikan penyuluhan yang benar tentang pentingnya vaksin bagi kesehatan masyarakat," sambungnya.

Sementara, Bhikkhu Partono Nyanasuryanadi tokoh agama Buddha dari Sangha Agung Indonesia yang juga anggota Persatuan Umat Buddha Indonesia menjadi salah satu orang yang bersama Presiden Joko Widodo mendapatkan vaksin covid-19 di Istana Negara. Dia bersyukur mendapatkan kesempatan untuk divaksinasi. 

"Ini merupakan upaya-upaya yang telah dilakukan oleh pemerintah untuk menjaga kesehatan dan menguatkan diri kita,” ujarnya.

Menurutnya, program vaksinasi yang telah dilakukan pemerintah merupakan upaya-upaya yang sangat besar, yang luar biasa. 

“Tentu kaitan dengan vaksin, kita semua jangan takut. Karena vaksin aman. Kami menyadari bahwa ini tidak berdampak apa-apa selama ini. Sampai sekarang tentu kita semua siap dan mempersiapkan diri secara fisik dan mental. Utamanya adalah secara mental," tandasnya.

Terimakasih atas kunjungannya, untuk dapatkan pemberitahuan langsung mengenai artikel terbaru di facebook silakan klik suka pada halaman kami HANAPI BANI

    و صلى على سيدنا محمد و على أله
     و صحبه أجمعين
    ثم السلام عليكم و رحمة الله و بركاته

    Protected by Copyscape
    Read more ...

    Menag: Jemaah Haji Diharapkan Dapat Prioritas Vaksinasi

     

    السلام عليكم و رحمة الله و بركاته
    بسم الله و الحمد لله
    اللهم صلى على سيدنا محمد و على أله
     و صحبه أجمعين

    Jakarta  --- Persiapan pelaksanaan ibadah haji 1442H/2021M terus dilakukan Kementerian Agama. Jika diselenggarakan, maka kelompok terbang (kloter) pertama rencananya berangkat 15 Juni 2021.

    Sebagai bagian persiapan, Menag Yaqut Cholil Qoumas telah bersurat ke Menteri Kesehatan. Surat tertanggal 5 Januari 2021 itu terkait permohonan dukungan perlindungan kesehatan bagi jemaah haji Indonesia.

    "Dalam rangka menjamin dan memberikan perlindungan, kami telah bersurat ke Menkes, meminta agar jemaah haji tahun 1442H/2021M mendapatkan prioritas vaksinasi Covid-19," terang Menag di Jakarta, Selasa (19/01). 

    Menurutnya, ada sejumlah pertimbangan kenapa calon jemaah haji perlu mendapat prioritas vaksinasi. Pertama, jemaah calon haji tahun 2021 kemungkinan akan ditolak kedatangannya oleh otoritas Arab Saudi apabila belum dilakukan vaksinasi Covid-19. 

    Kedua, jika belum divaksin, maka perlu alokasi waktu, tempat, dan biaya untuk karantina jemaah, sebelum dan setibanya di Arab Saudi. Ketiga, jika belum divaksin, maka jemaah harus melakukan PCR Swab saat karantina, sebelum dan setiba di Arab Saudi.

    "Dan keempat, jika belum divaksin, perlu penerapan physical distancing di embarkasi, selama penerbangan dan selama di Arab Saudi, serta setibanya jemaah di Tanah Air," jelasnya.

    Dijelaskan Menag, jika kuota haji normal, maka vaksinasi perlu dilakukan kepada sekitar 257.540 orang. Jumlah ini terdiri atas 221.000 jemaah haji reguler dan jemaah haji khusus, 4.200 petugas kloter dan petugas non kloter, 3.400 petugas haji di seluruh provinsi, dan 18.000 pembimbing haji pada 6.000 KUA Kecamatan di seluruh Indonesia. 

    "Termasuk juga 10.940 panitia dan pembimbing manasik pada 547 Kab/Kota seluruh Indonesia," tegasnya.

    "Kami masih menunggu respons dari Menkes. Kami harap ini bisa segera dilakukan, utamanya setelah ada kepastian dari Arab Saudi terkait penyelenggaraan dan kuota haji 1442H/2021M," tandasnya.

