Breaking News

20 January 2020

MAN 2 Pekanbaru Raih Perak dan Perunggu Kompetisi Riset Internasional

www.hanapibani.com

Prestasi internasional kembali diukir siswa madrasah. Adalah siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kota Pekanbaru yang berhasil menggondol medali pada International Science Technology and Engineering Competition (IZTEC).
Kepala MAN 2 Sleman Wahdan Zani menjelaskan, ISTEC adalah kompetisi penelitian tingkat dunia di bidang sains, teknologi, dan rekayasa. Kompetisi ini berlangsung 13-16 Januari 2020, dan diikuti peserta dari 13 negara. Selain Indonesia sebagai tuan rumah, ada peserta dari Turki, Afrika Selatan, Vietnam, Turkmenistan, Oman, Srilanka, Brazil, Filipina, Thailand, Palestina, Mesir, dan Malaysia.
Kepala MAN 2 Pekanbaru Noer Linda mengatakan, siswanya berhasil meraih tiga medali pada IZTEC 2020, yaitu: satu medali perak dan tiga medali perunggu. Prestasi ini tidak terlepas dari keseriusan para siswa dalam pengembangan riset di madrasah.
“Melihat pesatnya perkembangan riset dan untuk mengembangkan kemampuan siswa, MAN 2 Kota Pekanbaru membentuk tim khusus yang tergabung dalam Madrasah Research Center. Bimbingan riset meliputi, Riset Sosial, Ekonomi, Pendidikan dan Sains dan Teknologi,” ujar Noer Linda di Pekanbaru, Senin (20/01). 

“Alhamdulillah, riset MAN 2 Kota Pekanbaru banyak memberikan sumbangsih terhadap temuan-temuan baru yang bermanfaat untuk orang banyak,” lanjutnya.
Berikut ini peraih medali IZTEC 2020:
1. Medali Perak
Aby Marcell Aqiilah dan Indah Angraeny Putri Azizah, dengan judul penelitian: "Combination of Virgin Coconut Oil with Papaya Seed Extract as a Head Lice Killer and Hair Blackener for Grey Hair"
2. Medali Perunggu
A. Khoiri Putra Mujiza dan Muhammad Farrel, dengan judul penelitian: "The System Of Roof Chamfer Combined Water Wheel In Vertical Model To Produce Electrical Energy By Using Rainwater Flow"
B. Kevin Hymilthon dan Munadhel Fakhrul Anam, dengan judul penelitian: "The Use Of Eggplant As An Alternative Way To Remove Toilet Odor".
C. Muhammad Naufal Shidiq dan Valentyno Damya, dengan judul penelitian: "Trigona Itama’s Propolis As Burn Healer"
(MAN 2 Pekanbaru)

Baca selengkapnya ...

19 January 2020

Pajak Sarang Burung Walet di HSU Diusulkan Turun, Segini Besarannya

www.hanapibani.com

Setelah sempat dikenakan sebesar 10 persen, pajak sarang burung walet di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) saat ini diusulkan untuk diturunkan menjadi 7,5 persen.
Untuk menurunkan besaran pajak sarang walet ini maka akan dilakukan juga perubahan terhadap Perda No 33 tahun 2011 yang selama ini jadi dasar penarikan pajak sarang burung walet.

Proses perubahan regulasi ini sekarang sedang dalam pembahasan di DPRD HSU bersama beberapa aturan pajak lain yang rencananya akan digabung menjadi satu dalam perda pajak daerah.
Penurunan besaran pajak sarang burung walet ini sendiri dilakukan dengan harapan agar potensinya bisa tergarap secara optimal.
Untuk sarang burung walet yang ada di HSU jumlahnya saat ini mencapai lebih dari 1000.
Data dari Badan Pengelolaan Pajak Retribusi Daerah (BPPRD) untuk tahun 2019 target pendapatan yang bisa didapat dari pajak sarang burung walet sebesar Rp 75 juta.
Target ini hingga sekitar pertengahan Desember 2019 sudah bisa telampaui, karena besaran pajak sarang walet yang didapat hingga 18 Desember 2019 sudah mencapai Rp 77 juta.

