Breaking News

14 January 2021

"Sejarah Ibadah Kurban" - Materi Fikih MI


السلام عليكم و رحمة الله و بركاته
بسم الله و الحمد لله
اللهم صلى على سيدنا محمد و على أله
 و صحبه أجمعين



Setelah kalian mengamati gambar kegiatan di atas kemungkinan terlintas pertanyaan seperti di bawah ini: 

1. Gambar kegiatan apakah di atas?
2. Apakah kalian pernah melakukan seperti kegiatan gambar di atas?
3. Kapan biasanya seseorang melakukan kegiatan di atas?
4. Ceritakan gambar di atas dengan bahasamu sendiri! 5. Diskusikan apa kesimpulan gambar di atas! 

SEJARAH IBADAH KURBAN 

Sebagian pendapat para ulama’ perintah kurban di mulai pada Nabi Adam As. Pada dasarnya ibadah kurban telah dilakukan ketika manusia pertama yaitu Nabi Adam As hadir didunia ini. 

Pada waktu itu Allah Swt. memerintahkan kepada kedua anak nabi Adam As untuk melakukan kurban. Untuk memperoleh Iqlima dan Labuda, kemudian Habil dan Qabil di perintah untuk berkurban. Yakni Habil, memberikan persembahan binatang ternak yang terbaik untuk dikurbankan, dan Qobil mendatangkan hasil dari pertaniannya yang sudah rusak dan busuk yang menunjukan ketidak ikhlasannya dalam berkurban.

Kurban Habil diterima karena keikhlasannya sedang kurban Qabil tidak diterima karena ketidak ikhlasannya. Namun pelaksanaan kurban yang dilakukan oleh kedua anak Nabi Adam As tersebut bukan merupakan landasan perintah penyembelihan hewan kurban dalam Islam. 

Kurban dalam sejarah Islam dimulai pada masa Nabiyullah Ibrahim As. Mulanya Nabi Ibrahim bermimpi diperintahkan untuk menyembelih putranya bernama Isma’il As. 

Pada suatu hari nabi Ibrahim as menyembelih kurban fisabilillah (di jalan Allah Swt) berupa 1.000 ekor domba, 300 ekor sapi, dan 100 ekor unta. Banyak orang mengaguminya termasuk para malaikat yang terkagum-kagum atas kurbannya.

“Kurban sejumlah itu bagiku belum apa-apa”. Demi Allah! Seandainya aku memiliki anak laki-laki pasti akan aku sembelih karena Allah dan aku kurbankan kepada-Nya,” kata nabi Ibrahim as, sebagai ungkapan sebab Sarah istri nabi Ibrahim belum juga mengandung. 

Suatu ketika Sarah menyarankan Ibrahim agar menikahi Hajar (budaknya yang hitam kelam) yang diperoleh dari Mesir. Ketika berada di daerah Baitul Maqdis, beliau berdoa kepada Allah Swt agar dikaruniai seorang anak, doa beliau pun dikabulkan Allah Swt. 

Ada yang mengatakan saat itu usia Ibrahim mencapai 99 tahun. Dan karena demikian lamanya maka anak itu diberi nama Ismail yang artinya “Allah telah mendengar”. Sebagai ungkapan kegembiraan karena akhirnya memiliki anak, seolah Ibrahim berseru: “Allah mendengar doaku”. 

Ketika usia Ismail menginjak kira-kira 7 tahun (ada pula yang berpendapat 13 tahun), pada malam tarwiyah (hari ke-8 di bulan Dzulhijah) nabi Ibrahim as bermimpi berupa seruan, “Hai Ibrahim! Penuhilah nadzarmu (janjimu).”

Pagi harinya beliau pun berpikir dan merenungkan arti mimpinya semalam. Apakah mimpi itu benarbenar datang dari Allah Swt atau dari setan? Dari sinilah kemudian tanggal 8 Dzulhijah disebut sebagai hari tarwiyah (artinya berpikir atau merenung). 

Pada malam ke-9 Dzulhijjah beliau bermimpi sama dengan sebelumnya. Pagi harinya beliau tahu dengan yakin mimpinya itu berasal dari Allah Swt. Dari sinilah hari ke-9 Dzulhijjah disebut dengan hari Arofah (artinya mengetahui) dan bertepatan pula waktu itu beliau sedang berada di tanah Arafah.

