Breaking News

31 Maret 2022

Kumpulan Pantun Ucapan Marhaban ya Ramadhan 1443 H, Cocok Jadi Ucapan Selamat Menyambut Ramadhan 2022 di Medsos

Bulan Ramadhan tinggal menghitung hari dan inilah kumpulan pantun untuk ucapan selamat menyambut Ramadhan 2022 atau 1443 Hijriyah.

Salah satu dari kumpulan pantun Marahaban ya Ramadhan ini cocok dijadikan caption di media sosial atau dikirim langsung ke keluarga, teman, maupun rekan kerja.

Untuk menyambut bulan suci Ramadhan, mengucapkan Marhaban ya Ramadhan merupakan tradisi tersendiri kepada sesama umat muslim yang sedang mempersiapkan diri beribadah puasa Ramadhan.

Tradisi saling mengucapkan Marhaban ya Ramadhan telah dilakukan sejak dahulu sampai sekarang, baik hanya sekadar mengucapkan selamat berpuasa maupun permintaan maaf.

Salah satu cara mengucapkan selamat menyambut Ramadhan dengan unik, lucu, dan menarik adalah dengan menggunakan pantun ucapan yang singkat.

Inilah kumpulan pantun untuk menyambut Ramadhan 2022 atau 1443 Hijriyah.

1. Kembang melati sungguhlah indah
Ditengah taman jadi hiasan
Harum Ramadhan tercium sudah
Kalau ada salah mohon dimaafkan

2. Anak melayu mengail ikan
Perahu berlabuh di tengah lautan
Sambil menunggu datangnya Ramadhan
Pesan maaf kami sampaikan

3. Sungguh cantik gadis menawan
Air zam-zam dari Mekah
Marhaban ya Ramadhan
Bulan suci penuh berkah

4. Penat-penat rasanya badan
Langsung saja pergi diurut
Berbuka jangan kekenyangan
Berdiri sambil memegang perut

5. Sungguh harum daun pandan
Buah kurma dari Mekah
Marhaban ya Ramadhan
Bulan suci penuh berkah

6. Ke warung beli kelapa
Kelapa muda segar rasanya
Selamat berbuka puasa
Untuk sahabat di manapun berada

7. Makan sahur dengan ketan
Bapak langsung baca koran
Kolek, es buah, jus, semua dimakan
Sakit perut karena kekenyangan

8. Bubur dicampur ikan teri
Belum dimakan sungguh menggoda
Pada saat puasa nanti
Tisu basah disangka kelapa muda

9. Ke pasar minggu pagi-pagi
Perginya sama aliya
Bulan Ramadhan sudah datang lagi
Jangan lupa besok bangunin aku sahur ya

10. Ada sumur di rumah intan
Saya mau numpang mandi
Selaman menyambut bulan ramadhan
Jangan lupa puasa nanti

11. Binatang buas hidup dalam rimba
Kangguru hewan khas Australia
Tanpa terasa Ramadhan 2022 akan segera tiba
Siapkan diri jangan sibuk kejar dunia

12. Singgah di gubuk badab basah
Hujan turun mengharap berkah
Mencari rizki jangan lupa ibadah
Sambut Ramadhan dengan indah

13. Keliling pasar membeli batik
Capek jalan kaki naik delman
Jadilah pribadi yang lebih baik
Agar ibadah puasa bisa nyaman

14. Mekar indah bunga matahari
Menggoda lebah cari makanan
Ramadhan 2022 tiba persiapkan diri
Mari bertaubat meminta ampunan

15. Pergi bekerja menjelang siang
Kala bergadang ingat kesehatan
Puasa Ramadhan 2022 segera datang
Sesama kawan mari kita saling memaafkan

16. Kapal berlayar ditengah lautan
Hujan badai bukan hambatan
Salahku mohon kawan maafkan
Mari kita sambut bulan Ramadhan 2022

17. Rumput basah disirami embun pagi
Menanti mentari sinari kehangatan
Bulan penuh berkah tidak lama lagi
Mohon dimaafkan atas segala salah

18. Liburan tiba pergi wisata ke danau toba
Pemandangan indah menjelang senja
Musibah masih melanda Ramadhan tiba
Bersih hati itu bekal bukan stok belanja

19. Pria ganteng banyak cewek kenal
Cinta suci bukan sebab banyak harta
Tingkatkan ibadah perbanyak amal
Semoga Ramdhan menunggu kita