    Terimakasih atas kunjungannya, untuk dapatkan pemberitahuan langsung mengenai artikel terbaru di facebook silakan klik suka pada halaman kami HANAPI BANI

      و صلى على سيدنا محمد و على أله
       و صحبه أجمعين
      ثم السلام عليكم و رحمة الله و بركاته

      Protected by Copyscape
      Read more ...

      Menag Ungkap Kendala Pembelajaran Jarak Jauh Madrasah

      السلام عليكم و رحمة الله و بركاته
      بسم الله و الحمد لله
      اللهم صلى على سيدنا محمد و على أله
       و صحبه أجمعين

      Jakarta  --- Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengungkap ada dua kendala yang menjadi catatan Kementerian Agama dalam pembelajaran jarak jauh (PJJ) Madrasah. Hal ini diungkapkan Menag Yaqut dalam Rapat Kerja bersama Komisi VIII DPR RI, di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta.

      Pertama, berdasarkan klarifikasi  dan investigasi tim Direktorat Jenderal Pendidikan Islam ada lebih dari 13 ribu madrasah berada pada area blank spot atau tidak terjangkau signal provider internet. "Kami memiliki catatan, klarifikasi, serta investigasi di lapangan. Ada sejumlah 13.790 madrasah yang berada pada wilayah blank spot," ungkap Menag Yaqut, Senin (18/01). 

      "Jadi mau diisi pulsa berapa pun tidak bisa dipakai. Jadi memang ini tidak ketidaktersediaan infrastruktur, saya kira menjadi faktor persoalan," imbuhnya. 

      Menag juga mengungkap masih ada madrasah yang berada di kawasan yang tidak mendapat aliran listrik. Setidaknya, dikatakan Yaqut, ada sekitar 11.998 madrasah yang tidak mendapat aliran listrik.

      "Kemudian 11.998 madrasah yang tidak ada atau belum teraliri listrik. Ini Indonesia di tahun 2021," ucapnya.

      Menurut Menag Yaqut, ia kemudian telah melakukan komunikasi dengan pihak terkait. Mulai dari provider telekomunikasi hingga penyedia layanan listrik, khususnya dalam hal memfasilitasi madrasah menjalankan PJJ.

      "Tentu kami terus melakukan komunikasi baik dengan penyedia atau provider atau telekomunikasi provider ini untuk bisa memberikan fasilitas-fasilitas terkait dengan pembelajaran jarak jauh ini, dan dengan perusahaan listrik negara ada 11.998 madrasah yang belum teraliri listrik ini, bisa kemudian mendapat fasilitas PJJ yang diberikan oleh pemerintah," tuturnya.

      Ia bersama jajarannya juga terus berupaya mencari solusi alternatif untuk tetap memberikan pelayanan pendidikan bagi seluruh siswa madrasah di seluruh Indonesia. "Kendala ini menjadi catatan kami, dan terus kamu upayakan agar dapat segera teratasi," tuturnya.

      Terimakasih atas kunjungannya, untuk dapatkan pemberitahuan langsung mengenai artikel terbaru di facebook silakan klik suka pada halaman kami HANAPI BANI

        و صلى على سيدنا محمد و على أله
         و صحبه أجمعين
        ثم السلام عليكم و رحمة الله و بركاته

        Protected by Copyscape
        Read more ...

        18 January 2021

        Siswa MAN 1 Maluku Tengah Juara Nasional Programer Muda



        السلام عليكم و رحمة الله و بركاته
        بسم الله و الحمد لله
        اللهم صلى على سيدنا محمد و على أله
         و صحبه أجمعين

        Tulehu --- Nursakinah Umasangadji, siswa MAN 1 Maluku Tengah (Mansamegah) sukses menyelesaikan Program Pelatihan Desain Web yang digelar Lembaga Pendidikan dan Keterampilan (LKP) Omah Tech bekerja sama dengan Pimpinan Pusat Persatuan Guru NU dan Kementerian Agama. Karena pandemi, wisuda programer muda ini digelar via zoom meeting pada Jumat, 15 Januari 2021.

        Gina, begitu nama sapaannya, merasa bersyukur dan bahagia mampu menyelesaikan program yang padat dan ketat ini. Selama enam hari dalam seminggu, kecuali Minggu, ia bersama peserta lainnya diberikan pelatihan materi bahasa pemrograman hingga mampu membuat jaringan web sendiri untuk berbagai kebutuhan.