Pada mimpi pertama Nabi Ibrahim As tidak percaya itu bisikan syetan bukan perintah Allah Swt. Namun Nabi Ibrahim yakin kalau mimpinya merupakan wahyu Allah adalah mimpi yang ketiga. Akhirnya mimpi Nabi Ibrahim As dilaksanakan ketika Isma’il As berusia 7 tahun ada pula yang berpendapat 13 tahun. 

Tepat pada tanggal 10 Dzulhijjah Ismail As disembelih, namun karena ketaatan dan ketakwaan Nabi Ibrahim dan putranya Isma’il maka Allah memberi rahmat dan kasih sayangNya kepada beliau berdua. 

Ketika penyemblihan dilaksanakan oleh Nabi Ibrahim dengan izin Allah Ismail As diganti oleh Allah dengan seekor domba. Alhamdulillah segala puji milik Allah Swt. 

Sejarah inilah yang diambil untuk dasar ibadah kurban yang dilakukan umat Islam seluruh dunia.

Agar lebih asyik dalam pelajaran ini silakan putar video dibawah ini;





Terimakasih atas kunjungannya, untuk dapatkan pemberitahuan langsung mengenai artikel terbaru di facebook silakan klik suka pada halaman kami HANAPI BANI

    و صلى على سيدنا محمد و على أله
     و صحبه أجمعين
    ثم السلام عليكم و رحمة الله و بركاته

    Protected by Copyscape
    Read more ...

    13 January 2021

    "Pengertian Shalat Jumat' - Materi Fikih MI


    السلام عليكم و رحمة الله و بركاته
    بسم الله و الحمد لله
    اللهم صلى على سيدنا محمد و على أله
     و صحبه أجمعين

    Pada suatu Jumat siang, ayah mengajak Ahmad untuk shalat di masjid. Namun, Ahmad merasa berbeda karena shalat zuhur hari itu ia laksanakan hanya sebanyak dua rakaat. 

    Ahmad lalu bertanya pada ayahnya: “Ayah, kenapa kita shalat zuhur hanya dua rakaat? Padahal rakaat shalat zuhur kan empat?” Tanya Ahmad 

    “Ahmad, hari ini kita shalat Jumat. Setiap hari Jumat, kita wajib shalat Jumat” jawab ayah. 

    “Oh, begitu ya yah? Shalat Jumat itu apa yah?” Tanya Ahmad lagi. 

    “Nah, untuk memahami shalat Jumat, kita simak penjelasan berikut ya?” Jawab ayah.


    Perhatikan gambar di atas! Gambar apa yang terlihat? Orang-orang tersebut sedang melaksanakan shalat Jumat. 

    Apa itu shalat Jumat dan bagaimana ketentuannya akan kita pelajari dalam pembahasan berikut ini. 

    Ketentuan Shalat Jum'at 

    Pada sub-bab ini nantinya kita akan membahas tentang pengertian shalat Jumat, hukum shalat Jumat, syarat sah dan syarat wajib shalat Jumat, waktu shalat Jum'at serta sunnah hari Jumat.

    Pengertian Shalat Jumat 

    Apa kamu tahu apa yang dimaksud shalat Jumat? Shalat Jumat adalah aktivitas ibadah salat wajib yang dilaksanakan secara berjama'ah bagi lelaki Muslim setiap hari Jum'at yang menggantikan salat zuhur. Shalat Jum'at dikerjakan dua rakaat secara berjamaah. Sebelum shalat, didahului dengan dua kali khutbah. 

    Orang yang berkhutbah disebut sebagai khatib. Apa saja yang disampaikan oleh khatib pada saat khutbah Jumat? 

    Setidaknya ada lima hal yang harus ada dalam khutbah Jumat, kelimanya disebut sebagai rukun khutbah Jumat. 

