Breaking News

17 September 2019

Siswa MIN 20 Banjar Sholat Gaib Untuk Habibie


Martapura (MIN 20 Banjar) – Siswa MIN 20 Banjar melaksanakan sholat gaib untuk B.J Habibie, sebagai bentuk aplikasi pembelajaran spritual yang sepatutnya ditanamakan dan diajarkan sedini mungkin.
Dipimpin guru mata pelajaran Fiqih M. Rifky Indragiri, S. H. I, sholat gaib dilaksanakan semua siswa dari kelas IV s.d. VI dan berlangsung khusyu’ dan khidmat, Kamis (12/09/19).
Indragiri mengatakan Habibie adalah sosok dan figur yang patut dicontoh, selain sebagai ilmuwan handal, muslim yang taat, dan negarawan yang ulung dalam mengatur pemerintahan.
“Aplikasikan sebagai putra bangsa yang memiliki jiwa pancasila dan nilai pendidikan agama yang baik, Siswa MIN 20 Banjar sholat gaib yang diperuntukan untuk almarhum Habibie,” kata Indragiri.
Indragiri menambahkan selain sholat gaib dan mendoakan almarhum, siswa juga diberikan wejangan tentang sosok Habibie yang diharapkan dapat menginspirasi semua siswa, agar dapat mencontoh sepak terjang beliau dalam kehidupan dan akademik.
“Banyak hal dapat diambil dari riwayat hidup Habibie, kecerdasan yang memiliki, IQ diatas rata- rata, kemampuan dibidang teknologi yang mampu membuat pesawat terbang, dan ketaatan terhadap agama, dimasa hidupnya beliau termasuk petinggi ICMI di Indonesia,” tambahnya.
Selanjutnya Indragiri menambahkan sebagai generasi penerus bangsa sudah seharusnya, turut merasakan duka yang mendalam dan rasa kehilangan, telah hilang sosok panutan anak bangsa yang dapat menjadi tolak ukur keberhasilan pendidikan. “Doa untuk habibie supaya dapat diterima dan mendapat tempat yang layak disisi Allah Swt, dan setiap doa yang dipanjatkan dikabulkan oleh Allah,” tambahnya.
Kepala Madrasah MIN 20 Banjar Dra. Hj. Pahnur Laila Hayati, S. Pd. I menuturkan sebagai peserta didik yang ingin meniru dan mencontoh sepak terjang Habibie, harus belajar dengan giat, agar dapat menjadi manusia yang berharga dimasa depan.
“Walaupun sudah tiada, kenangan terhadap sosok Habibie akan terus hidup dihati masyarakat Indonesia, terutama generasi muda, jadilah terus siswa yang dapat meraih nilai prestasi yang baik, mampu mengharumkan nama keluarga dan sekolah juga diri sendiri,” tutur Pahnur.
Pahnur menambahkan generasi yang baik adalah orang yang pandai menghargai jasa para pahlawan, dan mengisi kemerdekaan dengan terus belajar dan belajar, mengukir prestasi, dan dapat menjadi inspirasi orang lain.
“Terus tebar kebaikan dimanapun berada, dari kebaikan akan datang berkah pada diri sendiri, belajar dan menggali kisah dari tokoh- tokoh besar, dapat menjadi motivasi semangat belajar,” pungksnya.

Penulis : Wardah
Foto : Padli
Editor / Redaktur : Hanapi Bani
Read more ...

Edaran Pelaksanaan Shalat Istisqa di HSU


Assalaamu'alaikum Sahabat Hanapibani.com

Sehubungan dengan dilaksanakannya Shalat Istisqa di Kabupaten Hulu Sungai Utara, dengan ini kami mengundang Bapak dan para Siswa/Santri Putra untuk menghadiri kegiatan tersebut yang akan dilaksanakan pada:

Hari/Tanggal  : Rabu, 18 September 2019
Waktu.            : 08.00 wita s.d selesai
Tempat           : Lapangan Pahlawan Amuntai
Pakaian          : Baju koko putih



Read more ...

Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama Bakal Dimekarkan


Kementerian Agama berencana melakukan pemekaran terhadap Direktorat Jenderal Pendidikan  Islam menjadi tiga unit eselon I. Masing-masing yaitu Direktorat  Jenderal Pesantren, Direktorat  Jenderal Madrasah, dan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Agama Islam.
Ide pemekaran Direktorat Jenderal Pendidikan Islam (Ditjen Pendis) Kementerian Agama menurut Menag disebabkan  Ditjen Pendis saat ini sudah melebihi kapasitas antara penugasan dengan jumlah pegawai. "Pemekaran ini akan memberikan harapan besar bagi pengembangan pendidikan agama Islam di Indonesia," kata Menag Lukman kepada Komisi VIII DPR RI saat Rapat Kerja Bersama Kemenag, Kemensos, Meneg PP dan PA serta Kepala BNPB, di Jakarta, Senin (16/09).
Lebih lanjut, Menag menyampaikan pemekaran ini bertujuan untuk melakukan pengembangan Islam di Indonesia). “Terkait persiapan tiga Direktorat Jenderal di lingkungan Kementerian Agama, di internal kami sudah selesai, " tuturnya. 
Saat ini menurut Menag, berkas pengajuan pemekaran yang diserahkan, telah berada di meja Kemenpan RB. "Sekarang ada di Kemenpan RB, karena menyangkut kelembagaan. Mudah mudahan tidak ada kendala di sana,” jelas Menteri Agama.
Sementara terkait dengan program 5000 Doktor, Menag mengaku siap bila diminta melanjutkan program tersebut.  “Meskipun di LPDP itu ada program khusus untuk S2 dan S3, tapi kita merasa ini program unggulan, jadi tetap diteruskan,” jelas Menag.
Menanggapi pertanyaan tentang program 5000 Doktor, apakah akan dilanjutkan atau tidak karena serupa dengan program LPDP Kementerian Keuangan, Menag Lukman Saifuddin mengatakan, program 5000 Doktor akan terus dilakukan. “Meskipun di LPDP itu ada program khusus untuk  S2 dan  S3,  tapi kita merasa ini program unggulan, jadi tetap diteruskan,” jelas Menag.
Read more ...