        "Sejak Oktober 2020 hingga Januari 2021 atau kurang lebih 3 bulan, Kami mendapatkan materi pelatihan melalui zoom yang lumayan berat. Dalam seminggu sebanyak enam hari dilaksanakan pelatihannya,” kata Gina, Senin (18/01).

        Sistem pelatihannya, menurut Gina, terbagi dalam tujuh level. Setiap peserta wajib mengikutinya sebelum dinyatakan lulus. Banyak peserta yang berasal dari seluruh wilayah Indonesia, satu demi satu "berguguran", lantaran tidak tahan dengan pola pembelajaran yang panjang.

        "Awalnya saya dapat informasi dari madrasah kalau ada kegiatan ini yang sifatnya gratis. Banyak juga teman-teman Gina yang ikut sih, begitu juga yang dari sekolah lain, tapi lama kelamaan sebagian besarnya mundur," terang Gina.

        Gina terpilih sebagai peserta terbaik dari puluhan siswa se-Indonesia. Prestasi ini pun membawa nama harum Provinsi Maluku di Tingkat Nasional, MAN 1 Maluku Tengah, dan kedua orang tua. "Alhamdulillah, tidak menyangka juga bisa terpilih menjadi juara 3 umum, karena prinsipnya Gina ikut saja semua tugas yang diberikan dengan baik, sehingga hasilnya bisa seperti itu," ujar Gina penuh rasa.

        Menurut Gina ilmu dan pengalamannya ini bisa menjadi bekal untuk dikembangkan lagi dalam memilih jurusan kuliah ketika sudah tamat dari madrasah. "Iya, dipertimbangkan bisa memilih jurusan Multimedia nanti ketika sudah lulus dari sini (MAN), karena sudah senang sich dengan pembuatan programer web ini," demikian Gina.

        Kepala MAN 1 Maluku Tengah Nurdin Nur Marasabessy merasa bangga atas prestasi yang diraih anak didiknya dengan menyelesaikan program pelatihan tingkat nasional. Nurdin Nur Marasabessy mendorong para siswanya yang untuk lebih banyak lagi mengusai IT sebagai bekal mereka meraih masa depan sesuai dengan revolusi Industri dan komunikasi yang bergerak begitu cepat terlebih di masa Pandemi Covid-19.

        "Saya bangga ada siswa kami di sini mampu diwisuda di bidang web, bahkan berhasil meraih juara ketiga nasional. Hal ini dapat memacu teman-temannya yang lain untuk juga mendalami IT di mana pada era industri 4.0 saat ini perkembangannya begitu pesat," ujarnya.

        Marasabessy juga menjelaskan bahwa prestasi yang ditorehkan salah satu siswanya tersebut sejalan dengan salah satu progran unggulan yang dijalankannya saat ini, yakni pemanfaatan IT dalam dunia pendidikan, termasuk untuk siswa yakni antara lain melalui program jurnalis siswa dengan memanfaatkan berbagai sarana IT yang ada.

        "Prestasi yang diraih Gina ini sudah sejalan dengan program unggulan kita saat ini khususnya di bidang IT. Dalam waktu dekat akan tiba perangkat IT yang terbilang lengkap dan bertsandar dalam meningkatkan mutu pendidikan di lembaga ini, di mana siswa melalui Tim jurnalis siswa akan dilatih untuk dapat mengoperasionalkan secara maksimal,” tandasnya. 

        Terimakasih atas kunjungannya, untuk dapatkan pemberitahuan langsung mengenai artikel terbaru di facebook silakan klik suka pada halaman kami HANAPI BANI

          و صلى على سيدنا محمد و على أله
           و صحبه أجمعين
          ثم السلام عليكم و رحمة الله و بركاته

          Protected by Copyscape
          Read more ...

          Kemenag Akan Bahas Kuota PPPK dengan Kemendikbud dan Kemenpan RB


          السلام عليكم و رحمة الله و بركاته
          بسم الله و الحمد لله
          اللهم صلى على سيدنا محمد و على أله
           و صحبه أجمعين

          Jakarta  ---- Kementerian Agama (Kemenag) akan berdiskusi dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) sebagai upaya untuk penambahan kuota formasi rekrutmen tenaga Pegawai Pemerintah melalui Perjanjian Kerja (PPPK) pada Kementerian Agama tahun 2021. 

