Breaking News

21 November 2019

BERAMAL SHALIH ITU BERAT, TAPI MEMPERTAHANKANNYA JAUH LEBIH BERAT


Beramal kebaikan itu memang ternyata tidak mudah, butuh perjuangan dan kerja keras. Tantangan dalam beramal shalih itu dari awal hingga akhir dan bahkan setelah selesai. Tantangannya mencakup :



Pertama, memulai

Untuk mulai berbuat baik itu berat, karena jiwa kita ini lebih mudah diajak berbuat buruk ketimbang berbuat baik, jiwa itu condong kepada kejelekan, sebagaimana yang kabarkan oleh Allah:

إِنَّ النَّفْسَ لَأَمَّارَةٌ بِالسُّوءِ إِلَّا مَا رَحِمَ رَبِّي

“Sesungguhnya jiwa (nafsu) itu selalu menyuruh kepada kejahatan, kecuali nafsu yang diberi rahmat oleh Tuhanku.” (QS.Yusuf: 53)

Jika tidak diarahkan, dilatih dan dipaksa melakukan kebaikan, maka ia akan berlumur dengan keburukan atau paling tidak merasa malas untuk melakukan kebaikan.

Makanya dalam hal bersedekah pahala yang paling besar adalah ketika mampu melakukannya dikala banyak sebab yang menghalangi. Dari Abu Hurairah, ia bercerita: “Ada seorang datang kepada Nabi kemudian bertanya, ‘Wahai Rasulullah sedekah yang bagaimana yang paling besar pahalanya?’ Nabi bersabda:

أَنْ تَصَدَّقَ وَأَنْتَ صَحِيحٌ شَحِيحٌ تَخْشَى الْفَقْرَ وَتَأْمُلُ الْغِنَى

‘Engkau bersedekah sementara engkau dalam keadaan sehat, hatimu ada sifat kikir, khawatir akan tertimpa miskin dan ingin menjadi kaya.’”(HR. Bukhari: 1353, Muslim: 1032 )



Kedua, melaksanakan

Ketika melakukan amal kebaikan tantangannya juga berat. Ujian perusak amal bermacam-macam di antaranya yaitu riya’ dan sum’ah. Banyak orang beramal shalih namun amalan tersebut tercampur dengan dua penyakit ini, sehingga amalannya pun rusak, bahkan alih-alih mendapatkan pahala, ia justru mendapatkan kecelakaan besar. Dari Abu Hurairah radhiyallahu anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

إِنَّ أَوَّلَ النَّاسِ يُقْضَى يَوْمَ الْقِيَامَةِ عَلَيْهِ رَجُلٌ اسْتُشْهِدَ فَأُتِيَ بِهِ فَعَرَّفَهُ نِعَمَهُ فَعَرَفَهَا قَالَ فَمَا عَمِلْتَ فِيهَا قَالَ قَاتَلْتُ فِيكَ حَتَّى اسْتُشْهِدْتُ قَالَ كَذَبْتَ وَلَكِنَّكَ قَاتَلْتَ لِأَنْ يُقَالَ جَرِيءٌ فَقَدْ قِيلَ ثُمَّ أُمِرَ بِهِ فَسُحِبَ عَلَى وَجْهِهِ حَتَّى أُلْقِيَ فِي النَّارِ وَرَجُلٌ تَعَلَّمَ الْعِلْمَ وَعَلَّمَهُ وَقَرَأَ الْقُرْآنَ فَأُتِيَ بِهِ فَعَرَّفَهُ نِعَمَهُ فَعَرَفَهَا قَالَ فَمَا عَمِلْتَ فِيهَا قَالَ تَعَلَّمْتُ الْعِلْمَ وَعَلَّمْتُهُ وَقَرَأْتُ فِيكَ الْقُرْآنَ قَالَ كَذَبْتَ وَلَكِنَّكَ تَعَلَّمْتَ الْعِلْمَ لِيُقَالَ عَالِمٌ وَقَرَأْتَ الْقُرْآنَ لِيُقَالَ هُوَ قَارِئٌ فَقَدْ قِيلَ ثُمَّ أُمِرَ بِهِ فَسُحِبَ عَلَى وَجْهِهِ حَتَّى أُلْقِيَ فِي النَّارِ وَرَجُلٌ وَسَّعَ اللَّهُ عَلَيْهِ وَأَعْطَاهُ مِنْ أَصْنَافِ الْمَالِ كُلِّهِ فَأُتِيَ بِهِ فَعَرَّفَهُ نِعَمَهُ فَعَرَفَهَا قَالَ فَمَا عَمِلْتَ فِيهَا قَالَ مَا تَرَكْتُ مِنْ سَبِيلٍ تُحِبُّ أَنْ يُنْفَقَ فِيهَا إِلَّا أَنْفَقْتُ فِيهَا لَكَ قَالَ كَذَبْتَ وَلَكِنَّكَ فَعَلْتَ لِيُقَالَ هُوَ جَوَادٌ فَقَدْ قِيلَ ثُمَّ أُمِرَ بِهِ فَسُحِبَ عَلَى وَجْهِهِ ثُمَّ أُلْقِيَ فِي النَّارِ