    Rukun khutbah Jum'at yaitu: 

    • a. Memuji Allah Swt. 
    • b. Bershalawat pada Rasulullah Saw. 
    • c. Berwasiat takwa 
    • d. Membaca ayat al-Qur’an dalam salah satu khutbah 
    • e. Berdoa untuk kaum mukminin pada khutbah kedua
    Tanpa kelima hal ini, khutbah Jumat tidaklah sah. Oleh karena itu, apabila nanti kita ditugasi untuk menjadi seorang khatib, kita harus berhati-hati karena apabila khutbah tidak sah maka shalat Jumatnya juga tidak sah.

    Adapun apabila khatib sedang menyampaikan khutbahnya, sebaiknya kita mendengarkan dengan seksama serta memperhatikan khutbah yang disampaikan.

    Pembahasan berikutnya ==> "Hukum Shalat Jum'at".



    Jika belum punya buku paket siswa terbaru sesuai KMA 183 silakan unduh dibawah ini;

    Terimakasih atas kunjungannya, untuk dapatkan pemberitahuan langsung mengenai artikel terbaru di facebook silakan klik suka pada halaman kami HANAPI BANI

      و صلى على سيدنا محمد و على أله
       و صحبه أجمعين
      ثم السلام عليكم و رحمة الله و بركاته

      Protected by Copyscape


      Read more ...

      Mahasiswa PTKI akan Kembali Dapat Keringanan UKT


      السلام عليكم و رحمة الله و بركاته
      بسم الله و الحمد لله
      اللهم صلى على سيدنا محمد و على أله
       و صحبه أجمعين

      Jakarta --- Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (Diktis) Kementerian Agama (Kemenag) membahas rencana pemberian keringanan Uang  Kuliah Tunggal (UKT) bagi mahasiswa pada Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI). Sebelumnya kebijakan serupa telah diberikan pada tahun anggaran 2020 dan tertuang pada Keputusan Menteri Agama (KMA) 515/2020.

      Rencana ini diungkapkan Direktur Diktis Suyitno dalam rapat secara daring bersama  Pimpinan PTKI dan Kopertais se-indonesia.“Keringanan UKT menjadi salah satu opsi untuk mengurangi beban mahasiswa yang studi pada UIN, IAIN dan STAIN dan juga pada PTKIS, di tengah pandemi covid-19 ini," ujar Direktur Diktis Suyitno, Rabu (06/01).

      Sama seperti tahun sebelumnya, keringanan UKT tahun 2021 ini akan diberikan kepada mahasiswa terdampak pandemi Covid-19. "Besaran dan mekanismenya diserahkan kepada Rektor/Ketua PTKIN," cetus Guru Besar UIN Palembang ini.

      Tidak hanya keringanan UKT, Suyitno menyampaikan pihaknya akan memberikan  bantuan lainnya guna mendukung kegiatan belajar mahasiswa di masa pandemi ini. Di antaranya, pemberian bantuan paket data internet untuk mendukung pembelajaran jarak jauh (PJJ) dan pemberian beasiswa Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah sebagai ganti dari Bidik Misi.

      "Semoga kita bisa memberikan yang terbaik pada tahun 2021 dan mahasiswa juga harus memahami kondisi PTKIN yang mengalami banyak keterbatasan anggaran", katanya.

      Berdasarkan pemantauan Ditjen Pendidikan Islam, 58 PTKIN telah menjalankan KMA 515/2020 dengan baik. Keringanan UKT berkisar antara 10% hingga 100%. Dalam hal perpanjangan/penundaan pembayaran UKT juga berlaku hampir menyeluruh, sesuai dengan pengajuan mahasiswa. 

      Sekretaris Forum Pimpinan PTKIN yang juga Rektor IAIN Surakarta menyambut baik terbitnya KMA Keringanan UKT karena sangat ditunggu oleh PTKIN. “Kami setuju dengan review KMA 515/2020 yang kita bahas bersama ini untuk membantu meringankan beban mahasiswa di masa pandemi," tutur Rektor IAIN Surakarta.

      Sementara, Kasubdit Sarpras dan Kemahasiswaan Diktis Ruchman menerangkan ada 15.153 mahasiswa yang menerima keringanan berupa penurunan UKT satu tingkat pada tahun anggaran 2020. Total anggaran yang dibutuhkan saat itu, Rp.9,2 miliar. 