16 September 2019

Review Kurikulum SKI, Kemenag Perkaya Fakta Sejarah Peradaban


Kementerian Agama telah mereview Kurikulum mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI).  Ke depan, fakta-fakta sejarah Islam yang dipelajari di madrasah akan lebih menonjolkan pada tonggak sejarah pembangunan peradaban Islam. 
Penegasan ini disampaikan Direktur Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah A Umar di Jakarta, Senin (16/09). Penjelasan ini sekaligus mengklarifikasi pemberitaan bahwa Kemenag akan menghapus materi perang dalam kurikulum SKI. 
"Perang adalah bagian dari fakta sejarah umat Islam. Tidak benar kalau itu akan dihapus. Review lebih untuk menonjolkan bagaimana setiap fakta sejarah itu menjadi tonggak pembangunan peradaban," jelas A Umar. 
Menurutnya, dalam mereview kurikulum,  Kemenag meletakkan pembelajaran SKI di madrasah dari dua sudut. Pertama, dari sudut pandang pendidikan bahwa pembelajaran sejarah Islam perlu membentuk nilai karakter, membekali muatan kognitif, dan menggerakan psikomotorik siswa sebagaimana tujuan pendidikan nasional dan pembentukan karakter muslim yang rahmatan lil alamin. 
Kedua, dari sudut fakta sejarah dengan membekali berbagai fakta sejarah yang ada secara lengkap dalam rangka penguatan misi pendidikan sebagaimana pada sudut pandang pertama. 
Dengan orientasi itu, lanjut Umar, maka di dalam kurikulum yang baru, sebenarnya yang diperbaiki atau diubah adalah penonjolan sudut pandang saja dalam mengurai sejarah kebudayaan Islam. Fakta sejarah secara akademik tetap diberikan secara proporsional kepada siswa dengan kekayaan keilmuan yang lengkap, tidak ada yang dikurangi. 
"Kalau sebelumnya peperangannya yang dijadikan tonggak sejarah, ke depan,  tonggak pendidikan sejarah kebudayaan Islam adalah lebih menitikberatkan pada pembangunan peradaban dan kebudayaan Islam," jelasnya.
"Dengan demikian, deskripsi sejarah kebudayaan Islam nantinya dapat membekali karakter, kognitif, dan psikomotor siswa untuk mewarisi luhurnya budaya peradaban Islam dari fase ke fase perjuangan nabi membangun peradaban umat serta menyebarkan kedamaian sebagai implementasi Islam sebagai agama yang rahmatan lil alamin," tandasnya.
 
Review kurikulum ini termuat dalam Keputusan Menteri Agama No 183 Tahun 2019. Proses review kurikulum dilakukan sejak awal tahun 2018 hingga pertengahan 2019 dengan melalui berbagai kajian yang melibatkan para akademisi/ dosen, peneliti, praktisi guru, pengawas, ahli kurikulum, psikolog, pemerhati pendidikan Islam, perwakilan ormas Islam penyelenggara lembaga pendidikan Islam, dan para tenaga struktural penganilisis kebijakan dari Kementerian Agama.
Read more ...

πŸ₯‡ Program Perbaikan Pendidikan Indonesia πŸ₯‡


Assalaamu'alaikum Sahabat Hanapibani.com

Sekolah Guru Indonesia dalam Program Indonesia Teacher Trainer School (ITTS) 2019 mempersembahkan 10 Program Perbaikan Pendidikan Indonesia, yaitu:

1. Rumah Adab (Gerakan Pendidikan Beradab)
PJ : Guru Wahyu - 081515203464

2. Literasi Bukan Sekedar Sensasi (LIBASS)
Info : http://bit.ly/PendaftaranLIBASS
PJ : Guru Irawan - 08976000163

3. Kelas Guru Menulis (KGM)
Info : http://bit.ly/PendaftaranKGM
PJ : Guru Irwan - 085376527362

4. Klub Belajar Literasi Matematika
Info : http://bit.ly/RegKBLM
PJ : Guru Tyas - 081541102617

5. Quantum Learning Community
PJ : Guru Ani - 085219467443

6. Ruang Orangtua Idaman (ROTI)
PJ : Guru Winda - 081274766588

7. Komunitas K-Model
Info : https://forms.gle/dfg489omPtCTWiFy8
Pj :Guru Risah - 082290295913

8. Sekolah Karakter Siswa (Sekar Siswa)
Pj. Guru Hariman - 082215371603

9. Neurosains Teacher Club (NTC)
Info: http://bit.ly/PendaftaranNTC
Pj. Guru Juita - 081278810500

10. Komunitas JURI (Menjadi Guru Favorit)
Info: http://bit.ly/RegKomunitasJURI
Pj. Guru Sakinah - 082347773981

Bagi guru-guru yang mau berpartisipasi dalam Program Perbaikan Pendidikan Indonesia bisa memilih salah satu program tersebut, dengan mengklik link atau menghubungi langsung penanggung jawab.

Salam Perubahan Pendidikan. 
Read more ...

MADRASAH SAMPANG MENUJU KSM NASIONAL 2019


Sampang, Jatim
Bertempat di Aula Kemenag Sampang, Jum'at (13/9) dihadiri oleh semua pejabat kemenag, Para Kasi,  smua kepala Madrasah MIN, MTsN dan MAN, Pokjawas, beserta  kepala dan dewan guru MA Atsarus salafiyah Camplong,  Kepala Kemenag Sampang melaksanakan Pelepasan kontingen KSM Nasional mapel ekonomi terintegrasi tingkat MA.

Salah satu pelajar terbaik Madrasah Aliyah Atsarus Salafiyah Camplong, Kabupaten Sampang, akan mengikuti Kompetisi Sains Madrasah (KSM) tingkat nasional di Manado, Sulawesi Utara pekan depan.

Sepanjang sejarah di lingkungan kementerian Agama Kab. Sampang, ini adalah pertama kalinya Sampang mempunyai perwakilan diajang KSM Nasional. Hal ini disampaikan langsung oleh Kepala Kemenag Sampang Drs. H. Bahri Supardi, M.PdI
"Baru pertama kalinya sampang memberangkatkan peserta KSM ke tingkat nasional smg selanjutnya membawa berkah dan dapat meraih juara" jelas mantan kasi kesiswaan bidang pendma kemenag Jatim tsb.

Kepala Kemenag  Sampang Asal Sidoarjo ini menyampaikan setelah memperoleh nilai yang bagus ditingkat Propinsi, siswi asal Sampang tersebut akan berkompetisi di KSM Manado dengan bidang ekonomi terintegrasi.

“Siswi Madrasah Aliyah Atsarus Salafiyah Kecamatan Camplong Kabupaten Sampang atas nama Rahmawati itu akan mengikuti KSM tingkat Nasional di Manado dari 17 hingga 21 September 2019,” jelas H. Pardi  di Kantornya Jum’at (13/9/2019) saat Pelepasan kontingen KSM Nasional mapel ekonomi terintegrasi tingkat MA.

H. Pardi menjelaskan bahwa untuk kesiapan menuju KSM Nasional pda hari selasa besok,  siswi tersebut akan mengikuti Training Center (Tc)  3 hari di Malang.

“Untuk persiapan menuju KSM, siswi tersebut akan diikutkan Tc selama 3 hari dimalang dan akan dilakukan Tc mandiri,”ungkapnya.

Kepala Kemenag Sampang ini berharap agar sisiwi MA Camplong tersebut bisa mendapatkan juara nasional dan mampu memboyong medali emas, sehingga dapat membawa nama harum Kabupaten Sampang.

“Ya, kalau harapan kami, siswi tersebut mendapatkan medali emas dan jika tidak bisa mendapatkan medali perak,” harapnya.
Read more ...

