Breaking News

30 July 2020

Kemendikbud Fasilitasi Empat Siswa SMA Ikuti Olimpiade Kimia Internasional Secara Daring


السلام عليكم و رحمة الله و بركاته
بسم الله و الحمد لله
اللهم صلى على سيدنا محمد و على أله و صحبه أجمعين

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan memfasilitasi empat siswa jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA) untuk mengikuti 52nd  International Chemistry Olympiad (IChO) yang dilaksanakan pada tanggal 23-29 Juli 2020. Pelaksanaan IChO yang seharusnya dilaksanakan di kota Istanbul Turki, akhirnya harus dilaksanakan secara daring karena masih dalam kondisi Pandemi COVID-19.


Panitia IChO Turki beserta IChO Steering Committee sejak bulan Maret 2020 sudah mulai melakukan penjajakan pendapat mengenai mekanisme pelaksanaan IChO di tahun ini. Dengan diskusi yang panjang dan intensif, akhirnya panitia IChO memutuskan kompetisi dilakukan secara remote access exam, yaitu ujian jarak jauh yang diikuti oleh peserta melalui negara masing-masing. Ujian dengan pengawasan secara langsung melalui video conference yang dilakukan oleh panitia IChO di Istambul, Turki.  Sementara para mentor dan juri bekerja dan berdiskusi juga secara daring melalui platform video conference.


IChO pada tahun ini diikuti 60 negara dari 82 negara yang diundang resmi dari jumlah negara peserta tahun sebelumnya. Peserta terdiri dari 235 siswa, 166 akademisi yang terdiri dari mentor, scientific observerinvigilator (pengwas), scientific committee dan juri yang berasal dari Turki sebagai penyelenggara IChO ke-52.

Tim IChO Indonesia terdiri dari 4 (empat) siswa,  yaitu Ivan Candra Gunawan  dari SMAK Petra 2 Surabaya, Steven William dari SMAK Petra 1 Surabaya, Mark Soesanto dari SMAK BPK Penabur 1 Jakarta dan Rifqi Naufal Abdjul dari SMAN 81 Jakarta; serta 4 (empat) mentor dari Kimia FMIPA – ITB,  yaitu Prof. Dr. Djulia Onggo, Dr. Deana Wahyuningrum, Dr. I Nyoman Marsih. Dan Dr. Fainan Failamani.

Pelaksana tugas Kepala Pusat Prestasi Nasional (Plt. Kapuspernas), Asep Sukmayadi mengatakan bahwa dalam kondisi pandemi Kemendikbud tetap menyiapkan tim IChO dengan memberikan pembinaan secara intensif melalui daring dan tetap memperhatikan protokol kesehatan. “Selain bidang kimia, masih ada kompetisi bidang sains lainnya yang akan difasilitasi oleh Puspresnas, yaitu bidang Matematika, Biologi, Informatika, Ekonomi, Astronomi dan Kebumian,” terang Asep.

ثم السلام عليكم و رحمة الله و بركاته
Read more ...

29 July 2020

Cara Aktivasi Paket Murah IndiHome Untuk Pelajar dan Guru/Dosen

السلام عليكم و رحمة الله و بركاته
بسم الله و الحمد لله
اللهم صلى على سيدنا محمد و على أله و صحبه أجمعين

Telkom menyediakan paket IndiHome khusus untuk para pelanggan kalangan pelajar dan guru/dosen dengan tawaran harga terjangkau. Bagaimana cara aktivasi paket IndiHome tersebut?

Vice President Corporate Communication Telkom Arif Prabowo menuturkan, paket tersebut dihadirkan IndiHome untuk memfasilitasi kebutuhan para pengajar dan murid agar tetap menjalankan aktivitas belajar dari rumah di tengah pandemi COVID-19.

"Paket ini untuk membantu guru dan siswa yang sampai saat ini masih banyak yang Learning From Home (belajar dari rumah). Ada harga terjangkau khusus untuk guru maupun siswa," ujar beliau.      

Ada dua paket IndiHome dengan harga khusus untuk pelajar dan guru/dosen ini. Pertama, paket Learning From Home ditujukan kepada siswa dalam mendukung kegiatan belajar dari rumah dengan jaminan koneksi internet stabil.

Paket Learning From Home ini juga tersedia dalam dua pilihan, yakni Dual Play yang penggunanya mendapatkan akses internet mencapai 10 Mbps, telepon rumah 50 menit, yang dibanderol Rp 169.000 per bulannya. Paket Dual Play ini sudah termasuk bebas akses aplikasi IndiHome.

Kemudian pilihan kedua, Triple Play, pengguna akan menerima benefit berupa akses internet mencapai 10 Mbps, telepon rumah 50 menit, dan TV interaktif yang dihargai Rp 199.000 per bulan. Paket Triple Play ini pun sudah mencakupi bebas akses aplikasi IndiHome.