20. Keluar negeri menggunakan visa
Habis masa berlaku di deportasi
Bila tahun lalu ada hutang puasa
Ini saat yang tepat untuk melunasi

21. Lihat anak orang teringta anak sendiri
Lupa binik sendiri lirik binik tetangga
Bersihkan diri dari rasa dengki dan juga iri
Itu penyakit hati janganlah dipelihara

22. Dalam hutan banyak tumbuhan
Darat dan laut banyak makanan
Selamat bulan Ramadhan
Semoga dirantau ibadah nyaman

23. Garam dilaut asam di gunung
Dalam belangga ketemu juga
Selamat datang bulan yang agung
Tingkatkan amal hadiah surga

24. Duri tebal enak seperti durian
Semut menggumpal pada rambutan
Puasa datang latih kesabaran
Banyak amal dan membaca Al-qur’an

25. Rapi pakaian menutupi aurat
Yang cantik rupawan banyak yang suka
Lewat pantun saling meningat
Selamat menunaikan ibadah puasa

26. Jalan bersama ke pasar Jumat
Jangan lupa membeli pita
Puasa ramadhan semakin dekat
Mari kita sambut dengan suka cita

27. Manis-manis si buah kurma
Memang semanis rasa gula
Selamat berbuka puasa
Untuk engkau sekeluarga

28. Memang manis rasa gula
Tapi lebih manis rasa madu
Ku ucapkan selamat berbuka puasa
Untuk engkau yang ku rindu

29. Mau bikin kolak buah pisang
Jangan lupa santan dan gula
Buatmu yang selalu ku sayang
Selamat berbuka puasa

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan tentang "Link Cek Update Daftar Penetapan NIP CPNS dan NIP PPPK Guru Formasi Tahun 2021", semoga bermanfa'at. 

atau gabung Group kami;

Youtube ;(Klik DISINI)
WA 1 ; (Klik DISINI)
WA 2 ; (Klik DISINI)
WA 3 ; (Klik DISINI)
WA 4 ; (Klik DISINI)

WA 5 ; (Klik DISINI)
WA 6 ; (Klik DISINI)
WA 7 ; (Klik DISINI)
WA 8 ; (Klik DISINI)
WA 9 ; (Klik DISINI)
WA 10 ; (Klik DISINI)
WA 11 ; (Klik DISINI)
WA 12 ; (Klik DISINI)
Telegram ; (Klik DISINI)
Bip ; (Klik DISINI)
Halaman FB 
(Klik DISINI)

و صلى  الله على سيدنا محمد و على أله
 و صحبه أجمعين
ثم السلام عليكم و رحمة الله و بركاته
Protected by Copyscape
Baca selengkapnya ...

Kemenag Kembali Gelar Super Camp Peneliti Muda Madrasah

Bogor  --- Direktorat Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah, Ditjen Pendidikan Islam, Kementerian Agama, akan kembali menggelar Madrasah Young Researchers Super Camp (Myres) atau Super Camp Peneliti Muda Madrasah.

Direktur KSKK Madrasah M Ishom Yusqi mengatakan, Myres 2022 menjadi bagian dari upaya membekali siswa-siswi madrasah dengan berbagai kompetisi dan skill. Untuk mempersiapkan kegiatan tersebut, pihaknya menyusun Pedoman Penulisan Karya Ilmiah untuk Siswa Madrasah tahun 2022. 

"Kegiatan ini merupakan kegiatan awal sebelum diselenggarakannya Myres tahun ini. Pedoman penulisan karya ilmiah ini ditujukan untuk memberikan guidelines baku dalam penulisan karya ilmiah," tutur Ishom di Bogor, Kamis (31/3/2022).

Kasubdit Kesiswaan Direktorat KSKK Madrasah Nanik Pujiastutik menambahkan, penyusunan pedoman ini melibatkan para guru pendamping bidang riset dari sejumlah madrasah, baik dari Jawa maupun luar Jawa. Untuk tetap menjaga kualitas riset, Direktorat KSKK juga melibatkan sejumlah ahli dari BRIN (Badan Riset dan Inovasi Nasional), dan dosen dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, UIN Walisongo Semarang dan UIN Raden Mas Said Surakarta.