15 September 2019

2.957 Proposal Bersaing Raih Bantuan Litapdimas 2020


Sebanyak 2.957 proposal masuk ke Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (Diktis)  Direktorat Jenderal Pendidikan Islam untuk berkompetisi meraih bantuan Penelitian, Publikasi Ilmiah, dan Pengabdian kepada Masyarakat (Litapdimas) untuk tahun anggaran 2020. Data ini menunjukan adanya tren kenaikan usulan penelitian dan pengabdian masyarakat dalam tiga tahun terakhir.
Pada tahun 2017, proposal masuk berjumlah 1.232. Setahun kemudian, naik menjadi 1.836 proposal, dan 2.314 proposal untuk tahun 2019. 
"Tahun 2020, usulan meningkat lagi menjadi 2.957 proposal. Ini menunjukkan tingkat partisipasi dosen PTKI semakin baik," ungkap Direktur Diktis Arskal Salim di ruang kerjanya, Jakarta, Jumat (13/09). 
Menurut Arskal, mulai tahun anggaran 2020, Diktis memberlakukan kebijakan H-1, yakni rangkaian pendaftaran, penilaian, dan penetapan usulan proposal litapdimas harus dilakukan pada 1 (satu) tahun sebelumnya. Untuk konteks program 2020 misalnya, penilaian proposal dilakukan tahun 2019. 
Hal ini dimaksudkan agar penerima bantuan memiliki waktu yang cukup untuk menyelenggarakan kegiatannya sehingga diharapkan menghasilkan output yang maksimal. Di samping itu, pada aspek perencanaan juga rapih dan di awal tahun anggaran bantuan dapat segera dicairkan sehingga berdampak pada performance serapan yang baik. 
Kepala Subdit Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Suwendi, menyatakan untuk menghasilkan penerima bantuan dilakukan penilaian secara ketat. Setidaknya ada 4 (empat) tahap yang harus dilampaui, yakni: validasi, similarity, online, dan presentasi. 
Dari 2.957 proposal untuk tahun anggaran 2020 yang masuk melalui layanan online pada portal litapdimas, dilakukan proses validasi hingga menghasilkan 2014 proposal. Tahap selanjutnya dilakukan penilaian plagiasi melalui cek similarity dengan ambang batas 35%, sehingga menghasilkan 921. Selanjutnya, dilakukan penilaian secara online oleh para reviewer sehingga menghasilkan para nominee. 
Sebanyak 319 di antara nomine telah ditetapkan oleh Direktur PTKI melalui SK nomor 5042 Tahun 2019 tetang Penetapan Nomine Penerima Bantuan Penelitian, Publikasi Ilmiah, dan Pengabdian Masyarakat Tahun Anggaran 2020. Nomine yang telah ditetapkan ini wajib mengikuti penilaian presentasi dalam forum ACRP yang akan digelar pada 17-19 September 2019 di Tangerang. 
Read more ...

Pertemuan Habib Anis Solo dan Guru Sekumpul yang Menggetarkan Hati


Sosok Habib Anis bin Habib Alawy Al Habsy Solo dan Guru Sekumpul (KH Muhammad Zaini Abdul Ghani) adalah dua ulama’ waliyullah yang luar biasa. Keduanya mengajarkan kebijaksanaan hidup. Dari keduanya, jutaan manusia mengambil hikmah dan lelaku hidup yang sangat berguna dalam hidup sehari-hari.
Kisah pertemuan dua ulama’ besar ini berlangsung tak bisa dihitung secara fisik. Tapi sekitar tahun 1970-an, Guru Sekumpul pernah sowan di Majelis Ilmu Gurawan, Pasar Kliwon, Solo, asuhan Habib Anis Solo. Sowannya dalam rangka mau minta ijazah kitab maulid. Kisah ini diceritakan Ustadz Abdillah, salah satu santri Habib Anis.

Saat itu, Habib Anis masih berdagang di Pasar Klewer. Seperti biasa, sekitar pukul 11.30 WIB, Habib Anis dengan pakaian pedagang dan mengendarai vespa pulang untuk mengajar majelis ilmu. Kepulangan Habib Anis diketahui oleh Guru Sekumpul, tapi beliau tidak mengetahui kalau yang mengendarai vespa itu adalah Habib Anis, sosok guru yang sedang dicarinya.
Begitu sampai Masjid Riyadh, Habib Anis berganti pakaian dan muncul ke majelis dengan pakaian siap mengajar ilmu. Saat itulah, Guru Sekumpul belum sempat mengatakan apa saja, Habib Anis langsung berkata:
“Anda mau minta 10 kitab maulid dan diijazahi.”
Mendengar perkataan tersebut, Guru Sekumpul bergetar hatinya. Bertemu dengan sosok kekasih Allah yang sangat dirindukannya.
Majlis Gurawan asuhan Habib Anis ini dikunjungi ratusan para kekasih Allah. Ribuan jama’ah selalu hadir tanpa henti.
Kisah berikutnya terjadi saat Habib Anis dan rombongan menuju Martapura untuk menghadiri acara Maulid Simthudduror. Ketika pesawat melintas di atas pulau Banjar, Martapura, Habib Anis melihat puluhan ribu santri menghadiri acara maulid. Suara lantunan terbang para santri Guru Sekumpul terdengar keras dari pesawat yang membawa rombongan.
“Coba berhenti (Saat itu seolah-olah pesawat yang tumpangi juga berhenti). Lihat di bawah ada ribuan orang menabuh terbang.” kata Habib Anis.

Sampai di bandara, banyak sekali rombongan penjemput. Oleh Habib Anis, rombongan dibagi menjadi beberapa bagian, sehingga tiap mobil bisa bermanfaat semua. Ini dilakukan Habib Anis untuk menyenangkan tuan rumah dan rombongan penjemput.
Ketika dua waliyullah ini membaca Maulid bersama-sama, para jama’ah bergetar hatinya. Semua merasakan hadirnya Rasulullah SAW.
Read more ...

550 Siswa Ikuti Olimpiade Sains Madrasah Tingkat Nasional 2019


Sebanyak 550 siswa dari 34 provinsi di Indonesia akan beradu pintar di ajang Kompetisi Sains Madrasah (KSM) 2019. Event yang akan digelar selama satu minggu ini merupakan ajang paling bergengsi bagi siswa madrasah di Indonesia. KSM menjadi agenda resmi Kementerian Agama yang rutin digelar setiap tahun.
Di ajang KSM, madrasah-madrasah, baik negeri maupun swasta, ditambah dari sekolah umum dalam berbagai tingkatan, saling unjuk kemampuan dalam bidang sians dan teknologi. KSM Nasional adalah Kompetisi sains tertinggi dan paling diminati siswa madrasah di Indoensia. KSM digelar berjenjang, dari tingkat kabupaten, provinsi, hingga nasional. KSM Nasional 2019 berlangsung di IAIN Manado, Sulawesi Utara, 16-21 September 2019
Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama Kamaruddin Amin, mengungkapkan, KSM didesain untuk menancapkan budaya sains di kalangan madrasah.
"Kami memiliki program Madrasah Hebat Bermartabat, salah satu aksinya adalah kompetisi madrasah dalam bidang sains," katanya dalam konferensi pers di kantor Kemenag Pusat Jalan Lapangan Banteng Jakarta, Jumat (13/09).
Dengan pengelolaan yang profesional, ditambah dukungan pemerintah yang memadai, saat ini madrasah sudah tidak lagi terbenam dalam stigma sekolahan kelas dua. Olimpiade sains (KSM) ini bukan debut satu-satunya anak madrasah dalam kancah kompetisi sains. Di ajang Olimpiade Sains Nasional (OSN) siswa madrasah juga sudah banyak merebut penghargaan bergengsi, meskipun berhadapan langsung dengan sekolah-sekolah umum ternama.
Kontingen yang hadir di Manado terdiri dari tiga tingkatan, yaitu : Madrasah Ibtidaiyah (MI/SD), Madrasah Tsanawiyah (MTS/SLTP), dan Madrasah Aliyah (MA/SLTA) yang sudah menjalani seleksi ketat dari tingkat kabupaten dan provinsi. Dengan demikian maka persaingan akan sangat berat.
Berbagai cabang yang dipertandingkan adalah Matematika Teritegrasi, Sains IPA Terintegrasi, IPS Terintegrasi, serta Biologi, Fisika, Kimia, Ekonomi dan Geografi Terintegrasi.
Direktur Kurikulum Sarana Prasarana Kesiswaan dan Kelembagaan (KSKK) Madrasah, Ahmad Umar mengatakan, ajang ini diarahkan untuk mengembangkan potensi madrasah dalam bidang saintek. "Kompetisi yang fair dan obyektif dapat menyemai bibit unggul dan menumbuhkan suasana persaingan yang dinamis," katanya.
Pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi saat ini harus direspon oleh madrasah agar terintegrasi sains dan Islam secara harmonis. "Acara semacam ini pada akhirnya akan menghasilkan output siswa pintar berahlakul karimah yang berguna untuk bangsa ke depan," imbuhnya.
Selain kompetisi sains, akan digelar pula Madrasah Young Researcher Camp, yang mempresentasikan dan menggelar pameran hasil riset dalam bidang sains, sosial dan ilmu Keagamaan anak madrasah se Indonesia. Sebanyak 1.018 proposal telah diterima, 54 judul penelitian terpilih akan mengikuti expo madrasah riset. Penemuan mereka yang beragam dan berbagai bidang merupakan embrio sebuah karya besar yang diharapkan dapat mengubah peradaban dunia. 
Read more ...