          Hal ini disampaikan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas saat melaksanakan Rapat Kerja (Raker) bersama dengan Komisi VIII DPR RI, di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta. Langkah ini menurut Menag, dilakukan sebagai upaya penambahan kuota formasi rekrutmen tenaga PPPK di lingkungan Kemenag pada 2021. 

          “Kami akan mendiskusikan kekurangan kuota (PPPK) ini dengan pihak Kemendikbud yang memiliki kuota mencapai lebih dari satu juta. Kami juga telah menyiapkan surat untuk dikirim ke Kementerian PANRB tentang usulan penambahan kuota rektrutmen guru dan dosen di lingkungan Kementerian Agama,” ungkap Menag Yaqut, Senin (18/01). 

          Ia pun menambahkan, pihaknya juga telah menyampaikan surat kepada Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) melalui surat nomor B-2951/DJ.I/HM.00.1/12/2020 agar memfasilitasi pertemuan dengan pihak Kemendikbud, Kementerian PANRB, dan BKN. 


          Menag menyampaikan, pada 2021 ini, Kemenag memperoleh kuota formasi rekrutmen tenaga PPPK hanya sebanyak 9.464 orang. Formasi ini diperuntukkan bagi PPPK guru madrasah, guru PAI (Pendidikan Agama Islam) di sekolah, dan dosen PTKI (Perguruan Tinggi Keagamaan Islam). Jumlah ini, menurut Gus Yaqut tidak sepadan dengan kebutuhan Kemenag yang membutuhkan sebanyak 68.064 orang

          “Jumlah formasi ini dipandang belum memadai jika dibandingkan dengan kebutuhan pemenuhan kekurangan guru dan dosen sebanyak 68.064 orang. Formasi ini baru memenuhi 14% dari total kebutuhan tersebut,” tutur Gus Yaqut. 

          Gus Yaqut merinci, secara nasional kekurangan tersebut terdiri dari 27.641 orang guru madrasah,  36.866 orang guru PAI, dan 3.557 orang dosen PTKI. “Untuk itu, diperlukan upaya penambahan kuota untuk formasi rekrutmen PPPK tahun 2021 untuk memenuhi kekurangan di atas,” kata Gus Yaqut.

          Terimakasih atas kunjungannya, untuk dapatkan pemberitahuan langsung mengenai artikel terbaru di facebook silakan klik suka pada halaman kami HANAPI BANI

            و صلى على سيدنا محمد و على أله
             و صحبه أجمعين
            ثم السلام عليكم و رحمة الله و بركاته

            Protected by Copyscape
            Read more ...

            16 January 2021

            Sejumlah Pejabat Kemenag Divaksinasi Covid-19


            السلام عليكم و رحمة الله و بركاته
            بسم الله و الحمد لله
            اللهم صلى على سيدنا محمد و على أله
             و صحبه أجمعين

            Jakarta  (Kemenag) --- Sejumlah pejabat Kementerian Agama (Kemenag) di daerah mengikuti vaksinasi covid-19. Sebut saja misalnya, Kepala Kanwil Kemenag Jawa Tengah Mus’tain Ahmad, Kepala Kanwil Kemenag Sulawesi Selatan Khaeroni, serta Kepala Kankemenag Kota Depok Asnawi yang ketiganya mengikuti Pencanangan Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 di daerah masing-masing, Kamis, 14 Januari 2021. 

            Vaksinasi Covid-19 di Indonesia mulai dilaksanakan sejak Rabu, 13 Januari 2021. Presiden Jokowi menjadi orang pertama yang memperoleh vaksinasi Covid-19 di Indonesia. “InsyaAllah vaksin ini efektif. Jaminan dari BPOM dan fatwa dari MUI Nomor 2 tahun 2021 yang menyatakan bahwa vaksin covid-19 ini suci dan halal, memantapkan langkah kita bahwa mengikuti program vaksin ini merupakan ikhtiar yang aman,” ujar Kepala Kanwil Kemenag Jawa Tengah Mustain, Kamis (14/01) seperti dikutip pada laman jateng.kemenag.go.id. 

            Mustain diketahui mengikuti program vaksinasi ini di RSUD Tugurejo Semarang, bersama dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Jateng. Turut hadir Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, Wagub sekaligus perwakilan ulama Gus Taj Yasin, Pangdam IV Bakti Agus Fadjari, Kapolda Jateng Ahmad Lutfi, serta Wakil Ketua DPRD Sukirman. 