Kepala BPPRD HSU, Hj Galuh Bungsu Sumarni, saat dikonfirmasi, membenarkan, adanya usulan penurunan besaran pajak untuk sarang burung walet.
Menurutnya, selama ini besaran pajak sarang burung walet yang dikenakan sebesar 10 persen dan diusulkan turun menjadi 7,5 persen.
Ada beberapa pertimbangan yang menyebabkan munculnya usulan penurunan besaran pajak sarang walet ini.
Diantaranya, karena ada usulan dari pengusaha sarang burung walet agar tidak terlalu memberatkan bagi mereka.
"Saat kita sosialisasi memang ada usulan dari pengusaha walet minta turunkan, tapi tidak menyebutkan berapa jumlahnya," katanya.
Selain itu, imbuhnya, juga berdasarkan hasil kunjungan ke beberapa daerah lain yang didapati juga sudah ada yang menurunkan.


Baca selengkapnya ...

16 January 2020

Penyampaian Petunjuk Teknis Pelaksanaan Tunjangan Kinerja Guru PNS pada Madrasah

www.hanapibani.com



Assalaamu'alaikum Sahabat www.hanapibani.com

Pada hari Kamis tanggal 09 Januari 2020 tadi Suyitno selaku Direktur Guru dan Tenaga Kependidikan Madrasah telah menandatangani sebuah surat edaran yang bernomor B-74/Dt.I.II/Kp.02.3/01/2020 mengenai "Penyampaian Petunjuk Teknis Pelaksanaan Tunjangan Kinerja Guru PNS pada Madrasah". 
Isinya sebagai berikut;


Yth.
Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi

c.q Kepala Bidang Pendidikan Madrasah/Pendidikan Islam
se-Indonesia

Assalamu'alaikum Warahmatullahi wabarakatuh

Dalam rangka pelaksanaan pembayaran Tunjangan Kinerja Guru PNS pada Madrasah, berikut kami sampaikan Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam 7201 Tahun 2019 tentang Perubahan Atas Keputusan Direktur Pendidikan Islam Nomor 6243 Tahun 2018 tentang Petunjuk Teknis Pelaksanaan Pembayaran Tunjangan Kinerja Guru Pegawai Negeri Sipil pada Madrasah.

Berkaitan dengan hal tersebut dapat kami sampaikan hal-hal sebagai berikut;


  1. Petunjuk Teknis tersebut merupakan implementasi dari Peraturan Menteri Agama Nomor 11 Tahun 2019 tentang Pemberian Tunjangan Kinerja Pegawai pada Kementerian Agama;
  2. Beberapa ketentuan dalam Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Nomor 6243 Tahun 2018 tentang Petunjuk Teknis Pelaksanaan Pembayaran Tunjangan Kinerja Guru Pegawai Negeri Sipil pada Madrasah telah diubah sebagaimana tercantum dalam Petunjuk Teknis tersebut;
  3. Petunjuk Teknis tersebut juga berlaku sebagai acuan pelaksanaan pembayaran Tunjangan Kinerja kepala Madrasah dan Pengawas Sekolah pada Madrasah;
  4. Petunjuk Teknis tersebut diberlakukan untuk pembayaran Tunjangan Kinerja Guru PNS pada MAdrasah mulai bulan Mei 2018.
Agar Kanwil Kementerian Agama Provinsi mempedomi Petunjuk Teknis ini dalam pelaksanaan pembayaran Tunjangan Kinerja Guru PNS Madrasah.

Simak dengan lengkap isi suratnya beserta JUKNIS-nya dibawah ini;


Untuk mendapatkan file di atas mengenai Penyampaian Petunjuk Teknis Pelaksanaan Tunjangan Kinerja Guru PNS pada Madrasah silakan klik tulisan hijau dibawah ini;

 

Baca selengkapnya ...

14 January 2020

Cara Upload Foto Siswa Secara Kolektif di PDUM UAMBN-BK

www.hanapibani.com

Assalaamu'alaikum Sahabat www.hanapibani.com

Ada beberapa yang harus dilakukan oleh operator pendataan, diantaranya yaitu melengkapi data proktor. Termasuk didalamnya mengganti password, melengkapi data profil Madrasah, upload data siswa termasuk upload foto peserta dan cetak kartu peserta.