Cara Aktivasi Paket Murah IndiHome Untuk Pelajar dan Guru/Dosen


Untuk cara aktivasi paket IndiHome khusus pelajar, pengguna harus mendaftarkan data diri di laman ini, seperti mengisi nama lengkap, email, nomor handphone, paket yang dipilih, alamat, upload kartu pelajar, upload foto selfie dengan kartu pelajar, hingga tanda tangan.

"Setelah mendaftarkan, nanti ada tim yang akan memverifikasi kartu pelajar tersebut," ucap Arif.

Lalu, untuk paket IndiHome khusus guru dan dosen ini berlaku untuk semua jenjang pendidikan, mulai dari TK, SD, SMP, SMA/SMK sederajat, hingga perguruan tinggi. Sama seperti paket pelajar, IndiHome berupaya memberi dukungan koneksi internet stabil dalam menjalankan belajar dari rumah.

Paket IndiHome khusus guru dan dosen juga ada dua pilihan, yakni Dual Play yang mana pengguna mendapatkan akses internet mencapai 10 Mbps, telepon rumah 100 menit dengan harga Rp 225.000 per bulan. Paket sudah termasuk bebas akses aplikasi IndiHome Study.

Pilihan lainnya berupa Triple Play, pengguna akan mendapatkan akses internet mencapai 10 Mbps, telepon rumah 100 menit, TV interaktif dengan harga paket Rp 285.000 per bulan. Paket ini pun sudah termasuk bebas akses aplikasi IndiHome Study.

Cara Aktivasi Paket Murah IndiHome Untuk Pelajar dan Guru/Dosen


Untuk menikmati paket IndiHome khusus guru dan dosen, maka kalian mendaftarkan di laman ini, untuk mengisi data berupa nama, email, nomor handphone, alamat, upload NUPTK, upload foto selfie dengan NUPTK, hingga tanda tangan.

"Paket ini bisa dinikmati di semua lokasi di seluruh Indonesia. Cara aktivasi paket IndiHome ini berdasarkan jaringan yang sudah tersedia IndiHome," sebut Arif.

Diketahui, paket IndiHome khusus untuk pelajar dan guru/dosen ini berlaku sampai 31 Desember 2020.


ثم السلام عليكم و رحمة الله و بركاته

Read more ...

Begini Asal-Usul Nama Hari Arafah

السلام عليكم و رحمة الله و بركاته
بسم الله و الحمد لله
اللهم صلى على سيدنا محمد و على أله و صحبه أجمعين

Kata Arafah kini sudah menjadi nama hari dan nama tempat. Namun asal muasal penamaannya Arafah ini lebih dari hanya sebuah kisah. Ada yang mengatakan bahwa ketika Adam dan Hawa AS diturunkan dari surga, keduanya berpisah tempat.

Ini berdasarkan firman Allah SWT,  "Turunlah kamu berdua dari surga bersama - sama. sebagian kamu menjadi musuh bagi sebagian yang lain. Maka jika datang kepadamu petunjuk daripada Ku, lalu barangsiapa yang mengikut petunjuk Ku, ia tidak akan sesat dan tidak akan celaka." (QS. Thaha 123).

Prof Dr M Mutawalli Asy Sya'rawi dalam Al Hajjul Mabrur mengatakan, Adam dan Hawa diturunkan berpisah tempat. Masing - masing mencari teman hidupnya sehingga mereka berjumpa kembali di suatu tempat bernama Arafah atau Arafa. Kisah mengenai Adam dan Hawa serta perjumpaan mereka di Arafah membutuhkan penjelasan.

"Kita membayangkan keadaan Adam dan Hawa yang semula hidup berkasih - kasihan di surga. Semua kebutuhan mereka tersedia secukupnya yang didapat langsung dari Allah SWT. Tapi kini di dunia mereka harus menerima hidup terpisah. Masing - masing mencari kebutuhannya sendiri untuk mempertahankan kelangsungan hidupnya," jelasnya.

Mereka melihat ke depan, ke belakang, ke kanan dan ke kiri. Namun tidak ditemukan seorang pun jua. Kalau sekiranya mereka bertemu dengan seorang manusia lain, tentu mereka akan senang sekali. Apalagi kalau berjumpa dengan teman hidupnya sendiri yang selama ini selalu hidup bersama dengan penuh bahagia di surga.

Mereka berkeliling kesana - kemari mencari teman hidupnya dengan penuh rasa rindu, mengenangkan masa - masa lalu yang indah. Akhirnya, mereka berdua berjumpa di Padang Arafah, dan sejak itulah keduanya tidak pernah berpisah lagi, kecuali oleh maut.