“Sesungguhnya manusia yang pertama kali dihisab pada hari Kiamat ialah seseorang yang mati syahid, lalu diperlihatkan kepadanya kenikmatan sehingga ia mengetahuinya dengan jelas, lantas Allah bertanya: ‘Apa yang telah kamu lakukan di dunia wahai hamba-Ku? Dia menjawab: ‘Saya berjuang dan berperang demi Engkau ya Allah sehingga saya mati syahid.’ Allah berfirman: ‘Dusta kamu, sebenarnya kamu berperang bukan karena untuk-Ku, melainkan agar kamu disebut sebagai orang yang berani. Kini kamu telah menyandang gelar tersebut.’ Kemudian diperintahkan kepadanya supaya dicampakkan dan dilemparkan ke dalam neraka. Dan didatangkan pula seseorang yang belajar Al-Qur’an dan mengajarkannya, lalu diperlihatkan kepadanya kenikmatan sehingga ia mengetahuinya dengan jelas, Allah bertanya: ‘Apa yang telah kamu perbuat? ‘ Dia menjawab, ‘Saya telah belajar ilmu dan mengajarkannya, saya juga membaca Al Qur’an demi Engkau.’ Allah berfirman: ‘Kamu dusta, akan tetapi kamu belajar ilmu dan mengajarkannya serta membaca Al Qur’an agar dikatakan seorang yang mahir dalam membaca, dan kini kamu telah dikatakan seperti itu, kemudian diperintahkan kepadanya supaya dia dicampakkan dan dilemparkan ke dalam neraka. Dan seorang laki-laki yang di beri keluasan rizki oleh Allah, kemudian dia menginfakkan hartanya semua, lalu diperlihatkan kepadanya kenikmatan sehingga ia mengetahuinya dengan jelas.’ Allah bertanya: ‘Apa yang telah kamu perbuat dengannya? ‘ dia menjawab, ‘Saya tidak meninggalkannya sedikit pun melainkan saya infakkan harta benda tersebut di jalan yang Engkau ridhai.” Allah berfirman: ‘Dusta kamu, akan tetapi kamu melakukan hal itu supaya kamu dikatakan seorang yang dermawan, dan kini kamu telah dikatakan seperti itu.’ Kemudian diperintahkan kepadanya supaya dia dicampakkan dan dilemparkan ke dalam neraka.” (HR. Muslim: 1905)

Itulah permisalan orang yang beramal tapi riya, pahalanya hilang semuanya dan mereka justru mendapatkan kecelakaan. Padahal, amal mereka itu adalah sebaik-baik amal shalih.



Ketiga, menjaga

Menjaga amal ibadah agar tetap bernilai ibadah di sisi Allah, ternyata tidak kalah berat dengan memulai dan mengerjakan amal shalih. Betapa banyak orang yang setelah beramal justru mengungkit-ungkitnya. Sebagai contoh, tidak sedikit orang yang sudah berjuang mengalahkan hawa nafsunya, ia kuatkan hatinya supaya amal sedekahnya tidak tercampur riya’ ketika melaksanakannya. Namun sayang, setelah berlalu waktu ia malah mengungkit-ungkit pemberiannya tersebut, sehingga menyakiti yang menerima. Sedekah seperti ini percuma, pahalanya hilang sirna karena hal itu. Allah berfirman:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تُبْطِلُوا صَدَقَاتِكُمْ بِالْمَنِّ وَالْأَذَىٰ كَالَّذِي يُنْفِقُ مَالَهُ رِئَاءَ النَّاسِ وَلَا يُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ ۖ فَمَثَلُهُ كَمَثَلِ صَفْوَانٍ عَلَيْهِ تُرَابٌ فَأَصَابَهُ وَابِلٌ فَتَرَكَهُ صَلْدًا ۖ لَا يَقْدِرُونَ عَلَىٰ شَيْءٍ مِمَّا كَسَبُوا ۗ وَاللَّهُ لَا يَهْدِي الْقَوْمَ الْكَافِرِينَ

“Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu menghilangkan (pahala) sedekahmu dengan menyebut-nyebutnya dan menyakiti (perasaan si penerima), seperti orang yang menafkahkan hartanya karena riya’ kepada manusia dan tidak beriman kepada Allah dan hari kemudian. Maka perumpamaan orang itu seperti batu licin yang di atasnya ada tanah, kemudian batu itu ditimpa hujan lebat, lalu menjadikan ia bersih (tidak bertanah). Mereka tidak menguasai sesuatu pun dari apa yang mereka usahakan, dan Allah tidak memberi petunujuk kepada orang-orang kafir”. (Al-Baqarah/2:264)



Akhirnya, kita bermohon kepada Allah agar Allah memudahkan kita untuk beramal shalih, menerima dan memberikan pahala atas amal tersebut serta melindungi kita dari segala perusak amal baik ketika melaksanakan maupun setelah selesai. Semoga Allah melindungi kita dari riya’ dan sum’ah dan semoga Allah melindungi kita dari menyebut serta mengungkit-ungkit amal ibadah kita semua.
Aamiin...
Baca selengkapnya ...

20 November 2019

Pendaftaran CPNS 2019 Tinggal Sebentar, Ini Formasi yang Sepi Pendaftar, Apa Saja?


Pendaftaran calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2019 telah diserbu oleh ribuan pendaftar.
Pembukaan pendaftaran CPNS 2019 telah ditunggu-tunggu masyarakat Indonesia.
Diketahui, jumlah pendaftar CPNS 2019 yang telah membuat akun hingga Senin (18/11/2019) sebanyak 3.048.190 peserta.
Hal tersebut diungkapkan oleh akun Twitter BKN @BKNgoid pada Senin (18/11/2019).

Sementara itu, sebanyak 1.110.622 peserta telah mengisi formulir dan sebanyak 485.006 telah submit.
Pendaftaran CPNS 2019 telah dibuka sejak 11 November 2019 lalu dan akan ditutup pada 24 November 2019 mendatang.
Namun, menjelang penutupan pendaftaran CPNS 2019 sejumlah formasi masih sepi peminat, bahkan masih ada yang kosong sama sekali.

Dilansir Tribunnews.com dari laman Twitter @bknjatengprov dari 1409 formasi yang disediakan Pemprov Jawa Tengah, terdapat beberapa formasi yang sepi pendaftar bahkan masih belum ada pendaftar yang melamar di formasi tersebut.
Adapun formasi yang masih sepi pendaftar dalam seleksi CPNS 2019 antara lain :
1. Pelaksana Terampil Sanitarian – Jenis Formasi Kesehatan.
2. Pelaksana Terampil Terapis Wicara – Jenis Formasi Kesehatan
3. Pelaksana Terampil Asisten Penata Anestesi - Jenis Formasi Kesehatan
4. Ahli Pertama Fisikawan Medis – Jenis Formasi Kesehatan
5. Ahli Pertama Psikologn Klinis – Jenis Formasi Kesehatan.
6. Ahli Pertama Penata Anestesi – Jenis Formasi Kesehatan
7. Ahli Pertama Dokter Spesialis Anestesi – Jenis Formasi Kesehatan.
8. Ahli Pertama Dokter Spesialis Bedah– Jenis Formasi Kesehatan
9. Ahli Pertama Dokter Spesialis Mata– Jenis Formasi Kesehatan
10. Ahli Pertama Dokter Spesialis Penyakit Dalam – Jenis Formasi Kesehatan

11. Ahli Pertama Dokter Spesialis Anestesi – Jenis Formasi Kesehatan.
12. Ahli Pertama Guru Agama Katolik - Jenis Formasi Pendidikan
13. Ahli Pertama Guru Kelas - Jenis Formasi Pendidikan
14. Ahli Pertama Guru Ekonomi - Jenis Formasi Pendidikan
15. Ahli Pertama Seni Musik Klasik - Jenis Formasi Pendidikan.
16. Ahli Pertama Guru Kimia Industri - Jenis Formasi Pendidikan
17. Analis Penegakan Integritas Dan Disiplin Sumber Daya Manusia Aparatur – Jenis Formasi Teknis
18. Analis Sistem Akuntansi Instansi – Jenis Formasi Teknis
19. Penyusun Rencana Penguatan Kelembagaan Masyarakat - Jenis Formasi Teknis
20. Analis Mentoring Evaluasi dan Pelaporan - Jenis Formasi Teknis