Dari beberapa menu yang harus dilengkapi, kali ini kami akan menyajikan cara upload foto secara kolektif agar lebih cepat upload foto peserta tanpa harus upload satu persatu, baiklah langsung saja kami jelaskan langkah - langkahnya sebagai berikut :


  1. Mengumpulkan foto peserta kelas akhir yang akan mengikuti ujian dalam satu folder.
  2. Rename nama foto peserta sesuai nomer urut
  3. Setelah foto direname sesuai nomer urut yang di isi di template exel maka masukkan dalam folder ZIP seperti gambar dibawah ini :
  4. Pastikan ukuran setiap foto kecil disini admin menggunakan ukuran 86 kb setiap fotonya.
  5. setelah file foto dalam bentuk folder ZIP siap maka langsung masuk ke link http://uambnbk.kemenag.go.id/
  6. Kemudian login menggunakan user dan password yang sudah diberikan admin Kabupaten masing - masing.
  7. Setelah login pastikan semua data siswa sudah sukses di upload.
  8. Setelah itu klik sub menu upload foto yang ada dimenu peserta UAMBN
  9. Setelah itu pilih file foto dalam folder ZIP yang sudah disiapkan dan upload jika sudah berhasil maka hasilnya akan seperti gambar dibawah ini :
  10. Jika sudah seperti itu artinya sudah berhasil masuk dan bisa di cek di menu cetak kartu peserta.
Semoga bermanfaat.
Baca selengkapnya ...

13 January 2020

OBAT SEGALA PENYAKIT

www.hanapibani.com

Diceritakan sebuah hadits dalam kitab An Nawaadir ; Dari Malaikat Jibril kepada Rasulullaah shallallaahu 'alaihi wasallam tentang obat super ampuh air hujan;


فائدة ; روي أنه صلى الله عليه وسلم قال: علمني جبريل دواء لا أحتاج معه إلى دواء ولا طبيب ، فقال أبو بكر وعمر وعثمان وعلي رضي الله عنهم ; وما هو يا رسول الله ؟ إن بنا حاجة إلى هذا الدواء . فقال ; يؤخذ شيئ من ماء المطر وتتلى عليه فاتحة الكتاب ، وسورة الإخلاص ، والفلق ، والناس ، وآية الكرسي ، كل واحدة سبعين مرة ويشرب غدوة وعشية سبعة أيام . فو الذي بعثني بالحق نبيا ، لقد قال لي جبريل ; إنه من شرب من هذا الماء رفع الله عن جسده كل داء وعافاه من جميع الأمراض والأوجاع ، ومن سقي منه امرأته ونام معها حملت بإذن الله تعالى ". ويشفي العينين ، ويزيل السحر ، يقطع البلغم ، ويزيل وجع الصدر والأسنان والتخم والعطش وحصر البول ، ولا يحتاج إلى حجامة ولا يحصى ما فيه من المنافع إلا الله تعالى ، وله ترجمة كبير اختصرناها، والله اعلم . ( كتاب النوادر للإمام القليوبي رحمه الله تعالى آمين ، ص ؛ ١٩٤ ). 

Artinya: "Faedah" Diriwayatkan bahwasanya Nabi Muhammad shallallaahu 'alaihi wasallam bersabda di hadapan para sahabatnya : Di ajarkan kepadaku oleh Malaikat Jibril tentang satu obat yang tidak memerlukan kepada obat yang lain dan tidak pula membutuhkan kepada para dokter. Kemudian sahut Abu Bakar, Umar, Utsman, dan sahabat Ali radhiyallahu an'hum bertanya: Apa itu wahai Rasulullah? Sesungguhnya  kami sangat membutuhkan obat itu ?" Kemudian Rosulullah shollallaahu 'alaihi wasallam berkata : "Ambillah secukupnya dari air hujan, lalu bacakanlah surat Al-fatihah, surat Al-ikhlas, surat Al-falaq, surat An-nas dan Ayat Al-Kursi. Setiapnya (masing-masing) dibaca 70 kali, Dan diminum pada pagi dan petang selama tujuh hari.
Demi Dzat yg mengutuskanku dengan yang benar sebagai seorang nabi, kata Rasulullah : Sesungguhnya malaikat jibril telah menyatakan kepadaku:
Barang siapa yang meminum air ini niscaya Allah akan menghilangkan semua penyakit yang ada dalam tubuhnya dan menyembuhkan dari segala penyakit yang ada. Dan barangsiapa yang memberi air itu untuk istrinya dan tidur bersama istrinya niscaya istrinya akan hamil dengan izin Allah swt. Dan air tersebut juga dapat menyembuhkan dua mata yang sakit, menghilangkan penyakit sihir, dan menghilangkan dahak dan menghilangkan sakit dada, gigi, pencernaan, sembelit, dan kencing yang tidak lancar.
Dan juga tidak dibutuhkan kepada membekam, serta masih banyak faedah-faedahnya yang lain tidak terhingga kecuali oleh Allah Subhanahu wa Ta'ala.

www.hanapibani.com
(Sumber: Kitab An Nawadir, halaman ; 194 karya Syekh Syihabuddin bin Salamah Al-Qulyuby )

 Cara simpelnya begini:


Sekali buat ambil sekalian air hujan yang kiranya cukup untuk di minum pagi sore selama 7 hari.

