Breaking News
Tampilkan postingan dengan label NU. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label NU. Tampilkan semua postingan

18 Februari 2026

Niat Menyambut Bulan Ramadhan


hanapibani.com


السلام عليكم و رحمة الله و بركاته

بسم الله و الحمد لله
اللهم صل و سلم على سيدنا محمد و على أله
 و صحبه أجمعين

Salam Sahabat Hanapi Bani.

💥💥💥💥💥💥💥💥💥💥💥💥💥💥

نِيَّةُ رَمَضَان لِسَيِّدِيْ الحَبِيْب أَبِيْ بَكْرِ العَدْنِيْ ابْنِ عَلِيْ المَشْهُوْر

Niat menyambut bulan Ramadhan oleh Al-Habib Abubakar Al Adni Al-Masyhur.

Beliau dikenal sebagai mufakkir atau pemikir dikarenakan kecerdasan intelektualnya mengenai peradaban zaman yang melampaui pemikir lainnya. Keuletannya dalam menuntut ilmu bisa terlihat dari karyanya yang beliau namai dengan Fiqh Tahawwullat.

Nama lengkap beliau ialah Al-Habib Abu Bakar bin Ali bin Abu Bakar bin Alawi bin Abdurrahman bin Abu Bakar bin Muhammad bin Alawi bin Muhammad Al-Masyhur bin Ahmad bin Muhammad bin Ahmad Syihab bin Abdurrahman bin Ahmad Syihabuddin bin Abdurrahman bin Ali bin Abu Bakar As-Sakran bin Al-Imam Al-Qutb As-segaf Syaikh Muhammad Maula Ad-Abdurrahman bin Dawilah bin Syaikh Ali Shohibud Dark bin Al-Imam Alwi Al-Ghuyur bin Al-Imam Al-Faqih Al-Muqaddam dan terus melantas kepada Baginda Nabi Muhammad Saw.

Habib Abu Bakar merupakan cendekiawan muslim yang berasal dari bumi sejuta wali, Hadramaut-Yaman. Kiprahnya dalam berdakwah telah masyhur di berbagai penjuru negeri, baik di Timur Tengah maupun di Eropa. Beliau dilahirkan di lembah Ahwar yang terletak di provinsi Aden, pada tahun 1366 H / 1947 M.

Ditempa Ilmu Syariat sejak Dini

Sejak belia, beliau dididik ilmu syariat agama oleh kedua orang tuanya. Tak heran jika dirinya mampu menghafal seluruh isi Al-Qur'an di masa muda. Beliau sudah bertalaqqi ke berbagai guru ternama di zamannya, baik di Aden maupun di Hadramaut. Bahkan, sejak usia 14 tahun, dirinya telah mendapatkan mandat dari sang ayah untuk menyampaikan khotbah Jumat di masjid-masjid sekitar.

Keberhasilan Habib Abu Bakar tak luput dari peranan kedua orang tuanya. Merekalah yang telah membangun karakter Habib Abu Bakar hingga menjadi figur ternama seperti sekarang.

Dalam tuturnya dia mengakui, "Keseluruhan hidupku tak terlepas dari peran orang tuaku, ayah dan ibuku. Ayahku sosok yang sangat disiplin mengatur waktu. Baginya, pendidikan dan ahlak adalah prioritas utama. Dia selalu memertamakan perihal ukhrawi dan mengesampingkan perihal duniawi. Acap kali aku menangis setiap mendengarkan lantunan Al-Qur'an yang ia baca pada sepertiga malam."

Beranjak ke usia remaja, Habib Abu Bakar meneruskan pendidikan formalnya di Universitas Aden, dengan mengambil prodi Bahasa Arab. Tak lama setelah kelulusannya, negeri Yaman tak bersahabat, sebab banyak terjadi kekacauan dan fitnah yang dilakukan oleh pihak-pihak tak bertanggung jawab. Menyikapi hal ini, akhirnya beliau beserta keluarga memutuskan untuk hijrah ke negeri Hijaz.