Ada kisah lain yang mengatakan bahwa para malaikat mengingatkan Adam dan Hawa, setelah keduanya diturunkan ke bumi, yakni di Arafah. Ini dimaksudkan agar mereka mengakui dosa - dosanya dan memohon ampunan kepada Allah.

Adam dan Hawa mematuhi nasihat malaikat, seperti yang dipaparkan Alquranul Karim tentang doa, pengakuan dosa dan permohonan ampun mereka: "Keduanya berkata, "Ya Rabb kami, kami telah menganiaya diri kami sendiri, dan jika Engkau tidak mengampuni kami dan memberi rahmat kepada kami, niscaya pastilah kami termasuk orang - orang yang merugi." (QS. Al A'raf 23).

Kemudian dikatakan bahwa Adam dan Hawa telah mengetahui (Arafa) dosanya. Mereka juga mengetahui (Arafa) caranya bertaubat. 

Kisaih Ibrahim AS

Marilah pula kita simak kisah Ibrahim AS, bagaimana Allah memberitahukan kepadanya (arrafahu) tempat Arafah itu. Pada suatu petang ketika tengah tidur, Ibrahim melihat dalam mimpinya ia sedang menyembelih putranya, Ismail. Sungguh ini merupakan masalah yang amat besar, yang sulit dibayangkan dampaknya bagi jiwa sang bapak terhadap anaknya. Apalagi Ismail adalah anaknya yang cuma semata wayang.

Sungguh perkara yang amat sulit dan berat bila dia harus menyembelih anak satu - satunya itu dengan kedua tangannya sendiri. Karena itulah setelah bermimpi, Ibrahim duduk merenungi pikirannya dengan cermat.

Karena itu Hari Arafah dinamakan pula hari tarwiyah (renungan). Setelah ia yakin bahwa mimpinya benar dan ia harus menyembelih putranya, maka ia menamakan tempat mengetahui hakikat mimpinya itu dengan Arafah.

Ada pula kisah yang mengatakan bahwa Ibrahim AS diberitahu Jibril cara menunaikan manasik haji di tempat ini. Jibril bertanya, "Hal Arafta (tahukah kau)?"

Ibrahim menjawab, "Araftu (aku mengetahuinya)." Dengan demikian, bisa jadi ini berarti bahwa di tempat itu manusia mengenali Rabbnya, dan manusia datang ke tempat itu untuk mengakui dosanya serta untuk memohon ampunan Rabbnya dengan penuh kerendahan.

Walhasil, apa pun asal-muasal penamaan tempat itu Arafah dan kegiatan ibadah pada hari itu dengan Hari Arafah atau Hari Tarwiyah, tapi yang tidak diragukan hari itu merupakan hari yang mulia, yang dibanggakan Allah SWT kepada para hamba-Nya.

Ini dijelaskan Allah dalam firman Nya,  "Lihatlah kepada hamba - hamba Ku itu. Mereka telah meninggalkan semua yang dimilikinya dan mendatangi Ku dengan kusut dan berdebu, memohon ampunan dan rahmat Ku. Aku bersaksi dengan kalian bahwa Aku telah mengampuni mereka".

Semua Sama dan Tanpa Sekat

Di Arafah kita melihat persamaan yang merata dan keberadaan yang utuh bagi para jamaah haji yang datang ke Baitullah Al Haram. Tidak seorang pun yang tersisa. Dalam waktu yang sama, mereka mengakhiri wukuf bersamaan dengan terbenamnya matahari di Hari Arafah. Tempat ini merupakan satu - satunya tempat berkumpul manusia dalam keadaan seperti itu dan dalam waktu seperti itu pula.

Kita memasuki Kota Makkah dalam rombongan dan waktu yang berbeda, sesuai dengan kesepakatan rombongan masing - masing. Ada yang masuk dua pekan sebelum haji, ada pula rombongan yang datang satu hari sebelum haji.

Pada waktu pulang pun masing - masing rombongan menetapkan waktunya sendiri, sesuai dengan kesepakatan rombongan. Yang tinggal di Makkah pun berbeda - beda juga sesuai dengan kemampuannya. 

Ada yang tinggal di hotel mewah, dan ada pula yang tinggal di gubuk yang murah. Bahkan ada juga yang tidur beralas pasir, sesuai dengan keadaan dan kemampuan masing - masing.

Namun di Arafah, keadaan tidak demikian. Semua jenis bangsa, warna kulit dan bahasa, berbagai pangkat dan jabatan harus memperlihatkan kebersamaan yang utuh. Semua berkumpul dalam sebuah padang dan pada waktu yang sama.

Pakaian pun sama dan seragam, tidak ada bedanya antara yang kaya dan yang miskin, yang pangkatnya tinggi dan yang rendah, yang bangsawan dan rakyat biasa. Tidak ada rasa sombong dan angkuh. Semua merendahkan diri mengharap ampunan dari sang Pencipta yang Maha Agung, Allah SWT.