Al-fatihah70x
Al ikhlas70x
Al falaq 70x
An nas 70x
Ayat kursi 70x

 Setelah itu baca doa ini:

اللّهُمَّ رَبَّ النَّاسِ أَذهِبِ البَأسَ اشف (...) أَنتَ الشَّافِيء لَا شِفَاءَ إِلَّا شِفَاوءُكَ شِفَاءً لَا يُغَادِرُ سَقَمًا

Allahumma robban naas Adzhibil ba’sa
Isyfi … ( sebut nama orang yang sakit ) Antasy syaafi
Laa syifaa’a illaa syifaauka
syifaa-an laa yughoodiru saqoman 7x

Arti:
Wahai Allah Tuhan manusia
Hilangkanlah rasa sakit ini
Sembuhkanlah … sakitku atau sakitnya (fulan bin/binti fulan)
Engkaulah Yang Maha Penyembuh, Tidak ada kesembuhan yang sejati kecuali kesembuhan yang datang dari-Mu. Yaitu kesembuhan yang tidak meninggalkan komplikasi rasa sakit dan penyakit lain.
Baca selengkapnya ...

12 January 2020

Nadiem Larang Penggunaan Kantong-Kemasan Plastik di Kemendikbud

www.hanapibani.com

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim mengeluarkan surat edaran terkait pelarangan penggunaan kemasan air minum berbahan plastik sekali pakai dan kantong plastik di lingkungan Kemendikbud. Edaran dikeluarkan dalam rangka memerangi sampah plastik.

"Dalam rangka pelaksanaan komitmen Pemerintah Indonesia untuk memerangi sampah plastik," kata demikian bunyi edaran Mendikbud seperti dilihat, Sabtu (11/1/2020).


Surat Edaran Nomor 12 Tahun 2019 itu diteken Nadiem pada 26 November 2019. Surat edaran tersebut ditujukan kepada seluruh direktur jenderal, inspektur jenderal, seluruh kepala badan, seluruh pimpinan unit utama, seluruh kepala pusat, seluruh sekretariat Lembaga Sensor Film, serta seluruh kepala unit pelaksana teknis di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Berikut isi surat edaran pelarangan plastik tersebut:

1. Tidak menggunakan bahan-bahan yang dapat menimbulkan sampah, seperti piring, gelas, kemasan air minum berbahan plastik sekali pakai, dan/atau kantong plastik di lingkungan kerja masing-masing.

2. Di dalam pelaksanaan rapat, sosialisasi, pelatihan, dan kegiatan sejenis di kantor tidak menggunakan pembungkus makanan/kemasan minuman plastik.

3. Menyediakan dispenser dan/atau teko air minum dan gelas minum di setiap ruang kerja atau ruang pertemuan atau ruang rapat atau aula.


4. Meningkatkan penggunaan peralatan makan dan minum yang terbuat dari kaca, melamin, keramik, dan rotan antara lain dengan membiasakan penggunaan botol minum atau tumbler sebagai alat minum dan membawa alat makan pribadi.

5. Meningkatkan penggunaan kantong yang dapat digunakan kembali atau reusable bag dalam aktivitas jual beli di area kantin kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

6. Mengurangi penggunaan spanduk, backdrop, baliho, dan media iklan lainnya yang berbahan plastik pada kegiatan rapat, sosialisasi, pelatihan, dan kegiatan sejenis lainnya.

7. Pimpinan unit kerja melakukan sosialisasi terhadap larangan penggunaan kemasan air minum berbahan plastik sekali pakai dan/atau kantong plastik di unit kerja masing-masing.




Baca selengkapnya ...