Berguru kepada Habib Abdul Qadir Assegaf

Sesampainya ke negeri Hijaz, terbesit dalam hati dan pikirannya untuk melanjutkan pendidikannya ke Universitas Al-Azhar. Demikian itu karena Al-Azhar merupakan pusat berhimpunnya keilmuan dari berbagai penjuru dunia. Namun, selepas Habib Abu Bakar mengungkapkan hasratnya kepada orang tua, dirinya malah mendapat penolakan, dan mereka menyarankan agar dirinya melazimi kepada Habib Abdul Qadir bin Ahmad Assegaf.

Sejak saat itu, Habib Abu Bakar merasakan irtibat (hubungan) yang kuat dengan sang murabbi. Ia memperoleh curahan ilmu lahir sekaligus ilmu batin. Baginya Habib Abdul Qadir Assegaf adalah figur ulama yang patut dijadikan sebagai suri tauladan di akhir zaman.

Setelah menjadi tokoh ternama di jazirah Arab, Habib Abu Bakar kembali ke negeri kelahirannya Hadramaut. Beliau menetap di daerah yang bernama Husaisah, kota mati yang menjadi tempat disemayamkannya kakek moyang para habaib (keturunan Rasulullah Saw) di Hadramaut, ialah Imam Ahmad Al-Muhajir bin Isa.

Habib Abu Bakar mendirikan rubat Al-Muhajir yang kemudian berkembang pesat dan diubah menjadi Universitas Al-Wasathiyyah pada tahun 2010. Sebab didirikannya lembaga tersebut semata-mata demi memenuhi perintah Nabi yang disampaikan kepadanya melalui mimpi. Tentunya hal ini tak bertolak belakang dengan fakta yang ada, karena barang siapa yang pernah melihat Nabi, sungguh ia telah melihat-Nya, dan hal tersebut dikhususkan bagi mereka yang memiliki hati bersih.

Letak perbukitan Husaisah berada sekitar 20 km dari kota Tarim, sistem pembelajaran di lembaga ini pun masih menganut dan mempertahankan metode ulama-ulama Hadramaut, yaitu talaqqi. Bagi mereka yang memilih sistem kuliah, maka ia akan lebih ditekankan kepada ilmu syariat dan hadits. Beda halnya dengan sistem rubat, yang dominan lebih cenderung membebaskan santri untuk menghadiri halaqah-halaqah di sekitar kota Tarim.

Aktif Menulis Kitab

Sanad keilmuan Habib Abu Bakar tak terhenti hanya kepada ulama Hadramaut dan Hijaz saja. Lebih dari itu, beliau telah melancong ke berbagai negeri seperti Mesir, Syam, Yordania hanya untuk mendapatkan sanad keilmuan dari ulama-ulama tersohor di sana.

Mahakarya yang terlahir dari tulisan beliau sangatlah banyak, kegigihannya dalam mengabdi kepada umat menyerupai para salafus salih. Bagaimana tidak? Karya-karyanya saja sudah mencapai 150 lebih yang mencakup berbagai disiplin ilmu, seperti fikih, sejarah, sastra, jurnalistik, dakwah, kebudayaan, metodologi dll.

Habib Abu Bakar dan Fiqh Tahawwulat

Popularitas Habib Abu Bakar dan ilmu Fiqh Tahawwulat merupakan hal yang tak asing di kalangan para cendekiawan Islam di timur tengah. Fiqh Tahawwulat ialah keyakinan bahwa mengetahui tanda-tanda hari kiamat merupakan rukun agama ke-4.

Dalam hal ini, beliau bertolak belakang dengan opini mayoritas ulama yang mengatakan rukun agama ada tiga (Iman, Islam, dan Ihsan). Meski begitu, ideologi dan ijtihad Habib Abu Bakar tidak menjadikannya keluar dari agama Islam, karena tidak setiap perbedaan dalam syariat menunjukan adanya kekufuran.

Lantas, hal apa yang mendasari Habib Abu Bakar sehingga berpendapat dan mengambil kesimpulan bahwa rukun agama ada 4, dan yang ke-4 ialah mengetahui tanda-tanda kiamat?