21. Pengelola Sarana Prasarana Rumah Tangga Dinas - Jenis Formasi Teknis.
22. Perancang Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa - Jenis Formasi Teknis
23. Pemeriksa Sektor Sumber Daya Air - Jenis Formasi Teknis
24. Penelaah Data Sumber Daya Alam - Jenis Formasi Teknis
25. Analis Keamanan - Jenis Formasi Teknis.
26. Pranata Kearsipan - Jenis Formasi Teknis
27. Analis Lingkungan Hidup - Jenis Formasi Teknis
28. Penelaah Penyehatan Lingkungan Permukiman - Jenis Formasi Teknis
29. Pengelola Irigasi - Jenis Formasi Teknis
30. Pengelola Sumber Daya Air - Jenis Formasi Teknis

31. Pranata Daerah Aliran Sungai - Jenis Formasi Teknis
32. Analis Mutu Pendidikan - Jenis Formasi Teknis
33. Pengawas Kependudukan - Jenis Formasi Teknis
34. Pengelola Fasilitasi dan Mediasi Perlindungan Konsumen - Jenis Formasi Teknis
35. Analis Angkutan Darat - Jenis Formasi Teknis
36. Pengawas Angkutan dan Terminal - Jenis Formasi Teknis
37. Pengawas dan Pembina Terminal - Jenis Formasi Teknis
38. Pengawas Lalu Lintas Darat - Jenis Formasi Teknis
39. Pengawas Perkretaapian - Jenis Formasi Teknis
40. Pengawas Transportasi - Jenis Formasi Teknis

41. Pengelola Data Angkutan Sungai Danu Dan Penyeberangan - Jenis Formasi Teknis
42. Pengelola Sistem Informasi Sarana Dan Prasarana Jalan - Jenis Formasi Teknis
43. Pengelola Perpustakaan - Jenis Formasi Teknis
44. Analis Pertahanan - Jenis Formasi Teknis
45. Pengelola Bimbingan Sosial - Jenis Formasi Teknis
46. Pelaksana Terampil Polisi Pamong Praja - Jenis Formasi Teknis
47. Pelaksana Terampil Polisi Polisi Kehutanan - Jenis Formasi Teknis
48. Pelaksana Terampil Polisi Pekerja Sosial - Jenis Formasi Teknis
49. Pelaksana Terampil Polisi Arsiparis - Jenis Formasi Teknis
50. Ahli Pertama Arsiparis - Jenis Formasi Teknis

Sementara itu, dikutip dari Kompas.com terdapat lima instansi dan formasi favorit dengan jumlah pelamar terbanyak.
Top 5 instansi dengan jumlah pelamar terbanyak:
1. Kementerian Hukum dan HAM sebanyak 119.276 pelamar.
2. Kejaksaan Agung sebanyak 17.286 pelamar.
3. Pemerintah Provinsi Jawa Timur sebanyak 6.334 pelamar.
4. Kementerian Agama sebanyak 5.862 pelamar.
5. Pemerintah Kabupaten Bogor sebanyak 4.756 pelamar.

Top 5 formasi dengan jumlah pelamar terbanyak:
1. Penjaga Tahanan (Pria) sebanyak 57.010 pelamar.
2. Ahli Pertama - Guru Kelas sebanyak 27.503 pelamar.
3. Pelaksana/Terampil – Bidan sebanyak 24.345 pelamar.
4. Penjaga Tahanan (Wanita) sebanyak 22.913 pelamar.
5. Pelaksana/Terampil – Perawat sebanyak 17.669 pelamar.


Baca selengkapnya ...

19 November 2019

Nekat, Pemuda di Amuntai Cabuli Istri Teman Sendiri


Pagar makan tanaman. Begitu istilah yang pantas disematkan ke Tommy Mandala Putera (23).
Sudah menumpang, pria asal Amuntai Tengah, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) itu tega melecehkan istri rekannya sendiri.
Kejadian amoral itu Tommy lakukan di kediaman korban, Desa Baruh Tabing, Kecamatan Banjang, Minggu (17/11) dini hari, sekitar pukul 03.00.

Sebelum kejadian, korban terbangun dan hendak buang air kecil ke kamar mandi.
Hendak kembali ke kamar, datang Tommy dari samping pintu sebelah kanan.
Ia kemudian menarik korban dan berhasil mendekapnya.
Korban pun berontak dan berupaya melepas dekapan pelaku.
“Saya teriak kalau kamu macam-macam,” ujar Kapolres HSU AKBP Ahmad Arif Sopiyan melalui Kasat Reskrim Iptu Kamaruddin menirukan perkataan korban.



apahabar.com
Tim gabungan Polres HSU menangkap Tommy Mandala di sekitar Pasar Alabio. Foto: Iptu Kamaruddin for apahabar.com

Pelaku pun melepas korban. Namun, sebelum melepasnya, ia disebut sempat meremas payudara korban.