11 January 2020

Ketentuan Pelaksanaan Ujian-ujian pada Madrasah

www.hanapibani.com

Nomor : B-87/Dj.I/Dt.I.I/PP.00/01/2020
Lamp.  : -
Hal.     : Ketentuan Pelaksanaan Ujian-ujian pada Madarasah

Kepada Yth.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi

Up. Kepala Bidang Pendidikan Madrasah/Pendidikan Islam
di-Seluruh Indonesia

Dalam rangka kelancaran pelaksanaan ujian-ujian pada satuan pendidikan madrasah jenjang Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Madrasah Aliyah (MA), disampaikan hal-hal sebagai berikut;


  1. Pelaksanaan ujian nasional (UN) Tahun Pelajaran 2019/2020 jenjang MTs dan MA mengacu pada POS UN yang dikeluarkan oleh BSNP.
  2. Pelaksanaan ujian akhir madrasah berstandar nasional (UAMBN) Tahun Pelajaran 2019/2020 jenjang MTs dan MA mengacu pada POS UAMBN yang dikeluarkan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Islam.
  3. Ujian yang diselenggarakan oleh satuan pendidikan di madrasah pada jenjang MI, MTs dan MA merupakan penilaian yang diselenggarakan oleh madrasah. Organisasi profesi atau organisasi apapun diluar satuan pendidikan madrasah tidak memiliki kewenangan menyelenggarakan ujian yang diselenggarakan oleh satuan pendidikan di madrasah.
  4. Ujian yang diselenggarakan oleh satuan pendidikan bertujuan menilai pencapaian Standar Kompetensi Lulusan untuk semua mata pelajaran.
  5. Bentuk Ujian yang diselenggarakan oleh satuan pendidikan di madrasah pada jenjang MI, MTs dan MA mengacau pada pasal 5 Permendikbud Nomor 43 Tahun 2019 berupa portofolio, penugasan, tes tertulis dan/atau bentuk lain yang ditetapkan oleh satuan pendidikan berdasarkan Standar Nasional Pendidikan,
  6. Penyusunan kisi-kisi dan naskah soal ujian semester dan ujian yang diselenggarakan oleh satuan pendidikan di madrasah pada jenjang MI, MTs dan MA disusun oleh guru mata pelajaran masing-masing madrasah.
  7. Dalam hal di madrasah terdapat keterbatasan sumber daya untuk menjalankan butir 6, maka madrasah yang bersangkutan dapat melakukan sharing dengan madrasah lain pada forum KKG/MGMP untuk validasi naskah soal atau sharing pengetahuan dalam rangka memperlancar penyusunan soal oleh guru.
  8. Forum KKG/MGMP dan KKM dilarang mengkoordinir penyusunan naskah soal dan penggandaan naskah soal ujian semesteran dan ujian madrasah.
  9. Dianjurkan pelaksanaan ujian semesteran dan ujian madrasah berbasis komputer.
Demikian, atas perhatian dan kerjasama Saudara, di ucapkan terimakasih.
Wassalaamu'alaikum Wr. 


Direktur Jenderal
Direktur KSKK Madrasah, 


A. Umar

Tembusan
Yth. Direktur Jenderal Pendidikan Islam (sebagai laporan)
Baca selengkapnya ...

Download Juknis BOP RA dan BOS Madrasah 2020

www.hanapibani.com

Bantuan Operasional Pendidikan pada Raudhatul Athfal (selanjutnya disingkat BOP) dan Bantuan Operasional Sekolah pada Madrasah (selanjutnya disingkat BOS) mempunyai kontribusi penting terhadap peningkatan akses pendidikan di Indonesia. Hal ini ditandai dengan menurunnya jumlah anak putus sekolah (DO) dan meningkatnya jumlah anak kembali ke bangku sekolah. Dalam konteks madrasah, program BOS juga dinilai berhasil meningkatkan capaian AKP dan APM dalam tiga tahun terakhir. APK Madrasah pada tahun 2018 secara umum melampaui angka yang diterapkan dalam Renstra Pendidikan Islam Tahun 2015-2019. Capaian dan kontribusi terhadap APK Nasional (angka dalam kurung) Madrasah pada tahun 2018 berturut-turut adalah: MI 13,10% (12,07%), MTs 23,89% (26,47%), MA 10,40% (12,55%).