"Dalam acara ini, kami akan pertemukan gagasan dan pengalaman dari para guru pendamping dan para ahli, untuk memperbaiki pedoman penulisan karya ilmiah tahun lalu. Tujuannya agar kualitas riset anak-anak madrasah semakin baik. Pedoman inilah yang nantinya akan digunakan untuk Madrasah Young Researchers Super Camp atau Myres 2022," ungkap Nanik Pujiastutik.

Dalam pedoman ini, diatur seluruh tahapan proses penelitian/ Pertama,  awal penelitian yang meliputi apa itu penelitian, mengapa harus meneliti, mencari topik penelitian, merencanakan penelitian, bagaimana memulai penelitian, merumuskan masalah dan sebagainya. Kedua, tahap saat penelitian, mencakup: metode penelitian, pengumpulan data, analisis data dan sebagainya. Ketiga, akhir proses penelitian, terdiri atas: penyusunan laporan dan pengembangan laporan untuk dipublikasikan. 

“Dalam pedoman ini juga dijelaskan tentang kode etik penelitian,” ujar Nanik.

Nanik Pujiastutik berharap pedoman penulisan ini benar-benar relevan, update dan bisa dipahami oleh siswa madrasah khususnya peserta Myres di tingkat MTs dan MA. Rangkaian agenda Myres 2022 rencananya akan dimulai pada bulan Mei 2022.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan tentang "Kemenag Kembali Gelar Super Camp Peneliti Muda Madrasah", semoga bermanfa'at. 

atau gabung Group kami;

Youtube ;(Klik DISINI)
WA 1 ; (Klik DISINI)
WA 2 ; (Klik DISINI)
WA 3 ; (Klik DISINI)
WA 4 ; (Klik DISINI)

WA 5 ; (Klik DISINI)
WA 6 ; (Klik DISINI)
WA 7 ; (Klik DISINI)
WA 8 ; (Klik DISINI)
WA 9 ; (Klik DISINI)
WA 10 ; (Klik DISINI)
WA 11 ; (Klik DISINI)
WA 12 ; (Klik DISINI)
WA 13 ; (Klik DISINI)
Telegram ; (Klik DISINI)
Bip ; (Klik DISINI)
Halaman FB 
(Klik DISINI)

و صلى  الله على سيدنا محمد و على أله
 و صحبه أجمعين
ثم السلام عليكم و رحمة الله و بركاته

Protected by Copyscape  

Baca selengkapnya ...

Khutbah Jumat: 6 Persiapan Diri Menyambut Ramadhan


Salam Sahabat Hanapi Bani.

Untuk mencetak naskah khutbah Jumat ini, silakan klik logo download berwarna merah di bawah artikel ini. Semoga bermanfaat! 

Khutbah I

 

ألْحَمْدُلِلّٰهِ الَّذِيْ جَعَلَ شَهْرَ رَمَضَانَ غُرَّةَ وَجْهِ الْعَامِ. وَشَرَّفَ أَوْقَاتَهُ عَلَى سَائِرِ الأَوْقَاتِ، وَفَضَّلَ أَيَّامَهُ عَلَى سَائِرِ الأَيَّامِ، أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلٰهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ شهادَةَ مَنْ قَالَ رَبِّيَ اللهُ ثُمَّ اسْتَقَامَ، وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ أَفْضَلُ مَنْ صَلَّى وَصِامَ. اللّٰهُمَّ صَلِّ وسَلِّمْ علَى عَبْدِكَ وَرَسُوْلِكَ مُحَمّدٍ وعَلى آلِهِ وأَصْحَابِهِ هُدَاةِ الأَنَامِ وَمَصَابِيْحِ الظُّلاَمِ. أمَّا بعْدُ، فيَا أَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوا اللهَِ تَعَالَى بِفِعْلِ الطَّاعَاتِ وَتَرْكِ الأَثَامِ. فَقَالَ اللهُ تَعَالٰى فِيْ كِتَابِهِ الْكَرِيْمِ : أَعُوْذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ، بِسْمِ اللهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ يَاۤأَيُّهَا الَّذِيْنَ ءٰمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِيْنَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُوْنَ


Hadirin jamaah shalat Jumat rahimakumullah,
Marilah pada saat yang berbahagia ini, saya mengajak kita semua, untuk bersama-sama berusaha meningkatkan takwa kita kepada Allah SWT, yakni dengan senantiasa memperhatikan dengan sungguh-sungguh sekaligus melaksanakan dengan sebaik-baiknya apa yang menjadi perintah Allah SWT dan meninggalkan apa yang menjadi larangan-Nya, sehingga kelak kita termasuk ke dalam golongan hamba-hamba-Nya yang beruntung baik di dunia maupun di akhirat, amin, amin ya rabbal 'alamin.