Siswa MAN 1 Yogyakarta Juara International Robotic Competition di Malaysia


Prestasi internasional kembali diukir siswa madrasah DIY. Abizard Rahadiyan Wahyudi dan Ammarsatya Esza, siswa MAN 1 Yogyakarta ini meraih medali emas dalam International Robotic  Competition yang digelar International Islamic University Malaysia (IIUM). 
“Alhamdulillah Abizard dan Ammarsatya berhasil mengharumkan  MAN 1 Yogyakarta, Kanwil Kemenag DIY, dan madrasah Indonesia pada umum. Semoga bisa menjadi jalan kesuksesan untuk siswa yang telah berprestasi tersebut,” ungkap Kepala MAN 1 Yogyakarta Wiranto Prasetyahadi di Yogyakarta, Sabtu (14/09).
Menurutnya, prestasi ini kembali menjadi bukti bahwa siswa madrasah bisa berprestasi di ajang internasional, bersaing dengan sekolah umum bahkan sekolah dari negara lain. "Siswa madrasah harus tampil penuh percaya diri karena sudah banyak yang dapat membuktikannya, berprestasi akademik dan non akademik,” paparnya lagi.
Abizard dan Ammarsatya meraih emas pada cabang creative. Ada delapan kategori yang dilombakan pada International Robotic  Competition di Malaysia. Selain creative, cabang lainnya adalah soccer robot, autonomous sumo, mini combat, trashure hunt, time rush, rove, dan drone.
Menurut Abizard, robot karyanya dengan Ammarsatya adalah automated egg sorter, based on convegor and light sensor (Robot yang mensortir telor secara otomatis berbasis cahaya). “Melalui robot ini, akan memudahkan dalam memilah dan membedakan antara telur segar dan telur busuk,” ujarnya penuh semangat.
Siswa kelahiran, Sleman, 3 Mei 2003 itu menuturkan, ide kreatif didapatkan ketika ia berkunjung di salah satu peternakan ayam petelur. Saat itu, ia melihat cara memilah telur ayam yang berjumlah banyak, tetapi hanya menggunakan cara yang sederhana, yaitu air atau dengan diterawang satu persatu dengan cahaya. Tentu hal ini, menurutnya tidaklah efektif dan efesien.
“Belajar dari kesulitan tersebut, kami lantas mempunyai gagasan dan ide bagaimana cara membantu para peternak agar mempermudah memilah dan membedakan telur yang masih segar dan telur yang sudah busuk,” tandasnya lagi.
Sebelumnya Abizard juga telah meraih banyak prestasi dalam bidang robotik. Antara lain, Juara 1 Aurora Robotic Competition di Universitas Negeri Purwokerto Tahun 2016, Juara 3 Madrasah Robotic Competition Kemenag Pusat Tahun 2016, Juara 1 Aurora Robotic Competition di Universitas Negeri Purwokerto Tahun 2017, Juara Harapan 1 E-Bote Competition, Taman Pintar MIPA UGM Tahun 2017, Juara 1 Madrasah Robotic Competition Kemenag Pusat Tahun 2018, dan Juara 3 KRPY Taman Pintar UGM Tahun 2018.
Read more ...