Namun demikian, alokasi anggaran BOS yang meningkat dari tahun ke tahun sejak 2005 secara umum belum mampu meningkatkan mutu pendidikan nasional secara signifikan, termasuk Madrasah. Hal ini setidaknya dapat di ukur melalui hasil penilaian internasional, seperti PISA dimana pada Tahun 2018 Indonesia masih menduduki urutan 74 dari 79 negara. Kesenjangan hasil belajar siswa juga masih terjadi di Madrasah swasta dan negeri. Data hasil UN misalnya menunjukkan menunjukkan rata-rata UN MA negeri adalah 46 sedangkan untuk MA swasta adalah 34, dan rata-rata UN MTs negeri adalah 50 sedangkan untuk MTs swasta adalah 47.


Oleh karena itu, kementerian Agama sejak tahun 2009 telah melakukan perubahan tujuan, pendekatan dan orientasi program BOP/BOS yang tidak hanya memfokuskan pada perluasan akses, melainkan juga memfokuskan pada peningkatan mutu madrasah. Dalam konteks ini, BOP/BOS diharapkan dapat menjadi salah satu instrumen efektif untuk peningkatan mutu pembelajaran.

Mengenai Petunjuk Teknis BOP RA dan BOS Madrasah silakan simak dibawah ini;




Untuk mendapatkan file di atas mengenai Download Juknis BOP RA dan BOS Madrasah 2020 silakan klik tulisan hijau dibawah ini;




Baca selengkapnya ...

Kisah Inspiratif tentang Seekor Ikan

www.hanapibani.com

Seorang santri sedang membersihkan aquarium Kyainya, ia memandang ikan arwana merah dengan takjub..
Tak sadar Kyainya sudah berada di belakangnya.. "Kamu tahu berapa harga ikan itu?". Tanya sang Kyai..

"Tidak tahu". Jawab si Santri..



"Coba tawarkan kepada tetangga sebelah!!". Perintah sang Kyai.

Ia memfoto ikan itu dan menawarkan ke tetangga..
Kemudian kembali menghadap sang Kyai. .
"Ditawar berapa nak?" tanya sang Kyai. .
"50.000 Rupiah Kyai". Jawab si Santri mantap..

"Coba tawarkan ke toko ikan hias!!". Perintah sang Kyai lagi..

"Baiklah Kyai". Jawab si santri. Kemudia ia beranjak ke toko ikan hias..

"Berapa ia menawar ikan itu?". Tanya sang kyai..

"800.000 Rupiah Kyai". Jawab si santri dengan gembira, ia mengira sang Kyai akan melepas ikan itu..

"Sekarang coba tawarkan ke Si Fulan, bawa ini sebagai bukti bahwa ikan itu sudah pernah ikut lomba". Perintah sang Kyai lagi..

"Baik Kyai". Jawab si Santri. Kemudian ia pergi menemui si Fulan yang dikatakan gurunya. Setelah selesai, ia pulang menghadap sang guru.

"Berapa ia menawar ikannya?".

"50 juta Rupiah Kyai".

Ia terkejut sendiri menyaksikan harga satu ikan  yang bisa berbed-beda..



"Nak, aku sedang mengajarkan kepadamu bahwa kamu hanya akan dihargai dengan benar ketika kamu berada di lingkungan yang tepat..".


"Oleh karena itu, jangan pernah kamu tinggal di tempat yang salah lalu marah karena tidak ada yang menghargaimu.. Mereka yang mengetahui nilai kamu itulah yang akan selalu menghargaimu..".

كُلُّنَا اَشْخَاصٌ عَادِيٌّ فِي نَظْرِ مَنْ لاَ يَعْرِفُنَا
Kita semua adalah orang biasa dalam pandangan orang-orang yang tidak mengenal kita.

وَكُلُّنَا اَشْخَاصٌ رَائِعُوْنَ فِى نَظْرِ مَنْ يَفْهَمُنَا
Kita adalah orang yang menarik di mata orang yang memahami kita.
وَكُلُّنَا اَشْخَاصٌ مُمَيِّزُوْنَ فِى نَظْرِ مَنْ يُحِبُّنَا
Kita istimewa dalam penglihatan orang-orang yang mencintai kita.

وَكُلُّنَا اَشْخَاصٌ مَغْرُوْرُوْنَ فِى نَظْرِ مَنْ يَحْسُدُنَا
Kita adalah pribadi yang menjengkelkan bagi orang yang penuh kedengkian terhadap kita.