            “Jangan ragu. Vaksin Covid-19 ini suci, halal, dan aman. Pak Presiden, Pak Gubernur, dan saya sudah divaksin. Selanjutnya, giliran Anda,”tukas Mustain. 

            Kakankemenag Kota Depok Asnawi Divaksinasi Covid-19 di RSUI, Kamis (14/01)

            Ajakan senada juga diungkapkan Kepala Kankemenag Kota Depok Asnawi yang mengikuti program vaksinasi covid-19 di RS UI, Depok. “Vaksin ini sudah bersertifikat halal. Ayo sama-sama kita dukung dan turut serta dalam vaksinasi, sebagai ikhtiar dalam pencegahan covid-19,” ajak Asnawi. 

            Sementara vaksinasi covid-19 terhadap masyarakat Sulawesi Selatan diawali dengan penyuntikan vaksin kepada para petinggi Pemerintah Provinsi Sulsel yang tergabung dalam Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FORKOPIMDA), di RSU Dadi Makassar. Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kakanwil Kemenag) Provinsi Sulsel Khaeroni termasuk salah satu pimpinan daerah yang juga memperoleh suntikan vaksin pertama di daerahnya. 

            Serangkaian tahapan pun dilalui oleh Kakanwil Kemenag Khaeroni sebelum menerima suntikan vaksin. Pada meja pertama, dilakukan pemeriksaan suhu tubuh dan tensi darah. Berdasarkan pemeriksaan, diketahui suhu tubuh Khaeroni adalah 36,3°C dengan tensi darah 136/60. Ia pun dinyatakan memenuhi syarat untuk ke tahapan selanjutnya. 

            Pada meja kedua, dilakukan "skrinning", berupa pengajuan pertanyaan oleh tim vaksin untuk mengetahui kondisi kesehatan dan mengorek riwayat penyakit yang mungkin pernah diidap oleh Kakanwil Khaeroni. 

            Usai dinyatakan layak dan memenuhi syarat untuk divaksin, maka proses vaksinansi dilakukan di meja ke-3. Adalah dr.Marisha, dokter umum pada RSU Dadi Makassar yang bertugas memvaksinasi Khaeroni. 

            Setelah divaksin, dilakukan observasi selama 30 menit. Bila dinyakan tidak merasakan efek apapun dari vaksin, maka peserta mendapatkan kartu vaksin covid-19.

            "Alhamdulillah. Biasa saja mas.gak ada efek apa-apa selama 30 menit sampai sekarang," ucap Khaeroni usai divaksin.

            Dirinya berharap seluruh jajarannya dapat mengikuti langkah beliau untuk menerima vaksinasi covid-19. "Tentunya saya berharap dan mengimbau seluruh jajaran dan pegawai Kementerian Agama se-Sulawesi Selatan untuk dapat juga malaksanakan vaksinasi ini agar terhindar dari covid dan berharap pandemi ini dapat segera berlalu," pungkasnya.

            Kegiatan Pencanangan Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 di Sulsel mengusung tema "Mewujudkan masyarakat Sulsel yang sehat dan produktif dengan vaksinasi covid19". Acara ini dihadiri sejumlah pejabat daerah, mulai dari Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel, hingga para Kepala Dinas Daerah.

            Terimakasih atas kunjungannya, untuk dapatkan pemberitahuan langsung mengenai artikel terbaru di facebook silakan klik suka pada halaman kami HANAPI BANI

              و صلى على سيدنا محمد و على أله
               و صحبه أجمعين
              ثم السلام عليكم و رحمة الله و بركاته

              Protected by Copyscape
              Read more ...

              Kemenag Dorong Distribusi Zakat, Infaq dan Sedekah untuk Bantu Korban Banjir dan Gempa


              السلام عليكم و رحمة الله و بركاته
              بسم الله و الحمد لله
              اللهم صلى على سيدنا محمد و على أله
               و صحبه أجمعين

              Jakarta --- Beberapa wilayah di Indonesia dilanda banjir dan gempa. Banjir terjadi di beberapa Kabupaten  di Kalimantan Selatan dan di Sumedang. Sementara gempa melanda Majene dan Mamuju, Sulawesi Barat.