Mendengar suara gaduh, suami korban terbangun dari tidurnya dan mendatangi korban yang masih di kamar mandi. Sementara, pelaku Tommy sudah lari ke luar rumah.
Tak terima, pasangan tersebut melapor ke Polsek Banjang.
Menerima aduan, Unit Jatanras Polres HSU lalu bergerak mencari pelaku Tommy.
Pria berprofesi serabutan itu diamankan di sekitar Pasar Alabio, Minggu (17/11) pagi sekitar pukul 10.00.
“Kami amankan tanpa perlawanan,” jelas perwira polisi berpangkat dua balok itu.
Motif asusila, kata Kamaruddin, berkaitan dengan nafsu pelaku saat melihat istri korban.
“Pelaku selama ini kadang menginap di rumah korban. Sudah empat kali. Dia tidak memiliki pekerjaan tetap,” jelas Kamaruddin.
Atas pelecehan seksual itu, Tommy diancam polisi dengan pasal 289 KUHP. “Kami tetap proses hukum karena korban dan suaminya tak terima,” jelas Kamaruddin mengakhiri.

Baca selengkapnya ...

18 November 2019

Sukmawati Bandingkan Soekarno-Nabi Muhammad, Wamenag: Silakan Proses Hukum

www.hanapibani.com

Wakil Menteri Agama (Wamenag) Zainut Tauhid mendukung proses hukum terhadap Sukmawati Soekarnoputri dilaksanakan. Yang penting bagi Zainut, jangan sampai persoalan ini menimbulkan gesekan berkaitan dengan agama. Zainut tetap mengimbau semua pihak agar menahan diri.



"Ya negara kita negara hukum, saya kira sah-sah saja kalau masyarakat mengadukan hal tersebut kepada mekanisme hukum. Tapi kami mengimbau bahwa yang penting tidak perlu sampai terjadi kegaduhan, tidak terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan. Tetap kita harus menahan diri. Silakan proses hukum dilaksanakan," kata Zainut di Kantor Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Senin (18/11/2019).



Zainut mengimbau masyarakat agar merespons ucapan Sukmawati dengan hati-hati. Menurutnya, hal itu merupakan hal yang sensitif.


"Ya saya kira itu yang penting begini, masyarakat Indonesia harus menempatkan masalah ini secara hati-hati. Karena ini masalah yang sensitif," tuturnya.


Berkaca pada polemik ucapan Sukmawati, Zainut mengimbau tokoh-tokoh bangsa agar menghindari penyataan yang sensitif. Terutama yang menyangkut persoalan agama.

"Kami juga mengimbau kepada tokoh-tokoh masyarakat, tokoh-tokoh bangsa agar dalam menyampaikan statement itu menghindari hal-hal yang mengandung muatan yang itu nanti kontraproduktif. Muatan yang misalnya berkaitan dengan masalah isu agama misalnya," jelasnya.

Baca selengkapnya ...

17 November 2019

HAL YANG HARUS DIKETAHUI TENTANG SEKOLAH RAMAH ANAK

“Satu pertiga hidup anak berada di sekolah, oleh karena itu sekolah turut menyumbangkan sepertiga dari kualitas hidup anak-anak kita. Untuk itu, sangat penting untuk menjamin terpenuhinya hak-hak anak saat berada di sekolah,” – Lenny N Rosalin, Deputi Bidang Tumbuh Kembang Anak Kemen PPPA.
Pelaksanaan program Sekolah Ramah Anak menjadi berita hangat belakangan ini. Banyak daerah yang berlomba mengumumkan bahwa daerahnya mendukung dan menjalankan program ini. 
Sekolah ramah anak merupakan salah satu pemenuhan hak anak yaitu pendidikan, pemanfaatan waktu luang dan kegiatan budaya, dalam rangka mewujudkan kota layak anak.
Kabupaten Hulu Sungai Utara pada tahun ini mendapatkan Kategori Madya yang mana tahun sebelumnya juga menerima KLA dengan kategori Madya.
Prestasi yang telah diraih ini tidak lepas dari dipenuhinya hak-hak anak, dimana Pemkab HSU memberikan perhatian yang lebih terhadap pemenuhan hak-hak anak.