      Selain itu, ada 30.235 mahasiswa yang mendapat keringanan berupa pengurangan UKT. Pengurangan itu berbeda-beda, mulai 10%, 15%, 20%, 25%, 30%, 50%, bahkan ada yang hingga 100%. Total anggaran yang dibutuhkan Rp45,35 miliar. Sementara 6.285 mahasiswa mendapat keringanan berupa angsuran/cicilan pembayaran UKT.

      Ruchman menyampaikan jumlah total mahasiswa penerima keringanan UKT, baik berupa pengurangan, penundaan, maupun angsuran, adalah 160.757 orang dengan total anggaran Rp.54,54 miliar.

      Terimakasih atas kunjungannya, untuk dapatkan pemberitahuan langsung mengenai artikel terbaru di facebook silakan klik suka pada halaman kami HANAPI BANI

        و صلى على سيدنا محمد و على أله
         و صحبه أجمعين
        ثم السلام عليكم و رحمة الله و بركاته

        Protected by Copyscape
        Read more ...

        BPDP Kabupaten HSU Imbau Warga Waspada Banjir Kiriman


        السلام عليكم و رحمة الله و بركاته
        بسم الله و الحمد لله
        اللهم صلى على سيدنا محمد و على أله
         و صحبه أجمعين

        Amuntai – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) menghimbau warga yang tinggal di daerah pinggiran sungai untuk tetap siaga dan waspada dengan kemungkinan kiriman banjir dari hulu.

        BPBD mengingatkan bahwa peningkatan debit air sungai yang terjadi di kabupaten tetangga seperti Tabalong dan Balangan yang sudah sebagian titik terendam banjir akibat meningkatnya intensitas hujan.

        “Banjir saat ini di tahun 2021 berbeda dengan banjir di tahun sebelumnya, biasanya untuk HSU menjadi langganan banjir terlebih dahulu sebelum di kabupaten tetangga Tabalong dan Balangan mengalami Banjir”, ungkap Kepala BPBD Kabupaten HSU Sugeng Riyadi, Rabu (13/1/2021).

        Sugeng menambahkan, saat ini di BPBD HSU ada mempunyai alat ukur manual siaga banjir yang dibuat oleh BPBD HSU sendiri yang memberikan gambaran atau informasi debit air jika sudah mengalami kenaikan atau belum.

        “Sebelumnya sudah kami lakukan pengecekan dan ternyata debit air sudah hampir mencapai batas merah yang artinya debit air sangat tinggi dan mengkhawatirkan”, ucap Sugeng.


        Ia menghimbau kepada masyarakat HSU agar tetap waspada terhadap bencana banjir dengan memperhatikan arus listrik jangan sampai tergenang air dan juga harus menjaga anggota keluarga pada saat banjir.

        Terimakasih atas kunjungannya, untuk dapatkan pemberitahuan langsung mengenai artikel terbaru di facebook silakan klik suka pada halaman kami HANAPI BANI

          و صلى على سيدنا محمد و على أله
           و صحبه أجمعين
          ثم السلام عليكم و رحمة الله و بركاته

          Protected by Copyscape
          Read more ...

          Kembangkan Perikanan Air Tawar di HSU, Desa Palimbangan Mayoritas Warga Budi Daya Ikan Patin



          السلام عليكم و رحمة الله و بركاته
          بسم الله و الحمد لله
          اللهم صلى على سيدنا محمد و على أله
           و صحبه أجمعين

          Palimbangan – Perkembangan budi daya ikan di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) masih banyak digandrungi terutama di komoditas budi daya ikan air tawar. Terlihat dari banyaknya masyarakat khususnya di Desa Palimbangan Kecamatan Haur Gading yang warganya masih bergantung hidup dengan budi daya ikan, khususnya ikan patin.

          “Ikan patin cukup mudah pemeliharaannya dan penjualannya cukup mudah, karena ikan patin banyak yang suka”, ucap Ridwan yang merupakan salah satu pengusaha budi daya ikan patin di Desa Palimbangan, Senin (11/1/2021).

          Ridwan juga menambahkan, selain perawatan yang mudah dan efektif di kolam yang tidak mengalir, hasil panennya pun bisa mencapai puluhan ton setiap panennya serta penjualan ikan yang cukup mudah menjadikan ikan patin pilihan tepat warga dalam membudidayakan ikan patin.