              Dirjen Bimas Islam Kemenag Kamaruddin Amin mendorong agar pendistribusian zakat, infaq, dan sedekah (ZIS) segera disalurkan kepada masyarakat terdampak banjir dan gempa. Hal ini menurutnya selaras dengan Keputusan Ketua Baznas Nomor 64 tahun 2019 tentang Pedoman Pelaksanaan Pendistribusian dan Pendayagunaan Zakat. Dalam Bab II keputusan tersebut disebutkan bahwa korban bencana alam dapat dikategorikan ke dalam golongan yang berhak menerima zakat.

              “Fakir merupakan orang yang sama sekali tidak mempunyai sumber mata penghasilan untuk memenuhi kebutuhan dasar. Dalam Keputusan Ketua Baznas Nomor 64 Tahun 2019, disebutkan bahwa termasuk dalam golongan fakir antara lain: orang lanjut usia atau tidak bisa bekerja, anak yang belum baligh, orang yang sakit fisik atau mental, orang yang berjuang di jalan Allah tanpa menerima bayaran dan/atau korban bencana alam atau bencana sosial,” tegas Kamaruddin Amin di Jakarta, Sabtu (16/01).

              Banjir di Sumedang dan Kalimatan Selatan serta gempa skala 6,2 SR di Sulawesi Barat mengakibatkan banyak korban jiwa berupa kehilangan nyawa, luka berat, maupun luka ringan dan berbagai jenis kerugian fisik. Oleh karenanya, zakat, infaq, dan sedekah diharapkan menjadi solusi atas persoalan yang dihadapi masyarakat terdampak.

              “Pendistribusian zakat pada bidang kemanusiaan dapat diberikan dalam bentuk penanganan korban bencana alam, korban kecelakaan, korban penganiayaan, dan korban tragedi kemanusiaan lainnya,” pungkas Dirjen yang juga anggota BAZNAS  mewakili unsur Kemenag, mengutip Peraturan Baznas nomor 3 tahun 2018 Bab 2 pasal 4 ayat 4.

              Terimakasih atas kunjungannya, untuk dapatkan pemberitahuan langsung mengenai artikel terbaru di facebook silakan klik suka pada halaman kami HANAPI BANI

                و صلى على سيدنا محمد و على أله
                 و صحبه أجمعين
                ثم السلام عليكم و رحمة الله و بركاته

                Protected by Copyscape
                Read more ...

                "Pengertian Jual Beli" - Materi Fikih MI


                السلام عليكم و رحمة الله و بركاته
                بسم الله و الحمد لله
                اللهم صلى على سيدنا محمد و على أله
                 و صحبه أجمعين

                Manusia diciptakan oleh Allah Swt. sebagai sebagai makhluk sosial. Ia harus berinteraksi dengan manusia lainnya untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Bentuk interaksi dengan orang lain itu diantaranya adalah jual beli yang sering kita lihat setiap hari. 

                Kebutuhan hidup manusia dikelompokkan dalam dua macam, yaitu kebutuhan pokok dan kebutuhan tambahan. Salah satu cara untuk memenuhi kebutuhan hidup tersebut, manusia melakukan jual beli. 

                Sebelum kita membahas lebih lanjut silakan klik video dibawah ini untuk menyaksikan salah satu contoh jual beli;


                Sejak zaman dahulu manusia telah melakukan jual beli meskipun dengan cara yang sederhana. Bentuk jual beli pada masa lalu dengan tukar menukar barang yang dibutuhkan atau dikenal dengan istilah “Barter”. 

                Seiring dengan perkembangan daya pikir manusia, bentuk jual beli mengalami perubahan dari sekedar tukar menukar barang menjadi menukar barang dengan alat tukar yang disepakati bersama (uang). 

                Rasulullah Muhammad Saw. pernah menjadi pedagang yang sukses. Dalam melakukan jual beli, beliau sangat jujur sehingga sangat dipercaya oleh saudagar kaya yang bernama Siti Khadijah. Kejujuran beliau dalam berdagang justru menarik pembeli untuk membeli barang yang dijual. 

                Banyak sahabat yang mempraktikkan cara beliau berdagang. Di antara sahabat yang berhasil dalam berdagang adalah Usman bin Affan dan Abu Bakar As-Shiddiq. 