'Rasanya Baru Kemarin' Puisi Kerinduan Menag pada Mbah Moen


KH Maimoen Zubair wafat pada 6 Agustus 2019 di RS An Nor Makkah saat akan menunaikan ibadah haji. Sebagai Amirul Hajj, Menag Lukman Hakim Saifuddin adalah salah satu santri yang ikut mengurus prosesi pengurusan dan pemakaman jenazah almarhum. 
Sejak membawa jenazah almarhum dari RS An Nor ke Mighsalah (tempat pemandian) Al Muhajirin di Khalidiyah,  memandikannya, lalu menyemayamkan di Daker Makkah sebelum disalatjenazahkan di Masjiidl Haram dan dimakamkan di Jannatul Ma'la, Menag selalu hadir dan terlibat. 
Bahkan, pada tahap awal, saat banyak pihak berharap agar Almarhum dimakamkan di Indonesia, Menag juga yang menjadi komunikator dengan keluarga hingga akhirnya diputuskan Mbah Moen dimakamkan di Jannatul Ma'la. 
Pengalaman ini meninggalkan kesan dan kerinduan mendalam bagi Menag Lukman. Iya, sangat dalam, hingga perubahan rona alam tidak luput dari perhatian. Kesan dan kerinduan itu lalu dia tuangkan dalam sebuah puisi bertajuk "Rasanya Baru Kemarin".
Sabtu malam (14/09), puisi ini dibacakan Menag dalam peringatan 40 Hari Wafat Mbah Moen di Pesantren Al Anwar Sarang, Rembang. 
RASANYA BARU KEMARIN..
oleh: Lukman Hakim Saifuddin
Rasanya baru kemarin,
Kabar duka itu datang bertubi 
Memenuhi grup-grup WA dan japri
Bertebaran banyak sekali
Di media online dan media sosial pun tak terkecuali
Rasanya baru kemarin,
Setelah subuhan itu terasa begitu lemas
Membaca kabar duka yg datang deras
Kuterbenam dalam bayang-bayangnya yg melintas bebas
Namun seketika datang dorongan untuk segera bergegas
Rasanya baru kemarin,
Pengemudi setiaku memacu mobilnya secepat dia bisa
Mengarungi lajur dan jalur jalanan kota
Berpacu dengan mentari pagi yang tak kunjung tampakkan sinarnya
Menuju RS An-Nur di Mekkah di daerah Al-Hijra
Rasanya baru kemarin,
Tiba di sana langsung dikerubuti jemaah haji kita
Kusibak kerumunan jemaah tuk mengenali yang bisa kutanya
Lalu dibawanya aku ke pintu yang ketat dijaga
Memasuki suatu ruang yang tak setiap orang bisa berada di dalamnya
Rasanya baru kemarin,
Dalam ruangan itu kusaksikan deretan laci-laci besi kekar
Bertingkat berjenjang berbanjar berjajar
Dan dalam deretan laci bagian tengah pada tingkatan dasar
Terbujur di sana dengan tenang Kiai Bangsa ulama besar
Rasanya baru kemarin,
Kuberlutut menatap wajah teduhnya
dengan mata basah dan bibir bergetar
Kutatap wajahnya tersenyum berbinar
Wajah yang begitu teduh pancarkan sinar
Doa kupanjatkan disertai istighfar
Rasanya baru kemarin,
Berbagai kalangan menghubungiku memberi saran
Beberapa kiai meminta jenazah dibawa ke Tanah Air untuk dimakamkan
Keluarga dan kerabat berharap di Ma'la dikebumikan
Kami lalu berbenah melaksanakan
Rasanya baru kemarin,
Gemuruh tahlil iringi jenazah dimasukkan ke ambulan
Menuju Al-Khalidiyah jenazah akan dimandikan
Ambulan berjalan perlahan di bawah mendung kesedihan awan
Langit menangis meneteskan rintik hujan
Rasanya baru kemarin,
Seusai memandikan jasadnya dengan gejolak hati
Sepenuh takdzim membaringkan di atas berlembar kain putih bersih untuk dikafani
Lalu kukecup kening wajahnya nan berseri
Duka nestapa terbasuh semerbak wangi
Rasanya baru kemarin,
Simbah kami semayamkan di Kantor Urusan Haji Daker Mekkah
Lalu kami hantarkan ke Masjidil Haram bersama jemaah yang melimpah
Tak terhitung tangan-tangan yang menengadah
Memohon Simbah berpulang husnul khatimah
Rasanya baru kemarin,
Pemakaman Jannatul Ma'la disesaki kerumunan orang
Sekerumunan menghadang 
Meminta mensalatkan sehingga iringan keranda terhalang
Tak mudah setelahnya mencapai liang
Penta'ziyah berlomba sentuh keranda di tengah tahlil yang terus berkumandang
Rasanya baru kemarin,
Simbah dimakamkan di tempat yang beliau citakan
Tak ada bunga-bunga yang ditaburkan
Tiada air wewangian yang disiramkan
Namun bersusul-susulan doa yang dipanjatkan
Rasanya baru kemarin,
Simbah pergi meninggalkan kita semua
Namun apakah Simbah benar-benar meninggalkan kita?
Bukankah ajaran, wejangan, dan arahannya
Kan tetap dan terus mengada bersama menjaga kita?
Ragunan, 09-09-2019
Read more ...

14 September 2019

BEASISWA PENDIDIKAN PONDOK IT 100% GRATIS


Bismillaahirrahmaanirrahiim,
Beasiswa Pondok IT adalah beasiswa pendidikan IT dan agama kepada pemuda/i usia 18 s/d 23 tahun dari kota manapun di seluruh Indonesia.

Alhamdulillah sudah banyak santri-santri pondok IT yang mandiri/kerja sebelum lulus. Ada yang sudah kerja di perusahaan besar seperti Zahir Accounting, tiket.com, qasir.com, dll.

Fasilitas yang diberikan:
1. 100% gratis biaya (makan dan asrama)
2. Koneksi internet 24 jam
3. Rihlah dan olahraga
4. Lingkungan islami
5. Program berkarya

Informasi pendaftaran & persyaratan:
pendaftaran.pondokit.com

Timeline Penerimaan Santri Gelombang 4:
1. Pendaftaran: 01 Oktober – 31 Oktober 2019
2. Seleksi: 01 November – 30 November 2019
3. Pengumuman: 10 Desember 2019
4. Pemanggilan: 24 - 27 Desember 2019
5. MOS: 28 – 31 Desember 2019
6. Masa Percobaan: 01 Januari - 31 Januari 2020
7. MOU: 01 Februari 2020
8. Pembelajaran, Berkarya & Berbagi: Mulai 01 Februari 2020
---
Tentang Pondok IT:
Pondok IT merupakan sebuah tempat pendidikan IT non-formal berbasis pondok yang membekali santrinya dengan skill IT & ilmu agama serta mengarahkan santri untuk belajar sesuai passion mereka.

Profil Pondok IT:
1. https://youtu.be/maw1XuVX72Y
2. https://youtu.be/GKdDRO6HcpQ

Alamat Kantor Pusat:
- Laki-laki:
Glagah Lor, Tamanan, Banguntapan, Bantul, Yogyakarta 55191 (Selatan Masjid Nur Jannah Tamanan) https://g.co/kgs/b5Yzpj
- Muslimah
Pondok IT Muslimah, RT. 004, Grojogan, Wirokerten, Banguntapan, Bantul, Yogyakarta 55194 https://g.co/kgs/7afy3y

---
Mau mendukung atau berdonasi di Pondok IT?
Hubungi: 0852 2880 2828

---
Info lebih lanjut hubungi:
- Laki-laki: 0895 2800 2800 (WA)
- Perempuan: 0857 2800 2800 (WA)

======================
======================
🌐Website: pondokit.com
▶YouTube: Pondok Multimedia
*⃣Fb: Pondok IT
πŸ“·IG: @pondokit

©Pondok IT
Read more ...

TELEVISI SAJA KAMU JADIKAN SANAD, KO’ IMAM SYAFI'I TIDAK KAMU JADIKAN SANAD?


Dalam pengajiannya, GUS BAHA' menerangkan tentang ciri AHLUSSUNNAH WAL JAMA'AH dizaman akhir.

Ciri AHLUSSUNNAH dizaman akhir itu, dalam aqidah menganut ABU HASAN AL ASY'ARI dan menganut IMAM ABU MANSUR AL MATURIDI.

Dalam FIQIH mengikuti salah satu mazhab 4 yaitu: IMAM ABU HANIFAH, IMAM MALIK, IMAM SYAFI'I atau IMAM AHMAD bin HAMBAL. Dan dalam tasawuf mengikuti salah satu mazhab antara ABBUL QOSIM AL-JUNAIDI atau IMAM GHOZALI.

Mengapa menjadi definisi begitu? Karena, dulu firqoh di arab banyak yang menentang. “Itu pengertian apa?” NABI tidak pernah menjelaskan begitu.

Kalian jangan terjebak dengan ucapan mereka, bahwa NABI tidak pernah mengeluarkan definisi tentang ciri AHLUSSUNNAH WAL JAMA'AH seperti itu. Ya tentu NABI tidak akan mengatakan seperti itu, karena di zaman NABI belum ada IMAM GHOZALI, belum ada ABBUL QOSIM AL JUNAIDI.

Tapi kita percaya dengan definisi seperti itu. Mengapa? Karena kita percaya bahwa ASWAJA itu, orang yang seperti di katakana NABI:

“MA ANA ALAIHIL YAUMA WA ASHABI”
Yaitu “Orang yang mengikuti perilaku saya dan mengikuti para sahabat saya.”

Itu teks yang disampaikan NABI. Lalu kenapa kita harus menyebut nama imam-imam kita dan sanad kita? Karena kalau kita tidak menyebut sanad, akan muncul pertanyaan.