Jawabnya ialah karena beliau mengambil dalil dari hadits Jibril, yaitu hadits pertama yang termaktub pada Hadits Arbain Nawawi. Singkatnya, seusai malaikat Jibril bertanya perihal Iman, Islam, dan Ihsan kepada Nabi, Jibril kembali bertanya mengenai kapan hari kiamat. Lalu Nabi menjawab, "Yang ditanya tidak lebih mengetahui daripada yang bertanya!" kemudian Jibril melanjutkan pertanyaannya, "Lantas apakah tanda-tanda dari kiamat itu sendiri?" sontak Nabi pun langsung menjelaskan tanda-tanda kiamat.

Demikianlah dalil yang menjadi sandaran Habib Abu Bakar, sehingga berkeyakinan bahwa mengetahui tanda-tanda kiamat adalah hal yang lazim, karena ia termasuk rukun agama. Dari sini kita bisa melihat, bahwa keluasaan cara berfikirnya melampaui pemikir cendekiawan mana pun di era modern sekarang.

Manfaat lahirnya istilah Fiqh Tahawwulat ialah membuktikan kebenaran hadits Nabi perihal munculnya tanda-tanda kiamat di akhir zaman. Fiqh Tahawwulat tidak terlahir begitu saja, namun terlahir setelah mengkaji dan menelaah tasfir ayat-ayat Al-Qur'an, Sunnah Nabi, serta Atsar para sahabat.

Demikian paparan biografi cendikiawan Islam era modern Habib Abu Bakar Al-Adni bin Ali Mashyur, kiprahnya dalam dunia keilmuan Islam telah memberikan banyak manfaat terhadapa umat.

Kini, beliau bertempat tinggal di Jeddah-Arab Saudi, walau begitu beliau tetap memimpin lembaga pendidikan yang didirikannya di Hadramaut, serta tetap meneruskan estafet dakwah Nabi via seminar, surat kabar, televisi-televisi internasional dll. 

Jika ingin mengetahui lebih lanjut tentang Habib Abu Bakar, maka kita bisa mengunjungi situs resminya di sini.

Berikut adalah niat yang diajarkan oleh beliau dalam menyambut Bulan Ramadhan;


www.hanapibani.com


نَوَيْنَا مَانَوَاهُ النَّبِيُ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَالسَلَفُ الصَّالِحُ مِنْ آلِ البَيْتِ الكِرَامِ وَالصَّحَابَه الأَعْلَام

Kami niat sebagaimana niat Nabi SAW dan para salafuna shalih dari para ahlulbait nabi yang mulia dan para sahabat yang agung

www.hanapibani.com


وَنَوَيْنَا القِيَامَ بِحَقِّ الصِيَامِ عَلَى الوَجْهِ الَّذِيْ يُرْضِي المَلِكُ العَلاَّم

Kami niat melaksanakan puasa dengan sesempurna mungkin yang membuat ridho raja semesta alam Allah SWT

www.haanpibani.com


وَنَوَيْنَا المُحَافَظَةَ عَلَى القِيَامِ وَحِفْظِ الجَوَارِحِ عَنِ المَعَاصِي وَالآثَامِ

Kami niat menjaga sholat tarawih dan menjaga angota badan dari segala maksiat dan dosa

www.hanapibani.com


وَنَوَيْنَا تِلَاوَةَ القُرْآنِ وَكَثْرَة الذِكْرِ وَالصَّلَاةُ وَالسَّلاَمُ عَلَى سَيِّدِ الأَنَامِ وَنَوَيْنَا تَجَنُّبَ الغِيْبَةِ وَالنَمِيْمَةِ وَالكَذِبِ وَأَسْبَابِ الحَرَامِ

Kami niat rutin membaca alqur'an dan banyak berdzikir serta sholawat pada nabi muhammad pemimpin manusia dan menjauhi ghibah, adu domba , berdusta dan segala hal yang menyebabkan perkara yang haram dan dosa

www.hanapibani.com

وَ نَوَيْنَا إِجْتِنَابَ الْغِيْبَةِ وَالنَّمِيْمَةِ وَالْكَذِبِ وَأَسْبَابِ الْحَرَامِ
Kami berniat menjauhi ghibah, adu domba, berbohong dan penyebab perkara-perkara yang diharamkan.

www.hanapibani.com


وَنَوَيْنَا كَثْرَةَ الصَّدَقَاتِ وَمُوَاسَاةِ الأَرَامِلِ وَالفُقَرَاءِ وَالأَيْتَامِ