 

Hadirin jamaah shalat Jumat rahimakumullah,
Sebentar lagi tamu kita yang mulia bernama bulan Ramadhan akan segera tiba. Tamu terhormat yang datang dengan membawa segudang peluang dan kesempatan emas bagi kita. Kenapa dikatakan demikian?
 

Tak lain karena di dalam bulan Ramadhan terkandung kemuliaan dan keistimewaan yang amat besar, yang tak bisa dijumpai pada bulan-bulan lainnya. Nilai ibadah dilipatgandakan, doa-doa dikabulkan, dosa diampuni, pintu surga dibuka, sementara pintu neraka ditutup. Ramadhan, tak ubahnya tamu agung yang selalu dinanti-nanti kedatangannya. Rugilah orang yang tidak dapat bertemu dengannya. Namun akan lebih rugi lagi bagi mereka yang menjumpainya tapi tidak mengambil sesuatu darinya, yakni dengan menggunakannya sebagai momen meningkatkan kualitas ibadah dan ketakwaan kita kepada Allah SWT.
 

Oleh karena itu, kita perlu mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya dalam rangka menyambut bulan yang penuh berkah tersebut, sehingga kita dapat memanfaatkannya secara maksimal untuk beribadah mendekatkan diri kepada Allah. Dengan demikian, apa yang menjadi tujuan akhir dari puasa Ramadhan ini, yakni derajat ketakwaan dapat kita raih. Untuk itulah, Rasulullah SAW tak lupa berpesan kepada umatnya ketika bulan Ramadhan datang - sebagaimana hadits yang diriwayatkan an-Nasa'i dari Abu Hurairah:

 

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: أَتَاكُمْ رَمَضَانُ شَهْرٌ مُبَارَكٌ فَرَضَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ عَلَيْكُمْ صِيَامَهُ تُفْتَحُ فِيهِ أَبْوَابُ السَّمَاءِ وَتُغْلَقُ فِيهِ أَبْوَابُ الْجَحِيمِ وَتُغَلُّ فِيهِ مَرْدَةُ الشَّيَاطِينِ لِلَّهِ. فِيهِ لَيْلَةٌ خَيْرٌ مِنْ أَلْفِ شَهْرٍ ...... (سنن النسائي الجزأ 7 ص. 256: 2079)


Dari sahabat Abu Hurairah radliyallahu 'anh beliau berkata, bahwa Rasulullah telah bersabda : "Sungguh telah datang pada kalian bulan Ramadhan, bulan yang penuh berkah, yang mana pada bulan tersebut Allah SWT mewajibkan kalian untuk berpuasa. Pada bulan itu, pintu-pintu langit dibuka, sementara pintu-pintu neraka ditutup serta syaitan-syaitan dibelenggu. Pada bulan itu terdapat sebuah malam yang lebih baik dari seribu bulan.(HR. An-Nasa'i)
 

Selain itu, Rasulullah mengajarkan kepada kita sebuah doa yang dipanjatkan menjelang datangnya Ramadhan, yakni : Allâhumma bâriklanâ fî Rajaba wa Sya'bâna, wa ballighna Ramâdlana (ya Allah berkahi kami di bulan Rajab dan Sya'ban, dan sampaikan (usia) kami berjumpa Ramadhan) (HR. Ahmad dan Bazzar).
 

Oleh karena itu, marilah kita sambut kedatangan bulan Ramadhan dengan penuh suka cita "Marhaban Ya Ramadhan (selamat datang bulan Ramadhan), kami sambut kedatanganmu dengan penuh suka cita."

 

Para Ulama menjelaskan bahwa kata "marhaban" terambil dari akar kata "rahb" (رَحْبٌ) yang berarti (وَاسِعٌ, رَحِيْبٌ) "luas atau lapang", sehingga marhaban menggambarkan bahwa tamu yang datang disambut dan diterima dengan lapang dada, penuh kegembiraan, serta dipersiapkan baginya tempat yang luas untuk melakukan apa saja yang dia inginkan.
 