          “Ikan patin dapat dipanen dalam kurun waktu empat bulan dan dapat mencapai 50 ton dalam sekali panen”, ungkap Ridwan.

          Ia juga mengatakan, dirinya bersama para pelaku usaha budi daya ikan lainnya juga membuat kelompok pembudidaya ikan dengan nama “Harapan Bersama”,  yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan juga saling bertukar ilmu bagi sesama pelaku usaha budi daya ikan.

          “Di kelompok kami mendapat pengetahuan seperti contoh bahwa kolam yang telah di panen haruslah dibersihkan dari endapan lumpur terlebih dulu dengan mengunakan mesin penyedot lumpur, setelah dibersihkan dari lumpur kolam kemudian diisi kembali dengan air dan ditaburi garam”, pungkasnya.

          Hingga saat ini budi daya ikan patin menjadi usaha yang menjanjikan potensi kesejahteraan daripada pencaharian yang lain, sehingga warga Desa Palimbangan lebih memilih budi daya ikan patin tersebut untuk meningkatkan pendapatannya.

          Terimakasih atas kunjungannya, untuk dapatkan pemberitahuan langsung mengenai artikel terbaru di facebook silakan klik suka pada halaman kami HANAPI BANI

            و صلى على سيدنا محمد و على أله
             و صحبه أجمعين
            ثم السلام عليكم و رحمة الله و بركاته

            Protected by Copyscape
            Read more ...

            Dua Siswa MAN 1 Kolaka Juara Matematika Internasional


            السلام عليكم و رحمة الله و بركاته
            بسم الله و الحمد لله
            اللهم صلى على سيدنا محمد و على أله
             و صحبه أجمعين

            Kolaka --- Dua siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kolaka mengukir prestasi internasional. Adalah Aida Aliyyah Muvida dan Salsabilah Syafa Sahriza yang memboyong medali Olimpiade Matematika tingkat Internasional.

            "Alhamdulillah, Aida Aliyyah Muvida mendapat medali perunggu, pada kejuaraan Olimpiade Matematika tingkat Internasional yang dilaksanakan di Hongkong secara online melalui aplikasi yang dibuat pihak panitia," kata Kepala MAN 1 Kolaka, Ansani, di Kolaka, Senin (11/01).

            Menurut Ansani, selain Olimpiade matematika Internasional di Macao Hongkong, Aida Aliyyah Muvida dan Salsabilah Syafa Sahriza juga berhasil meraih bronze award atau medali perunggu Olimpiade Internasional bidang Matematika di Thailand, yang juga digelar secara online.

            "Karena ini mereka menang sistem regional yang di dalamnya terdapat 26 negara, di antaranya Indonesia, Malaysia, Thailand, Filipina, Australia, Hongkong, Iran, dan Brasil. Maka otomatis mereka akan mewakili Indonesia dalam final menghadapi peserta dari negara lain dari regional berbeda," kata Alumni Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung ini.

            Pembimbing matematika MAN 1 Kolaka, Maulana Jayadin, mengungkapkan, event International Mathematical Olympiad (IMO) dilaksanakan setiap tahun. Tahun 2020, MAN 1 Kolaka hanya mengikuti dua Event, yakni di Hongkong dan Thailand.

            "Tiap tahun dilaksanakan di luar negeri. Tapi karena saat ini kondisi Covid-19, maka IMO dilaksanakan secara online. Pelaksana pusat nya adalah Olympiade Champion Education Centre from Hongkong. Sementara pelaksana regional Indonesia yakni Pusat Pendidikan Matematika," katanya.

            Maulana mengaku bersyukur dari dua event tersebut, siswinya meraih medali perunggu, sehingga berhak melangkah ke babak final. Untuk babak final, Thailand membuka ruang bagi peserta untuk hadir langsung, tergantung kesiapan orang tua, sekolah dan siswanya. Apalagi, saat ini pandemi Covid-19 belum berakhir.

            IMO di Thailand berlangsung pada 7 November 2020. Pemenangnya diumumkan pada 2 Desember 2020. Adapun IMO di Hongkong, diselenggarakan pada 12 Desember 2020 dan diumumkan 10 Januari 2021. Penilaian lomba ini dilakukan melalui vidio conference dengan menggunakan aplikasi yang disiapkan pihak Panitia.