“Kamu ko bisa tahu SHAHABAT melakukan itu kata siapa?” jawabnya “Kata guru saya.” Kita kan tidak bisa langsung mengatakan “kata NABI

Kata NABI itu yang meriwayatkan siapa? Contoh IMAM BUKHORI. IMAM BUKHORI itu siapa? Beliau itu muridnya IMAM SYAFI'I. Karena IMAM BUKHORI itu periodenya setelah IMAM SYAFI'I. Saya hafal sanadnya IMAM BUKHORI sampai ke RASULULLAH SAW. Dan saya (GUS BAHA'-red) punya sanad sampai IMAM BUKHORI.

Misalkan kalian ditanya, “kamu tahu AMERIKA?”

Terus kamu jawab “Tahu.”

“Ko bisa tahu AMERIKA?

Dan kamu jawab “lihat di TV.”

Televisi saja kamu jadikan sanad kok IMAM SYAFI'I tidak kamu jadikan sanad.

Misalkan lagi. “Kamu ko tahu kalau ketua DPR tersangka?”

“Kata TV”.

Sanadmu dari mana?

“Kan dari TV.”

Dan misal kamu bilang “Tahu sendiri” itu tidak mungkin, kan tidak mungkin kamu tahu sendiri ketika ada sidang di KPK.

Contoh lagi, misalkan kamu ditanya suatu hal, terus kamu jawab “NABI itu berkata gini, jadi tak perlu ULAMA, harus ke NABI saja langsung. Lha kamu ko tahu kalau NABI bilang seperti itu kata siapa?. Apa kamu mau jawab lewat mimpi? Akhirnya mau tidak mau kamu harus menyebutkan guru.

Makanya ada tradisi menyebut SANAD, atau disebut juga menyebut ULAMA. Tapi orang-orang sekarang juga kadang bodoh. Ada orang yang bilang nggak usah lewat ULAMA, yang penting langsung ke NABI. Ulama bisa salah, kalau NABI kan tidak bisa salah.

Lha kamu itu ko bisa bilang kalau NABI tidak bisa salah kata siapa? Jawabmu pasti “kata ULAMA atau kata guru.” Padahal katanya tidak percaya ULAMA?

Makanya kalau bodoh jangan kebangetan. Apalagi sudah bodoh ngajak-ngajak lagi. Dan saya juga heran dengan orang model seperti itu. Bodoh kok bisa seperti itu sanadnya gimana.

Itulah mengapa, masyur di dalam ilmu THARIQAH dan ilmu HAKIKAT pepatah yang bilang begini:

“Laula Murobbi Lamma arofna robbi, wa laulal ulama lamma arofnal ambiya”

“Umpama tidak ada yang mendidikku tentu kita tidak tahu TUHAN ku itu siapa, Dan umpama tidak ada ulama tentu kita tidak tahu para NABI"

Kita mengetahui TUHAN karena ada yang mengajari. Kamu tidak mungkin bisa mengetahui TUHAN secara langsung. Tapi diajari guru, bahwa ALLAH itu WUJUD, QIDAM BAQA dan seterusnya. Anehnya kadang dikenalkan oleh gurunya terus lama-lama sombong, malah membantah gurunya. Tapi itu sekedar sombong saja, hakikatnya tetap saja mengetahui ALLAH itu lewat guru.

Misalnya lagi kamu tahu NABI lewat saya. Saya itu muridnya KYAI MAIMOEN, KYAI MAIMOEN muridnya KYAI ZUBAIR, KYAI ZUBAIR muridnya KYAI FAQIH MASKUMAMBANG, KYAI FAQIH muridnya KYAI MAHFUDH TREMAS, KYAI MAHFUDH itu murid SAYYID ABU BAKAR SATHO' yang mengarang kitab I'ANATUT THOLIBIN, beliau muridnya Sayyid Zaini Dahlan, muridnya SYECH USTMAN ADDIMYATI terus sampai ke IMAM SYAFI'I. Nah IMAM SYAFI'I muridnya IMAM MALIK yang punya guru IBNU SIHAB AZZUHRI punya guru IMAM NAFI' punya guru ABDULLAH bin UMAR yang bertemu RASULULLAH SAW.

Kamu harus hafal sanad, kalau tidak hafal ya nitip saja tidak apa-apa. Pokoknya, kata GUS BAHA', begitu saja. Lah iya gampang saja kan lebih gampang sudah ada yang ahli. Tanya saja selesai.

Kemudian agar klaim tentang NABI tidak bias, maka buatlah kriteria siapa sanadnya yang paling akurat tentang tauhid. Kita menyebut ABU HASAN AL ASY'ARI dan ABU MANSUR AL MATURIDI. Siapa yang paling akurat dalam sanad ILMU TASAWUF. Kita menyebut ABBUL QOSIM AL-JUNAIDI dan IMAM GHOZALI. Siapa yang paling akurat dalam SANAD FIQIH. Kita menyebut ABU HANIFAH, IMAM MALIK, IMAM SYAFI'I dan IMAM IBNU HAMBAL, ini sesuai periode.

Karena IMAM SYAFI'I itu lahir ketika hari wafatnya ABU HANIFAH. Yang jelas tahunnya sama. Sehingga kita harus nyebut ABU HANIFAH dulu karena lebih senior. Wallahu’alam Bisshawab.

Read more ...

TIGA BELAS WASIAT BERHARGA UNTUK PARA GURU

www.hanapibani.com

Guru (bahasa Sanskertaΰ€—ुΰ€°ू yang berarti guru, tetapi arti secara harfiahnya adalah "berat") adalah seorang pengajar suatu ilmu. Dalam bahasa Indonesia, guru umumnya merujuk pendidik profesional dengan tugas utama mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik.[1]

Arti umum

Guru adalah pendidik dan pengajar pada pendidikan anak usia dini jalur sekolah atau pendidikan formal, pendidikan dasar, dan pendidikan menengah. Guru-guru seperti ini harus mempunyai semacam kualifikasi formal. Dalam definisi yang lebih luas, setiap orang yang mengajarkan suatu hal yang baru dapat juga dianggap seorang guru.

Arti khusus

Dalam agama Hindu, guru merupakan simbol bagi suatu tempat suci yang berisi ilmu (vidya) dan juga pembagi ilmu. Seorang guru adalah pemandu spiritual atau kejiwaan murid-muridnya.
Dalam agama Buddha, guru adalah orang yang memandu muridnya dalam jalan menuju kebenaran. Murid seorang guru memandang gurunya sebagai jelmaan Buddha atau Bodhisattva.
Dalam agama Sikh, guru mempunyai makna yang mirip dengan agama Hindu dan Buddha, namun posisinya lebih penting lagi dikarenakan salah satu inti ajaran agama Sikh adalah kepercayaan terhadap ajaran sepuluh guru Sikh. Hanya ada sepuluh guru dalam agama Sikh. Guru pertama, Guru Nanak Dev adalah pendiri agama ini.
Orang IndiaCinaMesir, dan Israel menerima pengajaran dari guru yang merupakan seorang imam atau nabi. Oleh sebab itu, seorang guru sangat dihormati dan terkenal di masyarakat serta menganggap guru sebagai pembimbing untuk mendapat keselamatan dan dihormati bahkan lebih dari orang tua mereka.