Dari kata ini, terbentuk kata "rahbah" yang antara lain, diartikan sebagai "ruangan luas untuk mobil," guna memperoleh perbaikan atau kebutuhan bagi kelanjutan perjalanannya. "Marhaban Ya Syahra Ramadhan" berarti, "kami menyambutmu dengan penuh kegembiraan dan kami persiapkan untukmu tempat yang luas agar engkau bebas melakukan apa saja, yang berkaitan dengan upaya mengasah dan mengasuh jiwa kami."
 

Dalam bahasa Arab bulan disebut dengan "syahr"(الشَّـهْرُ) yang bermakna "terkenal" atau populer. Orang Arab biasanya menamai bulan sesuai dengan keadaan di mana bulan itu berlangsung. Karena pada masa turunnya perintah puasa adalah musim panas yang terik, maka bulan itu dinamai "Ramadhan" yang akar katanya dari "Ramidha" (رَمِضَ) yang berarti "sangat panas, membakar" disebabkan panas matahari yang luar biasa menyinari pasir-pasir gurun. Ada juga pengertian lain yaitu "batu (karang) yang membakar."

 

Hadirin jamaah shalat Jumat rahimakumullah,
Pengertian di atas sesuai dengan makna filosofis bulan Ramadhan, yaitu membakar dosa-dosa yang pernah dilakukan dengan menahan makan dan minum dan apa-apa yang membatalkannya. Juga dapat dianalogikan, untuk membuat sesuatu lebih terbakar adalah dengan menghimpitnya di antara dua batu (karang) lembut, lalu memukul-mukul sifat (buruk)-nya sendiri di antara dua batu (karang), yakni lapar dan haus. Rasulullah SAW, bersabda, "dinamakan bulan Ramadhan karena ia cenderung membakar dosa-dosa."
 

Berikut ini adalah beberapa sikap terpuji yang dilakukan para ulama shaleh terdahulu dalam menyambut bulan suci Ramadhan yang pantas diteladani:

 

Pertama, kita harus menyambut Ramadhan dengan kegembiraan dan kebahagiaan. Yahya bin Abi Katsir meriwayatkan bahwa orang-orang salaf terdahulu selalu mengucapkan doa:
 

اَللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِى رَجَبَ وَ شَعْبَانَ وَ بَلِغْنَا رَمَضَانَ

 

"Ya Allah berkahi kami di bulan Rajab dan Sya'ban, dan sampaikan (usia) kami berjumpa Ramadhan."

Seolah mereka juga memohon, "Ya Allah sampaikanlah aku dengan selamat ke Ramadhan, selamatkan Ramadhan untukku dan selamatkan aku hingga selesai Ramadhan."

 

Sampai kepada Ramadhan adalah kebahagiaan yang luar biasa bagi mereka, karena pada bulan itu mereka bisa mendapatkan nikmat dan karunia Allah yang tidak terkira.Tidak mengherankan jika kemudian Nabi saw dan para sahabat menyambut Ramadhan dengan senyum dan tahmid, dan melepas kepergian Ramadhan dengan tangis.

 

Kedua, dengan pengetahuan yang dalam. Puasa Ramadhan merupakan salah satu rukun Islam yang wajib dilaksanakan oleh setiap Muslim. Ibadah puasa mempunyai ketentuan dan aturan yang harus dipenuhi agar sah dan sempurna. Sesuatu yang menjadi prasyarat suatu ibadah wajib, maka wajib memenuhinya dan wajib mempelajarinya. Ilmu tentang ketentuan puasa atau yang sering disebut dengan fikih puasa merupakan hal yang wajib dipelajari oleh setiap Muslim, minimal tentang hal-hal yang menjadi sah dan tidaknya puasa.
 

Persepsi dan pengetahuan yang utuh tentang bulan Ramadhan akan menghindarkan diri dari kesalahan-kesalahan yang bisa merusak ibadah Ramadhan disebabkan oleh ketidaktahuan kita. Persepsi yang utuh tentang keutamaan Ramadhan akan mendorong tumbuhnya motivasi dari dalam diri untuk menjalani ibadah dengan sebaik-baiknya. Oleh karena itu, pada bagian ini, persiapan-persiapan yang bisa dilakukan adalah dengan banyak bertanya, belajar dan membaca. Orang akan mampu mengerjakan sesuatu dengan sempurna dan riang gembira jika ia tahu dengan pasti apa alasan, tujuan dan manfaat di balik sesuatu yang ia kerjakan.