Lalu sudah tahukah anda mengenai program ini? Apa yang membuat sekolah mendapat ‘label’ Sekolah Ramah Anak?

Dalam Peraturan Menteri No 12 Tahun 2011 Sekolah Ramah Anak didefinisikan sebagai sekolah yang mampu menjamin pemenuhan hak anak dalam proses belajar mengajar, aman, nyaman, bebas dari kekerasan dan diskriminasi, serta menciptakan ruang bagi anak untuk belajar berinteraksi, berpartisipasi, bekerja sama, menghargai keberagaman, toleransi dan perdamaian.
Masih berdasarkan sumber yang sama, sebuah sekolah dapat disebut Sekolah Ramah Anak, bila memenuhi minimal kriteria berikut ini:

  • Punya kebijakan anti kekerasan (sesama siswa, tenaga pendidik dan kependidikan, termasuk pegawai sekolah lainnya)
  • Memiliki program Usaha Kesehatan Sekolah (UKS)
  • Lingkungan sekolah yang bersih dan sehat
  • Menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS)
  • Sekolah Adiwiyata
  • Memiliki warung/kantin kejujuran
  • Siswa terlibat/dilibatkan dalam pembuatan kebijakan sekolah
Beberapa hal yang menjadikan program Sekolah Ramah Anak ini ‘baru’, terlihat pada penekanan hak anak untuk terlindung dari kekerasan dan dihargai pendapatnya. Hal ini tercermin juga dari Komponen Sekolah Ramah Anak yang menyebutkan penggunaan disiplin positif dalam proses belajar dan partisipasi anak.
Tentunya menjadi sebuah tantangan tersendiri bagi para pendidik untuk meninggalkan ‘tradisi’ mendisiplinkan siswa dengan cara memarahi, mencubit atau bahkan menampar. Ini baru satu contoh kecil tentang kekerasan yang bisa terjadi dari interaksi pendidik dengan siswa.
Lalu bagaimana dengan kasus perundungan? Saat siswa terlibat baik sebagai pelaku ataupun korbannya. Langkah apa yang dapat dilakukan untuk mengatasinya? Bagaimana Sekolah Ramah Anak dapat menjadi solusi atas masalah ini? Apakah cukup dengan membuat kebijakan anti perundungan di sekolah? Seperti syarat minimal yang tertera dalam Sekolah Ramah Anak? Atau ada inovasi lain yang dapat dilakukan? Seperti di India, seorang guru bersama muridnya membuat pertunjukan teatrikal untuk mencegah kasus perundungan di sekolah. Hal ini didasari karena mereka yakin bila menggunakan cara tradisional seperti memberi hukuman, dalam menangani kasus perundungan tidaklah menyelesaikan akar masalah.
Selain itu, perihal partisipasi anak dalam sekolah juga kurang dijelaskan lebih jauh. Hal ini tanpa bermaksud mengecilkan capaian pemerintah dalam mendorong partisipasi dan suara anak melalui Forum Anak.  Akankah kata “partisipasi” merujuk pada kegiatan yang sudah umum dilakukan? Contohnya, siswa berpartisipasi dalam menjaga kebersihan lingkungan sekolah dan berkegiatan melalui OSIS (Organisasi Siswa Intra Sekolah). Adakah inovasi baru? Seperti yang dilakukan Human Rights Friendly School Project, mencantumkan indikator “My school is democratic” dalam assessment tool yang diisi oleh seluruh warga sekolah (kepala sekolah, guru, staf, dan siswa) untuk mengukur partisipasi anak dalam kebijakan sekolah yang dibuat.
Terlepas dari pertanyaan-pertanyaan tersebut, Sekolah Ramah Anak yang menjadi bagian program Kabupaten / Kota Layak Anak, tentu tak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah pusat, pemerintah daerah, dinas terkait atau warga sekolah saja. Kita sebagai masyarakat juga harus berperan aktif dalam program bertujuan baik ini. Bisa melalui berbagai cara seperti mengkritisi, ikut mengawasi proses pelaksanaanya, membuat inisiatif baru, dan beragam cara lainnya.
Jadi sudah siap ambil bagian  mewujudkan ‘Indonesia sebagai Negara Ramah Anak?’
Baca selengkapnya ...

Contoh Soal Fikih Kelas 5 Semester Ganjil

www.hanapibani.com

Berilah tanda silang (x) pada huruf a,b atau c untuk jawaban yang benar!