                Pada masa sekarang tempat dan cara berjual beli mengalami perubahan. Jual beli yang kita lakukan sehari-hari menggunakan mata uang sebagai alat tukar yang sah. Dengan uang kita dapat membeli barang yang kita perlukan, namun dalam berbelanja, kita harus pandai berhemat. Ingat, Allah Swt. tidak menyukai orang-orang yang berlebihan. Oleh karena itu, kita harus berhemat dan menerapkan pola hidup sederhana dalam kehidupan sehari-hari.

                Pengertian Jual-beli 

                Perdagangan atau jual beli menurut bahasa berarti al-Bai’, at-Tijarah dan al-Mubadalah yang artinya pertukaran sesuatu dengan sesuatu.

                Menurut istilah yang dimaksud dengan jual beli adalah menukar barang dengan barang atau barang dengan uang dengan jalan melepaskan hak milik dari yang satu kepada yang lain atas dasar saling merelakan dan keduanya menerima untuk dibelanjakan dengan ijab dan kabul menurut cara yang diatur oleh syara'. 

                Menurut madzhab Hanafiyah, Jual beli adalah pertukaran harta (mal) dengan harta dengan menggunakan cara tertentu. Pertukaran harta dengan harta disini, diartikan harta yang memiliki manfaat serta terdapat kecenderungan manusia untuk menggunakannya, cara yang dimaksud adalah sighot atau ungkapan ijab qobul. 

                Menurut Imam Nawawi dalam kitab al-Majmu’, al-Bai’ adalah pertukaran harta dengan harta dengan maksud untuk memiliki. Jual-beli adalah suatu kegiatan yang dilakukan dalam kehidupan manusia dalam rangka untuk mempertahankan kehidupan mereka di tengah-tengah masyarakat. 

                Demikian dulu penjelasan mengenai "Pengertian Jual Beli", pada materi berikutnya kita akan kita lanjutkan dengan materi "Hukum Jual Beli".

                Terimakasih atas kunjungannya, untuk dapatkan pemberitahuan langsung mengenai artikel terbaru di facebook silakan klik suka pada halaman kami HANAPI BANI

                  و صلى على سيدنا محمد و على أله
                   و صحبه أجمعين
                  ثم السلام عليكم و رحمة الله و بركاته

                  Protected by Copyscape

                   

                  Read more ...

                  14 January 2021

                  "Sejarah Ibadah Kurban" - Materi Fikih MI


                  السلام عليكم و رحمة الله و بركاته
                  بسم الله و الحمد لله
                  اللهم صلى على سيدنا محمد و على أله
                   و صحبه أجمعين



                  Setelah kalian mengamati gambar kegiatan di atas kemungkinan terlintas pertanyaan seperti di bawah ini: 

                  1. Gambar kegiatan apakah di atas?
                  2. Apakah kalian pernah melakukan seperti kegiatan gambar di atas?
                  3. Kapan biasanya seseorang melakukan kegiatan di atas?
                  4. Ceritakan gambar di atas dengan bahasamu sendiri! 5. Diskusikan apa kesimpulan gambar di atas! 

                  SEJARAH IBADAH KURBAN 

                  Sebagian pendapat para ulama’ perintah kurban di mulai pada Nabi Adam As. Pada dasarnya ibadah kurban telah dilakukan ketika manusia pertama yaitu Nabi Adam As hadir didunia ini. 

                  Pada waktu itu Allah Swt. memerintahkan kepada kedua anak nabi Adam As untuk melakukan kurban. Untuk memperoleh Iqlima dan Labuda, kemudian Habil dan Qabil di perintah untuk berkurban. Yakni Habil, memberikan persembahan binatang ternak yang terbaik untuk dikurbankan, dan Qobil mendatangkan hasil dari pertaniannya yang sudah rusak dan busuk yang menunjukan ketidak ikhlasannya dalam berkurban.

                  Kurban Habil diterima karena keikhlasannya sedang kurban Qabil tidak diterima karena ketidak ikhlasannya. Namun pelaksanaan kurban yang dilakukan oleh kedua anak Nabi Adam As tersebut bukan merupakan landasan perintah penyembelihan hewan kurban dalam Islam. 

                  Kurban dalam sejarah Islam dimulai pada masa Nabiyullah Ibrahim As. Mulanya Nabi Ibrahim bermimpi diperintahkan untuk menyembelih putranya bernama Isma’il As. 