 

Ketiga, dengan doa. Bulan Ramadhan selain merupakan bulan karunia dan kenikmatan beribadah, juga merupakan bulan tantangan. Tantangan menahan nafsu untuk perbuatan jahat, tantangan untuk menggapai kemuliaan malam Lailatul Qadar dan tantangan-tantangan lainnya. Keterbatasan manusia mengharuskannya untuk selalu berdoa agar optimis melalui bulan Ramadhan.

 

Keempat, dengan tekad dan planning yang matang untuk mengisi Ramadhan. Niat dan azam adalah bahasa lain dari planning atau perencanaan. Orang-orang soleh terdahulu selalu merencanakan pengisian bulan Ramadhan dengan cermat dan optimis. Berapa kali dia akan mengkhatamkan membaca Al-Quran, berapa kali shalat malam, berapa akan bersedekah dan memberi makan orang berpuasa, berapa kali kita menghadiri pengajian dan membaca buku agama. Itulah planning yang benar mengisi Ramadhan, bukan hanya sekadar mem-planing atau merencanakan menu makan dan pakaian kita untuk Ramadhan, tapi lebih diarahkan ke perencanaan yang matang untuk meningkatkan kualitas ibadah kita di bulan Ramadhan.

 

Kelima, Persiapan Ruh dan Jasad Rasulullah SAW dan orang-orang shalih tidak pernah menyia-nyiakan keutamaan Ramadhan sedikitpun. Rasulullah dan para sahabat memperbanyak puasa dan bersedekah pada bulan Sya'ban sebagai latihan sekaligus tanda kegembiraan menyambut datangnya Ramadhan. Anas bin Malik r.a. berkata, "ketika kaum muslimin memasuki bulan Sya'ban, mereka sibuk membaca Alquran dan mengeluarkan zakat mal untuk membantu fakir miskin yang berpuasa."
 

Dengan mengondisikan diri pada bulan Sya'ban untuk berpuasa, bersedekah dan memperbanyak ibadah, kondisi ruhiyah akan meningkat, dan tubuh akan terlatih berpuasa Dengan kondisi seperti ini, maka ketika memasuki bulan Ramadhan, kondisi ruh dan iman telah membaik, yang selanjutnya dapat langsung menyambut bulan Ramadhan yang mulia ini dengan amal dan kegiatan yang dianjurkan. Di sisi lain, tidak akan terjadi lagi gejolak fisik dan proses penyesuaian yang kadang-kadang dirasakan oleh orang-orang yang pertama kali berpuasa, seperti lemas, demam dan sebagainya.
 

Rasulullah SAW senantiasa melakukan puasa sunnah bulan Sya'ban, bahkan dalam beberapa riwayat disebutkan beliau kadang melakukannya sebulan penuh. Dalam sebuah hadits disebutkan:

 

أَخْرَجَ النَّسَائِيُّ وَأَبُو دَاوُدَ وَصَحَّحَهُ اِبْن خُزَيْمَةَ عَنْ أُسَامَة بْن زَيْدٍ قَالَ " قُلْت يَا رَسُول اللَّه لَمْ أَرَك تَصُومُ مِنْ شَهْر مِنْ الشُّهُور مَا تَصُوم مِنْ شَعْبَان ، قَالَ : ذَلِكَ شَهْرٌ يَغْفُلُ النَّاس عَنْهُ بَيْنَ رَجَبٍ وَرَمَضَان ، وَهُوَ شَهْر تُرْفَعُ فِيهِ الْأَعْمَال إِلَى رَبّ الْعَالَمِينَ فَأُحِبُّ أَنْ يُرْفَعَ عَمَلِي وَأَنَا صَائِمٌ " (فتح الباري لابن حجر (باب صوم شعبان), الجزأ السادس, ص : 238)

 

Usamah bin Zaid pernah bertanya kepada Rasulullah saw. Katanya: "Ya Rasulullah, saya tidak melihat engkau berpuasa pada bulan-bulan yang lain sebanyak puasa di bulan Sya'ban ini? Beliau saw menjawab: "Itulah bulan yang dilupakan orang, antara Rajab dan Ramadhan, bulan ditingkatkannya amal perbuatan kepada Allah Rabbul 'Alamin. Dan aku ingin amalku diangkat sedang aku dalam keadaan berpuasa." (HR An-Nasa-i).