Kami niat banyak bersodaqoh dan menyantuni para janda janda ,orang-orang fakir juga anak anak yatim

www.hanapibani.com


وَنَوَيْنَا كَمَالَ الإِلْتِزَامِ بِآدَابِ الإِسْلَامِ وَالصَّلاةِ فِي الجَمَاعَةِ فِي أَوْقَاتِهَا بِانْتِظَامِ

Kami niat menjaga dengan sebaik baiknya akhlak-akhlak yang di ajarkan dalam agama islam serta menjaga sholat jama'ah tepat pada waktunya dengan sempurna

www.hanapibani.com


وَنَوَيْنَا كُلَّ نِيَّةِ صَالِحَةٍ نَوَاهَا عِبَادُ اللهِ الصَّالِحُوْنَ فِي العَشْرِ الأَوَائِلِ وَالأَوَاسِطِ وَالأَوَاخِرِ وَلَيْلَةِ القَدْرِ فِي سَائِرِ اللَيَالِي وَالأَيَّامِ

kami niat dengan semua niat niat baik yang telah di niatkan para sholihin di 10 pertama , 10 kedua serta 10 terakhir dan malam lailatul qodar juga di setiap malam dan harinya.

Silahkan di share-Bagikan semoga bermanfaat untuk menambah khazanah keilmuan kita.


Cek BAJU KOKO BATIK EMAS LENGAN PENDEK BUSANA MUSLIM SERAGAM HADROH HILWA AZAHIR ARKACOLLECTION dengan harga Rp47.405. Dapatkan di Shopee sekarang! https://shope.ee/7UslQ1xnEW?share_channel_code=1

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan tentang "Niat Menyambut Bulan Ramadhan", semoga bermanfa'at. 

Terimakasih atas kunjungannya, mohon doa' agar kami sekeluarga diberikan kesehatan dan blog ini terus berkembang serta berguna bagi semua orang.
Memberi manfa'at baik di dunia maupun di akhirat.

Untuk mendapatkan pemberitahuan langsung mengenai artikel terbaru di facebook dari website ini silakan klik suka pada halaman kami  HANAPI BANI 

atau gabung Group kami;

Youtube ;(Klik DISINI)
WA 1 ; (Klik DISINI)
WA 2 ; (Klik DISINI)
WA 3 ; (Klik DISINI)
WA 4 ; (Klik DISINI)

WA 5 ; (Klik DISINI)
WA 6 ; (Klik DISINI)
WA 7 ; (Klik DISINI)
WA 8 ; (Klik DISINI)
WA 9 ; (Klik DISINI)
WA 10 ; (Klik DISINI)
WA 11 ; (Klik DISINI)
WA 12 ; (Klik DISINI)
WA 13 ; (Klik DISINI)
WA 14 ; (Klik DISINI)
WA 15 ; (Klik DISINI)
WA 16 ; (Klik DISINI)
Pengumuman WA #1 ;(Klik DISINI)
Pengumuman WA #2 ;(Klik DISINI)
Telegram ; (Klik DISINI)
Bip ; (Klik DISINI)
Halaman FB 
(Klik DISINI)

و صلى  الله على سيدنا محمد و على أله
 و صحبه و سلم أجمعين
ثم السلام عليكم و رحمة الله و بركاته

Protected by Copyscape 

Baca selengkapnya ...

07 Juli 2024

Istikmal, LF PBNU Umumkan 1 Muharram 1446 H Jatuh pada Senin, 8 Juli 2024

hanapibani.com


السلام عليكم و رحمة الله و بركاته

بسم الله و الحمد لله
اللهم صل و سلم على سيدنا محمد و على أله
 و صحبه أجمعين

Salam Sahabat Hanapi Bani.

💥💥💥💥💥💥💥💥💥💥💥💥💥💥

Lembaga Falakiyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LF PBNU) mengumumkan bahwa awal bulan Muharram 1446 H jatuh pada Senin, 8 Juli 2024, mulai dari Ahad malam sebelumnya, 7 Juli 2024.

"Awal bulan Muharram 1446 H bertepatan dengan Senin Legi, 8 Juli 2024 M (dimulai dari malam Senin) berdasarkan istikmal (bulan sebelumnya digenapkan menjadi 30 hari)," demikian tertulis dalam Pengumuman Nomor: 045l6/LF–PBNU/VII/2024 yang dikeluarkan pada Ahad, 6 Juli 2024.