            "Kami bersyukur MAN 1 Kolaka kembali mengharumkan dan mewakili negara Indonesia pada event Olimpiade Matematika Internasional," kata Maulana Jayadin.

            Aida Aliyyah Muvida menyampaikan rasa syukur atas penghargaan yang diberikan padanya. Dia berharap pada final nanti bisa mempersembahkan medali untuk bangsa Indonesia, melalui Olimpiade bidang Matematika.

            "Alhamdulillah sangat bersyukur atas pencapain ini. Saya berterima kasih kepada kepala MAN 1 Kolaka dan pembimbing yang mau meluangkan waktunya. Tentu saja masih ada rasa belum puas, karena insya Allah nanti ke depannya bisa lebih baik jika usahanya lebih giat," ujarnya.

            Terimakasih atas kunjungannya, untuk dapatkan pemberitahuan langsung mengenai artikel terbaru di facebook silakan klik suka pada halaman kami HANAPI BANI

              و صلى على سيدنا محمد و على أله
               و صحبه أجمعين
              ثم السلام عليكم و رحمة الله و بركاته

              Protected by Copyscape
              Read more ...

              Nadiem Diminta Hapus Jabatan Pengawas Sekolah ! Pengamat Pendidikan : Sudah Selayaknya !, Pengawas Gak Ada Gunanya



              السلام عليكم و رحمة الله و بركاته
              بسم الله و الحمد لله
              اللهم صلى على سيدنا محمد و على أله
               و صحبه أجمعين

              Usulan agar Menteri Pendidikan dan Kebudayaan(Mendikbud) Nadiem Makarim menghapus jabatan pengawas sekolah mendapatkan banyak dukungan. 

              Pengamat dan Praktisi Pendidikan Indra Charismiadji mengatakan, sudah selayaknya jabatan pengawas sekolah dihapus. Selain, fungsinya hanya sebatas formalitas, keberadaan pengawas justru membuat mutu pendidikan Enggak ada gunanya pengawas sekolah itu.


              Mereka hanya melakukan hal-hal yang bersifat administratif dan bukan meningkatkan mutu. Justru yang saya lihat, adanya pengawas malah bikin mutu pendidikan jeblok," kata Indra.


              Sementara itu, Majelis Pendidikan Syarikat Islam Indonesia Didi Suprijadi juga mendukung adanya usulan agar Mendikbud Nadiem Makarim menghapus jabatan pengawas sekolah. Pasalnya, tugas pengawas sudah ditangani oleh kepala sekolah.


              Dia menyebutkan, ada tiga alasan mendasar untuk menghilangkan jabatan pengawas. Pertama, fungsi pengawas sudah digantikan oleh kepala sekolah. Kedua, saat ini masih terjadi kekurangan jumlah guru. Ketiga, kualitas pengawas yang dibutuhkan untuk mengajar. 


              Beralihnya tugas pengawas kepada kepala sekolah akibat terbitnya Permendikbud 6 Tahun 2018, pasal 15. Pasal itu menyebutkan beban kerja kepala sekolah sebagai manajerial. Kepala sekolah fokus sebagai supervisor serta pengawas kepada guru dan tenaga kependidikan, tidak lagi dibebani jam mengajar. Saat ini Indonesia kekurangan guru utamanya di sekolah negeri akibat banyak yang masuk usia pensiun. Diperkirakan guru pensiun berjumlah 75 ribu orang per tahunnya.


              Kekurangan guru di sekolah negeri akibat pensiun bisa diatasi dengan memindahkan tugas dan fungsi pengawas sekolah dikembalikan lagi menjadi guru di kelas. "Salah satu penyebab rendahnya mutu pendidikan di Indonesia adalah faktor guru. 


              Selama ini guru yang berpretas dan berkualitas beralih karir menjadi kepala sekolah, pengawas atau jabatan struktural lainnya, akibatnya di sekolah kekurangan guru guru yang berkualitas," kata Didi. Dengan ditariknya fungsi pengawas sekolah menjadi guru kembali, lanjut Didi, maka masalah kekurangan dan kualitas guru bisa teratasi. 