 

Keenam, persiapan materi. Kemudian yang harus kita perhatikan menyongsong bulan Ramadhan adalah persiapan finansial atau materi. Persiapan materi di sini tidak dimaksudkan untuk membeli kebutuhan berbuka dan sahur yang mewah dan mahal bahkan kadang terkesan berlebihan. Tapi finansial/materi yang diperuntukkan untuk menopang ibadah sedekah dan infak kita. Bulan Ramadhan merupakan bulan muwaasah (bulan santunan, pelipur lara). Sangat dianjurkan memberi santunan kepada orang lain, betapapun kecilnya. Pahala yang sangat besar akan didapat manakala ia memberi kepada orang lain yang berpuasa, sekalipun sekedar sebiji kurma dan seteguk air. Kedermawanan Rasulullah saw pada bulan Ramadhan sangat besar. Digambarkan dalam beberapa riwayat bahwa sentuhan kebaikan dan santunan Rasulullah saw kepada masyarakat sampai merata, lebih merata ketimbang sentuhan angin terhadap benda-benda di sekitarnya.

 

Demikianlah khutbah yang dapat kami sampaikan, semoga kiranya kita memperoleh rahmat, hidayat serta kekuatan untuk dapat mempersiapkan diri secara maksimal, menyongsong datangnya bulan Ramadhan besok, amin, amin ya Rabbal 'alamin..

 

أَعُوذُ بِاللهِ مِن الشَّيْطانِ الرَّجِيْمِ. بِسْمِ اللهِ الرَّحمن الرّحيم يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُواْ كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِن قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ

أَيَّامًا مَّعْدُودَاتٍ فَمَن كَانَ مِنكُم مَّرِيضًا أَوْ عَلَى سَفَرٍ فَعِدَّةٌ مِّنْ أَيَّامٍ أُخَرَ وَعَلَى الَّذِينَ يُطِيقُونَهُ فِدْيَةٌ طَعَامُ مِسْكِينٍ فَمَن تَطَوَّعَ خَيْرًا فَهُوَ خَيْرٌ لَّهُ وَأَن تَصُومُواْ خَيْرٌ لَّكُمْ إِن كُنتُمْ تَعْلَمُونَ

باَرَكَ اللهُ لِيْ وَلكمْ فِي القُرْآنِ العَظِيْمِ, وَنَفَعَنِيْ وَإِيّاكُمْ بِالآياتِ والذِّكْرِ الحَكِيْمِ. إنّهُ تَعاَلَى جَوّادٌ كَرِيْمٌ مَلِكٌ بَرٌّ رَؤُوْفٌ رَحِيْمٌ

Khutbah II

 