وَكُلُّنَا اَشْخَاصٌ سَيِّئُوْنَ فِى نَظْرِ مَنْ يَحْقِدُ عَلَيْنَا
Kita adalah orang-orang jahat di dalam tatapan orang-orang yang iri akan kita.

لِكُلِّ شَخْصٍ نَظْرَتُهُ، فَلاَ تَتْعَبْ نَفْسَكَ لِتُحْسِنَ عِنْدَ الآخَرِيْنَ
Pada akhirnya, setiap orang memiliki pandangannya masing masing, maka tak usah berlelah-lelah agar tampak baik di mata orang lain.

يَكْفِيْكَ رِضَا اللّٰهُ عَنْكَ ، رِضَا النَّاسِ غَايَةٌ لاَ تُدْرَك
Cukuplah dengan ridha Allah bagi kita, sungguh mencari ridha manusia adalah tujuan yang takkan pernah tergapai.

وَرِضَا اللّٰهُ غَايَةٌ لاَ تُتْرَك ، فَاتْرُكْ مَا لاَ يُدْرَكْ ، وَاَدْرِكْ مَا لاَ يُتْرَكْ
Sedangkan Ridha Allah, destinasi yang pasti sampai, maka tinggalkan segala upaya mencari keridhaan manusia, dan fokus saja pada ridha Allah . ان شاء الله



Baca selengkapnya ...

10 January 2020

Pengumuman Hasil Seleksi Akademik Calon Peserta PPG 2019

www.hanapibani.com

Assalaamu'alaikum Sahabat www.hanapibani.com

Berdasarkan hasil pelaksanaan seleksi akademik calon peserta Pendidikan Profesi Guru (PPG) Tahun 2019, maka dengan ini disampaikan beberapa hal sebagai berikut;



  1. Peserta seleksi akademik yang dinyatakan lulus adalah peserta dengan nilai minimal 55.
    Penjelasan lebih lanjut mengenai nilai masing-masing peserta dapat dilihat pada lampiran surat ini atau akun SIAGA guru masing-masing.
  2. Peserta pada sesi I tanggal 4 November 2019 yang belum menyelesaikan jawaban karena kendala server mendapat penambahan nilai berdasarkan pertimbangan jumlah soal yang belum terjawab dan prosentasie kebenaran soal yang sudah terjawab;
  3. Peserta yang dinyatakan lulus diurutkan berdasarkan nilai yang diperoleh dengan urutan dimulai dari nilai yang tertinggi;
  4. Peserta PPG pada Tahun 2020 di urutkan  berdasarkan urutan berdasarkan urutan prioritas sebagai berikut;
    a. Peserta PLPG 2017 yang dinyatakan tidak lulus;
    b. Peserta seleksi akademik Tahun 2018 yang belum mengikuti PPG 2019;
    c. Peserta seleksi akademik Tahun 2019;
    d. Urutan prioritas peserta PPG dapat dilihat pada akun SIAGA masing-masing.
  5. Pembiayaan pelaksanaan PPG dapat berupa:
    a. Biaya pendidikan peserta yang ditanggung oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Islam pada Tahun 2020 hanya tersedia untuk + 1000 guru;
    b. Peserta yang masuk urutan prioritas di atas 1000 akan mendapat kesempatan menjadi peserta pengganti jika peserta prioritas 1000 ada yang mengundurkan diri. Penetapan peserta pengganti tetap menggunakan prioritas;
    c. Pemerintah Daerah yang bersedia membiayai guru asal daerah yang bersangkutan, maka guru tersebut akan dikeluarkan dari urutan prioritas dan selanjutnya Pemerintah Daerah melakukan kerjasama dengan LPTK yang ditunjuk oleh Direktorat Pendidikan Agama Islam sebagai penyelenggara PAI.
    d. Mekanisme lebih lanjut mengenai pembiayaan pendidikan akan kami informasikan kemudian.
Untuk cek nilai beserta hasil kelulusan silakan lihat dibawah ini;
Untuk mendapatkan file di atas mengenai Pengumuman Hasil Seleksi Akademik Calon Peserta PPG 2019 silakan klik tulisan hijau dibawah ini;



Baca selengkapnya ...

Translate

Artikel Terbaru

MAN 2 Pekanbaru Raih Perak dan Perunggu Kompetisi Riset Internasional

Prestasi internasional kembali diukir siswa madrasah. Adalah siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kota Pekanbaru yang berhasil menggon...

Powered by BeGeEm - Designed Template By HANAPI