Keputusan ini diambil berdasarkan hasil istikmal karena tidak ada laporan tentang terlihatnya hilal pada Sabtu, 29 Dzulhijjah 1445 H, yang bertepatan dengan 6 Juli 2024 M.

"Rukyatul hilal telah dilakukan pada Sabtu Wage, 29 Dzulhijjah 1445 H / 6 Juli 2024 M. Laporan dari berbagai lokasi yang menyelenggarakan rukyatul hilal tercantum dan semuanya tidak melihat hilal," demikian pernyataan dalam pengumuman tersebut.

LF PBNU menyampaikan terima kasih atas kontribusi dan partisipasi Nahdliyin dalam pelaksanaan rukyatul hilal ini.

LF PBNU juga meminta seluruh jajaran Lembaga Falakiyah di tingkat wilayah dan cabang di seluruh Indonesia untuk menyebarluaskan pengumuman ini.

"Diharapkan seluruh jajaran untuk berperan aktif dalam menyampaikan pengumuman awal bulan Muharram 1446 H ini kepada warga Nahdlatul Ulama, khususnya para pengurus di wilayah dan cabang masing-masing," tambah pengumuman tersebut.

Sebagai informasi, pada Sabtu Wage, Juli 2024 M, hilal akhir Dzulhijjah 1445 H berada pada ketinggian 4 derajat 10 menit 04 detik dengan elongasi 7 derajat 43 menit 48 detik, dan lamanya hilal terlihat di atas ufuk adalah 20 menit 25 detik. Ijtima (konjungsi) terjadi pada Sabtu Wage, 6 Juli 2024 M, pukul 05:56:58 WIB.

Hilal berada pada posisi 27 derajat 33 menit 14 detik utara titik barat dengan kedudukannya pada 4 derajat 54 menit 33 detik utara Matahari dan miring ke utara. Sementara itu, posisi Matahari saat terbenam adalah 22 derajat 38 menit 41 detik utara titik barat.

Data ini dihitung berdasarkan markaz Jakarta Gedung PBNU Jalan Kramat Raya Jakarta Pusat (koordinat 6º 11’ 25” LS 106º 50’ 50” BT) menggunakan metode falak (hisab) tahqiqi tadqiki ashri kontemporer khas Nahdlatul Ulama.

Ketinggian hilal terendah tercatat di Kota Merauke, Provinsi Papua Selatan, dengan tinggi hilal 2 derajat 56 menit, elongasi 6 derajat 54 menit, dan lama hilal di atas ufuk selama 14 menit 42 detik.

Sedangkan ketinggian hilal terbesar ditemukan di Kota Lhoknga, Provinsi Aceh, dengan tinggi hilal mencapai 5 derajat 33 menit, elongasi 8 derajat 09 menit, dan lama hilal di atas ufuk selama 25 menit 46 detik.

Data tersebut menunjukkan hilal telah berada di atas ufuk dan memenuhi kriteria imkanur rukyah, kecuali di Merauke. Hal ini dikarenakan tinggi hilal telah melebihi 3 derajat dan elongasi sudah lebih dari 6,4 derajat.

hanapibani.com



Cek Gamis wanita muslimah terbaru Inara Maxy Dress Bahan Cringkle Airflow Tebal Mix Mutiara Payet Gamis Simple Elegan dan murah dengan harga Rp74.400. Dapatkan di Shopee sekarang! https://s.shopee.co.id/7UvpExL4E4?share_channel_code=1

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan tentang "Istikmal, LF PBNU Umumkan 1 Muharram 1446 H Jatuh pada Senin, 8 Juli 2024", semoga bermanfaat.
 

Terimakasih atas kunjungannya, mohon doa' agar kami sekeluarga diberikan kesehatan dan blog ini terus berkembang serta berguna bagi semua orang.
Memberi manfa'at baik di dunia maupun di akhirat.