اَلْحَمْدُ للهِ عَلىَ اِحْسَانِهِ وَالشُّكْرُ لَهُ عَلىَ تَوْفِيْقِهِ وَاِمْتِنَانِهِ. وَاَشْهَدُ اَنْ لاَ اِلَهَ اِلاَّ اللهُ وَاللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَاَشْهَدُ اَنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ الدَّاعِي اِلىَ رِضْوَانِهِ. اللهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وِعَلَى اَلِهِ وَاَصْحَابِهِ وَسَلِّمْ تَسْلِيْمًا كِثيْرًا اَمَّا بَعْدُ فَياَ اَيُّهَا النَّاسُ اِتَّقُوااللهَ فِيْمَا اَمَرَ وَانْتَهُوْا عَمَّا نَهَى وَاعْلَمُوْا اَنَّ اللهّ اَمَرَكُمْ بِاَمْرٍ بَدَأَ فِيْهِ بِنَفْسِهِ وَثَـنَى بِمَلآ ئِكَتِهِ بِقُدْسِهِ وَقَالَ تَعاَلَى اِنَّ اللهَ وَمَلآ ئِكَتَهُ يُصَلُّوْنَ عَلىَ النَّبِى يآ اَيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا. اللهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلِّمْ وَعَلَى آلِ سَيِّدِناَ مُحَمَّدٍ وَعَلَى اَنْبِيآئِكَ وَرُسُلِكَ وَمَلآئِكَةِ اْلمُقَرَّبِيْنَ وَارْضَ اللّهُمَّ عَنِ اْلخُلَفَاءِ الرَّاشِدِيْنَ اَبِى بَكْرٍوَعُمَروَعُثْمَان وَعَلِى وَعَنْ بَقِيَّةِ الصَّحَابَةِ وَالتَّابِعِيْنَ وَتَابِعِي التَّابِعِيْنَ لَهُمْ بِاِحْسَانٍ اِلَىيَوْمِ الدِّيْنِ وَارْضَ عَنَّا مَعَهُمْ بِرَحْمَتِكَ يَا اَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ
اَللهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُؤْمِنِيْنَ وَاْلمُؤْمِنَاتِ وَاْلمُسْلِمِيْنَ وَاْلمُسْلِمَاتِ اَلاَحْيآءُ مِنْهُمْ وَاْلاَمْوَاتِ اللهُمَّ اَعِزَّ اْلاِسْلاَمَ وَاْلمُسْلِمِيْنَ وَأَذِلَّ الشِّرْكَ وَاْلمُشْرِكِيْنَ وَانْصُرْ عِبَادَكَ اْلمُوَحِّدِيَّةَ وَانْصُرْ مَنْ نَصَرَ الدِّيْنَ وَاخْذُلْ مَنْ خَذَلَ اْلمُسْلِمِيْنَ وَ دَمِّرْ اَعْدَاءَالدِّيْنِ وَاعْلِ كَلِمَاتِكَ اِلَى يَوْمَ الدِّيْنِ. اللهُمَّ ادْفَعْ عَنَّا اْلبَلاَءَ وَاْلوَبَاءَ وَالزَّلاَزِلَ وَاْلمِحَنَ وَسُوْءَ اْلفِتْنَةِ وَاْلمِحَنَ مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَمَا بَطَنَ عَنْ بَلَدِنَا اِنْدُونِيْسِيَّا خآصَّةً وَسَائِرِ اْلبُلْدَانِ اْلمُسْلِمِيْنَ عآمَّةً يَا رَبَّ اْلعَالَمِيْنَ. رَبَّنَا آتِناَ فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِى اْلآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ. رَبَّنَا ظَلَمْنَا اَنْفُسَنَاوَاِنْ لَمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُوْنَنَّ مِنَ اْلخَاسِرِيْنَ. عِبَادَاللهِ ! اِنَّ اللهَ يَأْمُرُنَا بِاْلعَدْلِ وَاْلاِحْسَانِ وَإِيْتآءِ ذِى اْلقُرْبىَ وَيَنْهَى عَنِ اْلفَحْشآءِ وَاْلمُنْكَرِ وَاْلبَغْي يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ وَاذْكُرُوااللهَ اْلعَظِيْمَ يَذْكُرْكُمْ وَاشْكُرُوْهُ عَلىَ نِعَمِهِ يَزِدْكُمْ وَلَذِكْرُ اللهِ اَكْبَرْ

Download Khutbah Jumat: 6 Persiapan Diri Menyambut Ramadhan




Untuk mengunduh teks khutbah diatas silakan klik dibawah ini;


Demikian informasi yang dapat kami sampaikan tentang "Khutbah Jumat: 6 Persiapan Diri Menyambut Ramadhan", semoga bermanfa'at. 

atau gabung Group kami;

Youtube ;(Klik DISINI)
WA 1 ; (Klik DISINI)
WA 2 ; (Klik DISINI)
WA 3 ; (Klik DISINI)
WA 4 ; (Klik DISINI)

WA 5 ; (Klik DISINI)
WA 6 ; (Klik DISINI)
WA 7 ; (Klik DISINI)
WA 8 ; (Klik DISINI)
WA 9 ; (Klik DISINI)
WA 10 ; (Klik DISINI)
WA 11 ; (Klik DISINI)
WA 12 ; (Klik DISINI)
WA 13 ; (Klik DISINI)
Telegram ; (Klik DISINI)
Bip ; (Klik DISINI)
Halaman FB 
(Klik DISINI)

و صلى  الله على سيدنا محمد و على أله
 و صحبه أجمعين
ثم السلام عليكم و رحمة الله و بركاته

Protected by Copyscape 

Baca selengkapnya ...

Translate

Artikel Terbaru

RPP Bahasa Arab MI Terbaru (KMA 183) Kelas 1, 2, 3, 4, 5 dan 6

    السلام عليكم و رحمة الله و بركاته بسم الله و الحمد لله اللهم صلى و سلم على سيدنا محمد و على أله  و صحبه أجمعين Salam Sahabat  Hanapi Ban...

Powered by BeGeEm - Designed Template By HANAPI