1.      Menurut bahasa, haid artinya......
a. mengalir                        c. sesuatu yang kotor
b. berhenti                        d. suatu yang keluar
2.      Darah haid yang keluar dari rahim seorang wanita pada umumnya berwarna.....
a. merah kehitam-hitaman           c. hitam
b. kuning                                       d. keruh
3.      Anak perempuan mendapatkan haid yang pertama pada usia yang berbeda-beda, namun yang paling awal di usia......
a. 8 tahun                          c. 10 tahun
b. 9 tahun                          d. 12 tahun
4.      Batas suci antara haid yang pertama dengan haid yang kedua paling sedikit adalah.....
a. 10 hari                           c. 20 hari
b. 15 hari                           d. 24 hari
5.      Dibawah ini yang bukan termasuk larangan wanita yang sedang haid adalah.....
a. melihat Al-Qur’an         c. melakukan thawaf
b. membaca Al-Qur’an     d. menetap di mesjid
6.      لاَ أُحِلُّ الْمَسْجِدَ لِحَائِضٍ وَلاَ جُنُبٍ
Lafaz diatas adalah larangan masuk masjid bagi perempuan haid dan........
a. kafir                               c. nifas
b. murtad                          d. junub
7.      Pada umumnya wanita mengalami haid selama..... hari.
a. 15                                  c. 7
b. 10                                  d. 2
8.      Di bawah ini yang termasuk rukun mandi wajib setelah haid adalah.....
a. mengggosok gigi
b. menggosok anggota badan
c. menggoyur seluruh anggota badan
d. menggunakan sampo dan sabun mandi
9.      Perhatikan tabel di bawah ini!
No
Sunnah mandi wajib
1.
Berwudhu sebelum mandi
2.
Menggosok seluruh anggota badan
3.
Menggunakan sabun mandi
4.
Berturut-turut
5.
Mendahulukan anggota badan yang kanan
Dari tabel di atas yang termasuk kesunnahan mandi wajib adalah nomor......
a. 1,2,3 dan 4                    c. 2,3,4 dan 5
b. 1,2,3 dan 5                    d. 1,2,4 dan 5
10.  Seorang perempuan yang sudah mengalami haid, maka secara syar’i dianggap sudah......
a. muallaf                          c. tamyiz
b. mukallaf                        d. pintar
11. إِذَا أَقْبَلَتِ الْحَيْضَةُ فَدَعِى الصَّلاَةَ
Hadits di atas berisi tentang larangan wanita haid untuk melakukan.......
a. bercerai                         c. thawaf
b. shalat                            d. berpuasa
12.  Larangan melakukan hubungan suami isteri ketika sedang haid tercantum dalam......
a. Al-Baqarah ayat 222
b. An-Nisa ayat 122
c. Al-Maidah ayat 102
d. Ali Imron yat 122
13.  لاَ يَقْرَأُ الْجُنُبُ وَالْحَائِضُ شَيْئًا ....
Lanjutan hadits di atas adalah....
a.مِنَ الْحَاجٍ              c.مِنَ الصَّلاَةِ
b.مِنَ الْحَدِيْثِ           d.مِنَ الْقُرْأَنِ
14.  Dibawah ini yang bukan merupakan sebab-sebab diwajibkannnya mandi wajib adalah.....
a. nifas                               c. keluar sperma
b. murtad                          d. masuk islam
15.  وَإِذَا أَدْبَرَتْ فَاغْتَسِلِىْ وَصَلِّىْ
Hadits di atas yang di garis bawahi artinya adalah...
a. hendaknya mengqada shalat
b. tinggalkanlah shalat
c. hendaknya mandi dan shalat
d. segeralah untuk mandi wajib
16.  Menurut bahasa, khitan artinya......
a. memotong                     c. memangkas
b. menguliti                       d. menghilangkan
17.  Hukum khitan bagi anak laki-laki adalah.....
a. sunnah                           c. wajib
b. mubah                           d. makruh
18.  Sedangkan khitan bagi anak perempuan hukumnya adalah....
a. makruh                          c. wajib
b. mubah                           d. sunnah
19.  Memotong kulit yang menutupi ujung alat kelamin laki-laki adalah pengertian khitan menurut......
a. istilah                             c. kiyasan
b. bahasa                           d. sejarah
20.  Khitan sudah ada pada nabi......
a. Muhammad SAW          c. Isa AS
b. Nuh AS                          d. Ibrahim AS
21.  Bagi anak laki-laki, sebaiknya dikhitan saat berusia..... tahun.
a. 1 – 7.                             c. 10 – 15
b. 16 – 20                          d. 20 - 25
22.  Waktu yang paling tepat untuk mengkhitan anak perempuan adalah pada saat ia.....
a. masih bayi.                    c. berumur 2 tahun
b. berumur 1 tahun           d. berumur 3 tahun
23.  Seorang perempuan yang dikhitan akan mendapatkan......
a. pujian semua orang
b. kehormatan dari malaikat
c. rezeki yang berlimpah
d. kemuliaan dari Allah.
24.  Muliadi sudah kelas V MIN Kalintamui belum berkhitan. Oleh karena itu ia.......
a. segera berkhitan.
b. tidak mau berkhian
c. menunggu dewasa
d. tidak perlu berkhitan
25.  Nabi Muhammad SAW lahir dalam keadaan.....
a. sudah mandi                 c. sudah di khitan.
b. sudah wudhu                 d. sudah berpakaian
26.  Dibawah ini yang bukan perintah Allah kepada Nabi Ibrahim adalah.....
a. membangun ka’bah
b. mengorbankan putranya Isma’il AS
c. menghadapi Raja Fir’aun yang kejam
d. segera berkhitan
27.  اَلنَّظَافَةُ مِنَ الْإِيْمَانِ
Hadits di atas artinya adalah.....
a. Kebersihan pangkal kesehatan
b. Kebersihan pangkal keimanan
c. Kebersihan adalah rukun iman
d. Kebersihan adalah sebagian dari iman
28.  إِنَّ اللّهَ يُحِبُّ التَّوَّابِيْنَ وَيُحِبُّ الْمُتَطَهِّرِيْنَ
Lafal yang di garis bawahi pada ayat di atas artinya adalah.....
a. Orang-orang yang taubat
b. Orang-orang yang mensucikan diri
c. Orang-orang yang bertakwa
d. Orang-orang yanag dicintai