Untuk mendapatkan pemberitahuan langsung mengenai artikel terbaru di facebook dari website ini silakan klik suka pada halaman kami  HANAPI BANI 

atau gabung Group kami;

Youtube ;(Klik DISINI)
Instagram ; (Klik DISINI)
Telegram ; (Klik DISINI)
Bip ; (Klik DISINI)
Halaman FB 
(Klik DISINI)

WA 1 ; (Klik DISINI)
WA 2 ; (Klik DISINI)
WA 3 ; (Klik DISINI)
WA 4 ; (Klik DISINI)

WA 5 ; (Klik DISINI)
WA 6 ; (Klik DISINI)
WA 7 ; (Klik DISINI)
WA 8 ; (Klik DISINI)
WA 9 ; (Klik DISINI)
WA 10 ; (Klik DISINI)
WA 11 ; (Klik DISINI)
WA 12 ; (Klik DISINI)
WA 13 ; (Klik DISINI)
WA 14 ; (Klik DISINI)
WA 15 ; (Klik DISINI)
WA 16 ; (Klik DISINI)
Pengumuman WA #1 ;(Klik DISINI)
Pengumuman WA #2 ;(Klik DISINI)

و صلى  الله على سيدنا محمد و على أله
 و صحبه و سلم أجمعين
ثم السلام عليكم و رحمة الله و بركاته

Protected by Copyscape


Baca selengkapnya ...

10 Maret 2024

Ini Data Falakiyah PBNU soal Awal Ramadhan 1445 H


السلام عليكم و رحمة الله و بركاته

بسم الله و الحمد لله
اللهم صل و سلم على سيدنا محمد و على أله
 و صحبه أجمعين

Salam Sahabat Hanapi Bani.

💥💥💥💥💥💥💥💥💥💥💥💥💥💥

Lembaga Falakiyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LF PBNU) mengeluarkan data hilal awal Ramadhan 1445 H pada Ahad, 29 Sya'ban 1445 H yang bertepatan dengan 10 Maret 2024 M.

Dirilis dari laporan "Hilal Awal Ramadhan 1445 H", data LF PBNU meliputi ketinggian hilal, elongasi, waktu ijtima', lama hilal, keadaan dan kedudukan hilal, letak hilal, hingga matahari.  

1. Ketinggian hilal

Tinggi hilal mari'e atau irtifa'a adalah busur yang ditarik tegaklurus dari ufuk toposentrik (mar'ie) menuju titik zenith hingga tepat berujung di pusat cakram bulan.  

Tinggi hilal terkecil di Indonesia saat matahari terbenam pada Ahad, 29 Sya'ban 1445 H atau bertepatan 10 Maret 2024 M berada di Kota Jayapura, Provinsi Papua dengan tinggi -0 derajat 30 menit, sedangkan parameter hilal terbesar terjadi di Kota Lhoknga, Provinsi Aceh dengan tinggi 0 derajat 26 detik.

2. Elongasi

Elongasi adalah busur yang ditarik dari pusat cakram matahari secara langsung menuju ke pusat cakram bulan secara geosentrik (haqiqy).  

Elongasi terkecil di Indonesia saat matahari terbenam pada Ahad, 29 Sya'ban 1445 H atau bertepatan 10 Maret 2024, sebesar 2 derajat 16 menit di Kota Jayapura, Provinsi Papua dan sampai dengan 2 derajat 42 menit derajat di Kota Lhoknga, Provinsi Aceh.

3. Lama hilal

Lama hilal adalah lamanya hilal di atas ufuk mar'ie dari sejak terbenamnya matahari hingga terbenamnya bulan.

Adapun lama hilal di atas ufuk pada Ahad, 29 Sya'ban 1445 H atau bertepatan 10 Maret 2024, mulai 0 menit 0 detik di Jayapura, Papua sampai dengan lama hilal 4 menit 21 detik di Lhoknga, Aceh.

4. Ijtimak atau konjungsi

Ijtimak atau konjungsi bulan-matahari adalah sejajarnya matahari dan bulan dalam satu garis bujur ekliptika yang sama secara geosentrik (haqiqy), yakni jika ditinjau dari titik pusat bumi (bukan permukaan bumi). Kendati menempati bujur ekliptika yang sama, pada saat ijtima' kali ini tidak terjadi gerhana matahari karena kedua benda langit menempati garis lintang ekliptikanya masing-masing.  