                  Pada suatu hari nabi Ibrahim as menyembelih kurban fisabilillah (di jalan Allah Swt) berupa 1.000 ekor domba, 300 ekor sapi, dan 100 ekor unta. Banyak orang mengaguminya termasuk para malaikat yang terkagum-kagum atas kurbannya.

                  “Kurban sejumlah itu bagiku belum apa-apa”. Demi Allah! Seandainya aku memiliki anak laki-laki pasti akan aku sembelih karena Allah dan aku kurbankan kepada-Nya,” kata nabi Ibrahim as, sebagai ungkapan sebab Sarah istri nabi Ibrahim belum juga mengandung. 

                  Suatu ketika Sarah menyarankan Ibrahim agar menikahi Hajar (budaknya yang hitam kelam) yang diperoleh dari Mesir. Ketika berada di daerah Baitul Maqdis, beliau berdoa kepada Allah Swt agar dikaruniai seorang anak, doa beliau pun dikabulkan Allah Swt. 

                  Ada yang mengatakan saat itu usia Ibrahim mencapai 99 tahun. Dan karena demikian lamanya maka anak itu diberi nama Ismail yang artinya “Allah telah mendengar”. Sebagai ungkapan kegembiraan karena akhirnya memiliki anak, seolah Ibrahim berseru: “Allah mendengar doaku”. 

                  Ketika usia Ismail menginjak kira-kira 7 tahun (ada pula yang berpendapat 13 tahun), pada malam tarwiyah (hari ke-8 di bulan Dzulhijah) nabi Ibrahim as bermimpi berupa seruan, “Hai Ibrahim! Penuhilah nadzarmu (janjimu).”

                  Pagi harinya beliau pun berpikir dan merenungkan arti mimpinya semalam. Apakah mimpi itu benarbenar datang dari Allah Swt atau dari setan? Dari sinilah kemudian tanggal 8 Dzulhijah disebut sebagai hari tarwiyah (artinya berpikir atau merenung). 

                  Pada malam ke-9 Dzulhijjah beliau bermimpi sama dengan sebelumnya. Pagi harinya beliau tahu dengan yakin mimpinya itu berasal dari Allah Swt. Dari sinilah hari ke-9 Dzulhijjah disebut dengan hari Arofah (artinya mengetahui) dan bertepatan pula waktu itu beliau sedang berada di tanah Arafah.

                  Pada mimpi pertama Nabi Ibrahim As tidak percaya itu bisikan syetan bukan perintah Allah Swt. Namun Nabi Ibrahim yakin kalau mimpinya merupakan wahyu Allah adalah mimpi yang ketiga. Akhirnya mimpi Nabi Ibrahim As dilaksanakan ketika Isma’il As berusia 7 tahun ada pula yang berpendapat 13 tahun. 

                  Tepat pada tanggal 10 Dzulhijjah Ismail As disembelih, namun karena ketaatan dan ketakwaan Nabi Ibrahim dan putranya Isma’il maka Allah memberi rahmat dan kasih sayangNya kepada beliau berdua. 

                  Ketika penyemblihan dilaksanakan oleh Nabi Ibrahim dengan izin Allah Ismail As diganti oleh Allah dengan seekor domba. Alhamdulillah segala puji milik Allah Swt. 

                  Sejarah inilah yang diambil untuk dasar ibadah kurban yang dilakukan umat Islam seluruh dunia.

                  Agar lebih asyik dalam pelajaran ini silakan putar video dibawah ini;





                  Terimakasih atas kunjungannya, untuk dapatkan pemberitahuan langsung mengenai artikel terbaru di facebook silakan klik suka pada halaman kami HANAPI BANI

                    و صلى على سيدنا محمد و على أله
                     و صحبه أجمعين
                    ثم السلام عليكم و رحمة الله و بركاته

                    Protected by Copyscape
                    Read more ...

                    Translate

                    Artikel Terbaru

                    Menag Harap Pesantren dan Tokoh Agama Diprioritaskan Vaksinasi Covid-19

                    السلام عليكم و رحمة الله و بركاته بسم الله و الحمد لله اللهم صلى على سيدنا محمد و على أله  و صحبه أجمعين Jakarta --- Menteri Agama Yaqut Cho...

                    Powered by BeGeEm - Designed Template By HANAPI