              Guru berprestasi menjadi pengawas kembali menjadi tenaga pendidik maka mutu pendidikan diharapkan bisa meningkat. 


              Selain itu kekurangan guru untuk sementara dapat diatasi. Makarim Sebelumnya, dalam pertemuan dengan Mendikbud Nadiem, Ketum Ikatan Guru Indonesia (IGI) M Ramli Rahim sempat mengusulkan agar jabatan pengawas sekolah dihapuskan hingga jumlah guru yang dibutuhkan mencukupi. 


              Terimakasih atas kunjungannya, untuk dapatkan pemberitahuan langsung mengenai artikel terbaru di facebook silakan klik suka pada halaman kami HANAPI BANI

                و صلى على سيدنا محمد و على أله
                 و صحبه أجمعين
                ثم السلام عليكم و رحمة الله و بركاته

                Protected by Copyscape

                Read more ...

                12 January 2021

                Kota Bataguh. "The Lost City" di Tengah Hutan Kalimantan.

                 


                السلام عليكم و رحمة الله و بركاته
                بسم الله و الحمد لله
                اللهم صلى على سيدنا محمد و على أله
                 و صحبه أجمعين

                Berdasarkan jurnal arkeologi tim peneliti Balai 

                Arkeologi Banjarmasin dan Museum Geologi Bandung, di daerah aliran Sungai Karinyau Kuala Kapuas pernah berdiri sebuah kota yang dikelilingi sebuah benteng tinggi, lengkap dengan bangunan pemukiman, perahu serta handil untuk pertanian di dalam wilayahnya. Kota ini disebut Kuta/Kotta Bataguh. Dalam cerita turun temurun, salah satu penguasa Kuta Bataguh bernama Nyai Undang.

                Kuta Bataguh atau ada juga yang menyebut sebagai Pematang Sawang adalah pemukiman orang Ngaju. Pagar yang dibuat tinggi ditambah kanal sekelilingnya diyakini sebagai bentuk pertahanan terhadap praktik pengayauan atau pemburu kepala oleh pihak suku yang bersaing. Keberadaan Kuta Bataguh diperkirakan telah ada sejak abad ke-5 Masehi.

                Dari penelitian diketahui Kuta Bataguh memiliki pagar keliling sepanjang 3 km, di dalamnya masih terdapat tiang-tiang ulin bekas pemukiman. Penggalian yang dilakukan di sekitar wilayah ini menemukan berbagai bentuk gerabah, potongan kayu ulin, arang dan tulang, keramik serta manik-manik. Sekitar tahun 1987, masyarakat melakukan penggalian sendiri dan banyak mengambil benda-benda berharga bekas peninggalan Kuta Bataguh.

                Keberadaan Kuta Bataguh yang memiliki pola hunian dan sistem keamanan yang maju menunjukkan tempat ini bukan lagi sebuah kelompok kecil tetapi sudah mengarah ke early state atau negara muda. Belum diketahui bagaimana Kuta Bataguh bisa menghilang dari peradaban di tengah hutan Kalimantan.

                Terimakasih atas kunjungannya, untuk dapatkan pemberitahuan langsung mengenai artikel terbaru di facebook silakan klik suka pada halaman kami HANAPI BANI

                  و صلى على سيدنا محمد و على أله
                   و صحبه أجمعين
                  ثم السلام عليكم و رحمة الله و بركاته

                  Protected by Copyscape
                  Read more ...

                  11 January 2021

                  Desa Pulantani Kembangkan Hutan Rawa Menjadi Destinasi Ekowisata di HSU


                  السلام عليكم و رحمة الله و بركاته
                  بسم الله و الحمد لله
                  اللهم صلى على سيدنا محمد و على أله
                   و صحبه أجمعين

                  AMUNTAI – Ketua Dewan Kerajinan Daerah (Dekranasda) Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) Hj Anisah Rasyidah Wahid didampingi Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip (Dispersip) HSU Hj Lailatanur Raudhah meninjau kawasan ekowisata hutan rawa yang berada dikawasan Desa Pulantani Kecamatan Haur Gading, Minggu (10/1/2021) siang.