Ijtimak bulan awal Ramadhan 1445 H ini terjadi pada Ahad Legi 10 Maret 2024 M pukul 16:00:50 WIB jika merujuk titik lokasi Gedung PBNU Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat dengan koordinat 6º 11' 25" LS 106º 50' 50" BT.

5. Kedudukan dan keadaan hilal

Kedudukan hilal adalah busur yang ditarik sejajar dari ufuk dari titik pangkal garis tinggi yang tegaklurus ufuk toposentrik menuju pusat cakram matahari hingga berujung di titik di mana pangkal garis irtifa' hilal berada pada saat matahari terbenam. Disebut juga as-simtu relatif Matahari dan hilal. Kedudukan hilal pada 10 Maret 2024 berada pada posisi 1 derajat 11 menit 27 detik utara matahari.  

Keadaan hilal adalah kemiringan sabit bulan sempurna. Jika berada di sebelah selatan matahari, maka kemiringan hilal adalah ke selatan, demikian sebaliknya. Keadaan hilal pada 10 Maret 2024 miring ke utara.

6. Letak matahari dan hilal

Letak Matahari adalah busur yang ditarik sejajar ufuk dari titik barat sejati ke titik pangkal garis tinggi yang tegaklurus ufuk toposentrik menuju pusat cakram matahari saat terbenam. Sementara letak hilal adalah busur yang ditarik sejajar ufuk dari titik Barat sejati ke titik di mana pangkal garis irtifa' hilal berada pada saat matahari terbenam. Disebut juga as-simtu matahari dan as-simtu hilal.  

Letak matahari pada 10 Maret 2024 berada pada 3 derajat 55 menit 36 detik utara titik barat, sedangkan letak hilal berada pada 5 derajat 07 menit 23 detik utara titik barat.


Cek PAKET USAHA 100RIBU DAPAT 7 KAOS MOTIF DISTRO | KAOS MURAH | KAOS PRIA | KAOS KONVEKSI dengan harga Rp95.000. Dapatkan di Shopee sekarang! https://shope.ee/5AU1U8O8hs?share_channel_code=1

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan tentang "Ini Data Falakiyah PBNU soal Awal Ramadhan 1445 H", semoga bermanfa'at. 

Terimakasih atas kunjungannya, mohon doa' agar kami sekeluarga diberikan kesehatan dan blog ini terus berkembang serta berguna bagi semua orang.
Memberi manfa'at baik di dunia maupun di akhirat.

Untuk mendapatkan pemberitahuan langsung mengenai artikel terbaru di facebook dari website ini silakan klik suka pada halaman kami  HANAPI BANI 

atau gabung Group kami;

Youtube ;(Klik DISINI)
WA 1 ; (Klik DISINI)
WA 2 ; (Klik DISINI)
WA 3 ; (Klik DISINI)
WA 4 ; (Klik DISINI)

WA 5 ; (Klik DISINI)
WA 6 ; (Klik DISINI)
WA 7 ; (Klik DISINI)
WA 8 ; (Klik DISINI)
WA 9 ; (Klik DISINI)
WA 10 ; (Klik DISINI)
WA 11 ; (Klik DISINI)
WA 12 ; (Klik DISINI)
WA 13 ; (Klik DISINI)
WA 14 ; (Klik DISINI)
WA 15 ; (Klik DISINI)
WA 16 ; (Klik DISINI)
Pengumuman WA #1 ;(Klik DISINI)
Pengumuman WA #2 ;(Klik DISINI)
Telegram ; (Klik DISINI)
Bip ; (Klik DISINI)
Halaman FB 
(Klik DISINI)

و صلى  الله على سيدنا محمد و على أله
 و صحبه و سلم أجمعين
ثم السلام عليكم و رحمة الله و بركاته

Protected by Copyscape 



Baca selengkapnya ...

Translate

Artikel Terbaru

Khutbah Jumat: Ghibah, Penyakit Masyarakat yang Wajib Dijauhi

السلام عليكم و رحمة الله و بركاته بسم الله و الحمد لله اللهم صل و سلم على سيدنا محمد و على أله  و صحبه أجمعين Salam Sahabat  Hanapi B...

Powered by BeGeEm - Designed Template By HANAPI