29.  Nabi Ibrahim melaksanakan khitan ketika berusia....
a. 50          b. 60                c. 70           d. 80
30.  Diantara tanda-tanda seorang laki-laki sudah baligh kecuali........
a. Mimpi kawin
b. Keluar sperma (air mani)
c. Berumur 15 tahun
d. Jatuh cinta pada wanita
31.  Karena keteguhan hati dalam kesabaran, Nabi Ibrahim mendapat julukan Khalilullah yang artinya......
a. kekasih Allah                 c. hamba Allah
b. Nabi Allah                     d. Rasul Allah
32.  Banyak penyakit mematikan yang dapat menyerang manusia. Penyakit yang banyak di derita oleh orang yang tidak di khitan adalah penyakit.....
a. penyakit malaria dan tives
b. penyakit kulit dan kelamin
c. penyakit kaki gajah
d. penyakit demam dan influenza
33.  A Cheng Tio adalah seorang China yang beragama Shinto. Ketika berumur 20 tahun, ia masuk Islam. Oleh karea itu, hukum khitan baginya adalah.......
a. wajib segera berkhitan
b. nanti saja menungggu ia akan kawin
c. jika takut, boleh saja tidak di khitan lagi
d. tidak usah berkhitan
34.  Upacara selamatan yang dilaksanankan untuk mensyukuri nikmat Allah dan mendo’akan setelah dikhitan disebut.......
a. walimah perkawinan     c. walimah nikah
b. walimah khitan             d. walimah selamatan
35.  Mandi setelah haid hukumnya.....
a. Sunnah                           c. Mubah
b. Wajib                             d. Makruh
36.  Salah satu tanda wanita telah baligh adalah....
a. Cantik                            c. Tubuh semampai
b. Haid                               d. Kulit halus
37.  Membaca basmalah dalam mandi wajib hukumnya....
a. Sunnah                           c. Mubah
b. Wajib                             d. Makruh
38.  Apabila habis haid maka bersegeralah untuk ......
a. sedekah                         c. mandi
b. puasa                             d. mengaji
39.  Khitan pertama kali di syari’atkan oleh Nabi.......
a. Muhammad SAW          c. Ibrahim AS
b. Ishaq AS                         d. Isma’il AS
40.  Umumnya khitan bagi laki-laki di Indonesia dilaksanakan pada waktu.....
a. Bayi                               c. Setelah baligh
b. Sebelum baligh             d. Usia tua

Baca selengkapnya ...

Translate

Artikel Terbaru

BERAMAL SHALIH ITU BERAT, TAPI MEMPERTAHANKANNYA JAUH LEBIH BERAT

Beramal kebaikan itu memang ternyata tidak mudah, butuh perjuangan dan kerja keras. Tantangan dalam beramal shalih itu dari awal hingga ...

Powered by BeGeEm - Designed Template By HANAPI