                  Dalam peninjauan tersebut, Hj Anisah juga didampingi langsung oleh Camat Haur Gading Kamarudin, Kepala Desa Setempat dan Duta Ekowisata Nasional 2020 Zainal Fuad, demi melihat langsung potensi yang ada.

                  Disamping kawasan Demplot Budidaya purun yang luasnya ratusan hektar, kawasan yang rencananya bakal dijadikan ekowisata ini juga menampilkan titik-titik menarik seperti keanekaragaman hayati ekosistem gambut, pohon Rasau, Pantung, Belangiran, serta Kelakai yang masih tampak asri dan teduh.

                  Ketua Dekranasda HSU dalam peninjauan tersebut mengaku terkesima melihat kawasan yang masih asri ini meski berada di hutan rawa.

                  Dirinya memberikan apresiasi kepada para kepala desa yang secara swadaya berencana menjadikan kawasan tersebut sebagai kawasan ekowisata.

                  Menurutnya, dengan adanya kawasan ekowisata ini, ia meyakini bakal terbukanya peluang peningkatan ekonomi masyarakat sekitar jika hal ini benar-benar ada dan dikelola.

                  ” Semua ini dapat berhasil, jika syarat ini dapat dilakukan yakni akomodasi dan transportasi (ke kawasan ekowisata) ini lancar, yang mana perlu kita benahi” Kata Anisah disela peninjauannya.

                  Untuk itu, lanjut Anisah perlu tekad dan rencana yang matang dalam membuka kawasan ekowisata ini, baik dari dorongan Pemerintah Daerah, Duta ekowisata, para pengrajin purun, serta Lembaga Pengelola Hutan Desa (LPHD), Tim Budi Daya Bambu, dan Pendamping Desa.

                  Anisah berharap, kawasan ini tidak hanya sebagai kawasan budidaya purun saja akan tetapi nantinya bisa menjadi salah satu objek ekowisata di Kalimantan Selatan.

                  Ditemui terpisah, Iwan Hermawan selaku fasilitator Lahan Peduli Gambut dari Badan Restorasi Gambut (BRG) mengatakan inisiasinya untuk membangun ekowisata ini cukup lah sulit disamping melihat kondisi alam kawasan desa ini yang merupakan hutan rawa.

                   “Mengajak para kepala desa untuk bekerjasama membangun kawasan ini lah tantangan yang paling sulit”, ujarnya.

                  Menurutnya, perbaikan lingkungan ekosistem gambut tidak dapat dilakukan secara perseorangan akan tetapi perlunya adanya kerjasama dengan gagasan dan komitmen bersama pula.

                  “Kita ajak semua Kepala Desa yang ada, baik kepala Desa Pulantani, Tambak Sari Panji, Haur Gading, Jingah Bujur, Keramat, Teluk Haur dan Kepala Desa Tuhuran, sehingga dampak adanya ekowisata gambut ini nantinya bisa menjadikan para nelayan yang saat ini sulit mencari ikan akhirnya mendapatkan penghasilan dari mengantar wisatawan”, ujarnya.

                  Selain itu, dampak lainnya kata Iwan, desa-desa yang selama ini menjadi sentra kerajinan anyaman purun di kecamatan Haur Gading ikut terangkat dan produk-produknya pun semakin laku terjual.

                  Disamping menyusuri hutan rawa gambut dengan menggunakan perahu, Anisah bersama rombongan juga menyempatkan untuk beristirahat di Pondok Pemantau Api “Wisata Purun” yang berada di kawasan Desa Tambak Sari Panji. 

                  Terimakasih atas kunjungannya, untuk dapatkan pemberitahuan langsung mengenai artikel terbaru di facebook silakan klik suka pada halaman kami HANAPI BANI

                    و صلى على سيدنا محمد و على أله
                     و صحبه أجمعين
                    ثم السلام عليكم و رحمة الله و بركاته

                    Protected by Copyscape
                    Read more ...

                    Translate

                    Artikel Terbaru

                    "Sejarah Ibadah Kurban" - Materi Fikih MI

                    السلام عليكم و رحمة الله و بركاته بسم الله و الحمد لله اللهم صلى على سيدنا محمد و على أله  و صحبه أجمعين Setelah kalian mengamati gambar keg...

                    Powered by BeGeEm - Designed Template By HANAPI