Guru di Indonesia

Secara formal, guru adalah seorang pengajar di sekolah negeri ataupun swasta yang memiliki kemampuan berdasarkan latar belakang pendidikan formal minimal berstatus sarjana, dan telah memiliki ketetapan hukum yang sah sebagai guru berdasarkan undang-undang guru dan dosen yang berlaku di Indonesia.

Guru tetap

Guru yang telah memiliki status minimal sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil, dan telah ditugaskan di sekolah tertentu sebagai instansi induknya. Selaku guru di sekolah swasta, guru tersebut dinyatakan guru tetap jika telah memiliki kewewenangan khusus yang tetap untuk mengajar di suatu yayasan tertentu yang telah diakreditasi oleh pihak yang berwenang di pemerintahan Indonesia.

Guru honorer

Guru tidak tetap yang sering disebut Guru Honorer[2] belum berstatus minimal sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil, dan digaji di bawah upah minimum (UMR)[3]. Seringkali mereka digaji di bawah gaji minimum yang telah ditetapkan Undang-Undang secara resmi. Secara kasat mata, mereka sering tampak tidak jauh berbeda dengan guru tetap, bahkan mengenakan seragam Pegawai Negeri Sipil layaknya seorang guru tetap. Secara fakta, mereka berstatus Pegawai dengan pekerjaan yang sama seperti Guru Tetap namun dengan honor yang jauh berbeda. Pada umumnya, mereka menjadi tenaga sukarela untuk mengabdi dan demi diangkat menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil melalui jalur honorer[4].
BERIKUT TIGA BELAS WASIAT BERHARGA UNTUK PARA GURU:

1. Hendaknya tidak mengambil cuti sakit ketika engkau tidak sakit sehingga tidak menggabungkan dua maksiat : kebohongan dan makan harta haram. Sesungguhnya pemotongan gaji dilandasi taqwa dan takut kepada Allah itu lebih baik dan lebih kekal.

2. Terimalah murid-muridmu dengan segala kesalahan mereka karena mereka bukan malaikat, bukan pula syaitan. Tidak ada alasan untuk lari dari meluruskan kesalahan-kesalahan itu karena Anda adalah murabbi (pendidik) dan ini yang diharapkan dari Anda.

3. Tunjukkan rasa hormat Anda kepada murid yang ada di hadapan Anda dengan cara menerangkan keutamaan mereka sebagai penuntut ilmu. Hal ini akan mendekatkan jarak Anda dalam menuju hati mereka.

4. Ingatlah bahwa banyak di antara orang-orang besar menjadi besar lantaran satu kata dari seorang guru yang melejitkan mereka dan memantik cita mereka hingga menggapai puncak.

5. Perbagus cara interaksi Anda dengan para murid. Berapa banyak guru yang mendapat doa dari murid setelah bertahun-tahun terlewati, atau setelah berada di liang kubur.

6. Semua mata pelajaran dapat dikaitkan dengan ajaran-ajaran Islam. Tinggal bagaimana Anda mencari media yang tepat.

7. Setiap menit keterlambatan Anda dalam memulai pelajaran atau keluar sebelum waktu selesai adalah hak murid, ia akan mengambilnya pada hari penghitungan amal.

8. Berapa banyak guru yang menjadi sebab lurusnya arah berpikir kaum muda sehingga ia mendapatkan doa-doa tulus dan kebaikan yang mengalir. Ya Allah, tambahkan dan berkahi setiap guru yang kuat, bertanggung jawab, dan senantiasa berbuat baik.

9. Di depan Anda ada generasi. Bangkitkan jiwa mereka, ajarkan cinta kepada ilmu, dan bangunkan semangat. Barangkali satu kata dari Anda dapat membakar spirit dalam hatinya dan menjadi kebaikan untuk ummat.

10. Rasa takut murid Anda terhadap Anda bukanlah pertanda keberhasilan dan keterampilan Anda dalam menegakkan kedisiplinan. Itu hanya pertanda bahwa Anda gagal dalam memerankan pendidikan. Pendidikan itu membawa ketegasan dan kasih sayang bukan dengan menakut-nakuti.

11. Syekh Utsaimin rahimahulloh membedakan antara pulpen inventaris kantor dan pulpen pribadi karena takut makan barang haram. Lantas bagaimana dengan orang yang menghalalkan sesuatu yang lebih berharga daripada tinta? Yaitu waktu!

12. Ingatlah bahwa anda mempunyai anak yang diajar oleh guru-guru seperti Anda. Maka berbuat baiklah kepada anak orang niscaya Allah akan menyiapkan bagi anak Anda guru-guru yang akan berbuat baik kepada mereka. "Balasan sesuai dengan amal perbuatan."

13. Ikhlaskan niat utk Allah. Karena sesungguhnya Anda sedang melakukan tugas para Nabi. Dan jika anda mengharap pahala dalam pekerjaan Anda, maka setiap jam pada siang hari Anda dalam timbangan kebaikan Anda.

Semoga jadi nasehat para pejuang Pendidikan...πŸ™πŸ™πŸ™

Kita semua adalah Pendidik
Read more ...

Tindakan Pengamanan Dampak Bahaya Kabut Asap di Kab. HSU


Menghubung surat edaran Bupati Hulu Sungai Utara Nomor : 443/1637/Dinkes/2019 tentang Seruan dan Himbauan Antisipasi Terjadinya Dampak Kabut Asap. 

Maka sebagai upaya mengantisipasi dan pengamanan dampak bahaya kabut asap yang dapat menganggu kesehatan peserta didik pada jenjang PAUD (TK/KB/TPA), Sekolah Dasar/Sederajat, dan Sekolah Menengah Pertama/Sederajat di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Utara, diminta kepada Bapak/Ibu/Saudara (i) Kepala Satuan Pendidikan/Sekolah dari jenjang PAUD (TK/KB/TPA), SD, dan SMP untuk memperhatikan hal-hal sebagai berikut :


1. Dihimbau kepada Kepala Satuan Pendidikan/Sekolah agar mengurangi aktivitas pesertadidik di luar ruangan/kelas. 

2. Peserta didik agar menggunakan penutup hidung dan mulut (masker) apabila berada atau beraktivitas di luar ruangan/kelas untuk mengurangi dampak gangguan Infeksi Saluran Pernapasan (ISPA) terhadap peserta didik tersebut. 
Masing-masing satuan pendidikan agar melakukan pengadaan/pembelian penutup hidung dan mulut (masker) sesuai dengan jumlah peserta didik di satuan pendidikan. 

3. Kepala Satuan Pendidikan/Sekolah agar lebih memperhatikan kesehatan peserta didik terutama kepada peserta didik yang mempunyai riwayat penyakit asma atau gejala penyakit saluran pernapasan (sesak nafas), sehingga apabila terjadi sesuatu maka satuan pendidikan/sekolah cepat mengambil tindakan. 

4. Tidak melakukan pembakaran sampah di lingkungan satuan pendidikan/sekolah.

5. Mengingat daerah kita belum mempunyai alat pengukur kepekatan kabut asap yang terpasang diruang-ruang publik maka untuk kebijakan proses kegiatan belajar mengajar kami mintakan sebagai berikut : 
  • a. Kepala Satuan Pendidikan/Sekolah dapat meliburkan sekolahnya jika pada hari tersebut keadaan/tingkat kepekatan kabut asap sudah tidak dapat ditoleransi atau tidak kondusif untuk proses kegiatan belajar mengajar. 
  • b. Kepala Satuan Pendidikan/Sekolah dapat mengambil kebijakan proses belajar mengajar (masuk sekolah) pada jam tertentu/masuk siang, jika menurut pengamatan ketebalan kabut asap berkurang pada siang hari. 
  • c. Jika Kepala Satuan Pendidikan/Sekolah mengambil kebijakan libur akibat kabut asap ini, maka kepada peserta didik agar diberikan tugas/pekerjaan rumah (PR). 
  • d. Jika kondisi kabut asap libur lebih dari 3 (tiga) hari agar kepala satuan pendidikan melaporkan kepada Koordinator Pengawas Satuan Pendidikan Kecamatan (KPSPK) untuk selanjutnya Koordinator Pengawas Satuan Pendidikan Kecamatan (KPSPK) melaporkan kepada Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Hulu Sungai Utara untuk langkah kebijakan selanjutnya.
6. Untuk Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK) tetap masuk kerja sebagaimana biasa dan dapat menggunakan pada hari tersebut untuk membuat perencanaan pembelajaran selama masa libur kabut asap, guna akselerasi selama ketertinggalan pembelajaran masa libur kabut asap. 

7. Apabila Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) sudah membaik agar kembali dilanjutkan proses kegiatan belajar mengajarnya dan mempertimbangkan jadwal pelajaran yang tertinggal selama libur kabut asap. 

8. Masing-masing satuan pendidikan agar melaporkan jumlah hari libur akibat kabut asap ini ke masing-masing bidang dilingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Hulu Sungai Utara sesuai kewenangannya masing-masing. 
Demikian disampaikan, atas perhatian dan kerjasamanya kami ucapkan terima kasih.




Untuk unduh filenya silakan klik DISINI
Read more ...

Diklat Sertifikasi Kepala Laboratorium IPA, Komputer Dan Kepala Perpustakaan Pada Madrasah / Sekolah


Diklat Sertifikasi Kepala Laboratorium IPA, Komputer Dan Kepala Perpustakaan Pada Madrasah / Sekolah Angkatan Ke – 4 Se Indonesia Oleh Universitas Islam Negeri ( UIN ) Sunan Kalijaga Yogyakarta.

Berdasar Surat Keputusan Dirjen Pendis No. 1081 tentang penetapan Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta sebagai Penyelenggara Sertifikasi Kepala Perpustakaan dan Kepala Laboratorium, maka UIN Sunan Kalijaga membuka kesempatan bagi guru yang ingin mengikuti Sertifikasi Kepala Laboratorium IPA, Komputer dan Kepala Perpustakaan Angkatan Ke- 4 untuk madrasah / sekolah Di Indonesia.

PELAKSANAAN  DIKLAT


Tanggal                 : 27 September S/D 30 September 2019 
                               (Tatap Muka) 4 Hari Praktek + 4 Hari Tugas ( E-Learning) 
Tempat                  : Man 2 Model Banjarmasin (Kalimantan Selatan) 
Pendaftaran           : Mulai Tanggal 23 Agustus S/D 21 September 2019 
Call / Wa               : Ilda Ruhama,M.Pd 081351773795 
Biaya Pendaftaran : Rp. 3.000.000,- ( Tiga Juta Rupiah ) 
Transfer Rekening Atas Nama Ilda Ruhama Melalui Bank : 
  • Bri Dengan No. Rekening : 0003-01-064998-50-2 
  • Bni Dengan No. Rekening : 0369995789

Fasilitas         : Atk, Penginapan Dan Konsumsi Selama Diklat 
Sertifikat       : 100 Jp (Untuk Kepala Lab) 120 Jp ( Untuk Kepala Perpustakaan) 

Peserta Yang Sudah Mendaftar Menyampaikan Biodata Yang Memuat: 
  1. Nama Lengkap Sesuai Ijazah Beserta Gelar 
  2. Jenis Sertifikasi Yang Diikuti 
  3. Asal Madrasah / Sekolah 
  4. Alamat 
  5. No. Hp. Dan WA 
  6. Email Kirim 
Ke Alamat Email : Ildaruhama@Gmail.Com Dengan Nama Subject Biodata Peserta Sertifikasi Kepala Lab Dan Perpustakaan ( Angkatan Ke – 4 ) 

Pada Saat Diklat Peserta Diwajibkan Membawa Laptop Untuk Keperluan Kegiatan Diklat Sertifikasi, Pas Photo Berwarna Ukuran 4x6 Sebanyak 2 Lembar Untuk Sertifikat Serta Photo Copy Ijazah Terakhir.



Download brosur dengan klik DISINI
Read more ...

13 September 2019

Ditegur saat Bawa Parang, Pria di HSU Tebas Kawan


Unit Jatanras Kepolisian Resor Hulu Sungai Utara (HSU) meringkus Ardi Fahlian (33), pelaku penganiayaan terhadap Ahmad Riyanoor (33). Polisi menangkap Ardi Fahlian pada pukul 21.00 wita, Kamis (12/9), dua hari setelah Ardi membacok Ahmad pada Selasa (10/9/2019).
Kepala Satreskrim Polres HSU, Iptu Kamarudin, mengatakan aksi pembacokan ini terjaadi di Gang Wildan RT 4, Jalan Temanggung Jalil, Kelurahan Antasari pada Selasa (10/9).
Saat itu, korban dan pelaku saling bersua pukul 19.45 wita. Korban menegur saat melihat pelaku membawaa senjata tajam.
“Handak nimpas siapa? Lalu telapor langsung menyarang korban menggunakan senjata tajam yang mengenai bagian kepala dan lengan tangan sebelah kiri korban. Atas kejadian tersebut, korban melaporkan ke Polsek Amuntai Kota guna proses lebih lanjut,” ucap Iptu Kamarudin, Jumat (13/9/2019).
Selain dipicu teguran, Kamarudin berkata, pelaku merasa sering dibohongi korban. "Kaitan ada sedikit utang dan tersinggung," Iptu Kamarudin melanjutkan.
Dari laporan korban, polisi segera menangkap Ardi Fahlian alias Bojes di RT 9 Jalang Lorong Grilya, Kelurahan Paliwara, Kecamatan Amuntai Tengah pada pukul 21.00 wita, Kamis (12/9). Menurut Kamarudin, pelaku mengakui telah melukai Ahmad.
Barang bukti yang ditemukan terdiri dari satu bilah sakam jenis parang panjang 50 centimeter, satu celana, dan satu lembar kaos hitam. Pelaku Ardi tinggl di lingkungan RT 4, Gang Wildan Jalan Temanggung Jalil, Kelurahan Antasari, Kecamatan Amuntai Tengah.
Sementara Ahmad Riyanoor tingal di lingkungan RT 02, Jalan Pangeran Antasari, Kecamatan Amuntai Tengah, Kabupaten HSU.
Read more ...

Artikel Terbaru

Siswa MIN 20 Banjar Sholat Gaib Untuk Habibie

Martapura (MIN 20 Banjar) – Siswa MIN 20 Banjar melaksanakan sholat gaib untuk B.J Habibie, sebagai bentuk aplikasi pembelajaran sprit...

Powered by BeGeEm - Designed Template By HANAPI