Di Arafah anda tidak akan menemukan orang yang berkata, "Saya si Fulan" dengan nada membanggakan diri dengan kekayaan dan pangkatnya. Semua merendahkan diri di hadapan yang Maha Tinggi.

Semua menunjukkan rasa rendah hati dan rasa takut kepada Allah. Seolah-olah kebaikan itu tidak akan meliputi semua orang, kecuali bila semua bersikap tunduk dan patuh kepada Nya. Juga tidak ada yang mencoba memisahkan diri dan menganggap diri lebih baik dari orang lain.

Pada hari ini, ketika semua orang menyingkirkan semua rasa sombong dan angkuhnya, sifat jahat dan dengkinya, Allah SWT segera menggulirkan maghfirah dan rahmat Nya. Karena memang yang memisahkan kita dari maghfirah dan rahmat Allah adalah kesombongan dan kezaliman kita.

Pada hari ini, kita menyadari bahwa apa yang kita bangga-banggakan selama ini bukan dari kita tetapi semua kepunyaan Allah SWT. Maka tergugahlah hati semua orang untuk mengabdikan diri kepada Dzat yang mencipta dan memiliki semua. Pada hari yang sama sang Pencipta berfirman, "Mereka para jamaah itu layak mendapatkan maghfirah dan rahmat Ku."

Sesungguhnya sikap keras kepala, sombong, ingin menonjolkan diri dan kelebihan pribadi terhadap saudara sesama kita, menjadi penyebab yang menyingkirkan maghfirah dan rahmat Allah.

Sebagai contoh, kami bawakan suatu peristiwa di jaman Rasulullah SAW. Pada suatu hari Rasulullah SAW keluar hendak memberitahukan kepada para sahabatnya tentang datangnya Lailatul Qadar.

Dalam perjalanannya, Rasulullah menemukan dua orang sahabatnya sedang bertengkar memperdebatkan sesuatu masalah sehingga Rasulullah lupa menyampaikan maksudnya itu.

Gara-gara peristiwa itu para sahabat dirugikan karena Lailatul Qadar berlalu tanpa setahu mereka. Jadi, pertengkaran dan permusuhan mencegah siraman kebaikan dalam masyarakat.

Sedangkan kerukunan serta persatuan yang merindukan limpahan karunia Allah SWT yang dilakukan dengan keikhlasan dan ketulusan hati akan mampu mengundang rahmat dan menerima limpahan karunia Rabb Nya.

Banyak Doa Dipanjatkan

Pada Hari Arafah banyak doa dipanjatkan. Setiap orang menengadahkan wajah ke langit dan mengangkat kedua tangannya ke atas dengan penuh khusyuk dan ikhlas.

Mereka tidak perduli dengan udara hari itu sedang membakar dengan teriknya, atau sedang membekukan dinginnya. Semua berdiri khusyuk. Semua pasrah menyerah dan merendah kepada Allah Rabbul Alamin.

Di Padang Arafah, Allah SWT menurunkan rahmat Nya kepada jamaah Arafah. Allah juga melimpahkan maghfirah Nya kepada mereka yang dengan ikhlas dan sesuai dengan bimbingan rasul Nya memohon ampunan.

Kalau anda sudah bertekad wukuf di Arafah untuk itu semua dan selama Allah sudah berkenan melimpahkan berbagai maghfirah dan rahmat Nya, maka selayaknyalah sepulang dari Arafah anda tidak berkata - kata dan berbuat sesuatu yang bisa mendatangkan murka Allah.

Manfaatkanlah kesempatan menunaikan ibadah haji karena ia berdaya guna untuk membersihkan diri dari dosa - dosa, janganlah anda tergelincir oleh bisikan setan sedikit pun. Rahmat Nya sudah memenangkan anda atas tipu daya setan. Meskipun adakalanya ia berhasil menggelincirkan anda, yakni pada saat anda lemah.

Sadarilah selalu bahwa setan tidak akan membiarkan anda sekejap pun. Setiap kali iman anda meningkat, maka setiap itu pula kegiatan setan menggoda dan menjerumuskan semakin meningkat. Mereka terus berusaha supaya anda terpedaya dan melakukan maksiat kepada Allah.

Anak cucu iblis terdiri dari setan - setan dari bangsa jin dan manusia. Mereka menggelincirkan orang dengan berbagai dosa yang lebih rendah dari keimanan. Mereka membisiki manusia agar melakukan dosa - dosa lain dengan janji kenikmatan dan kejayaan yang hampa, misalnya dalam berbuat zina, korupsi, minuman keras, judi, makan riba, dan sebagainya.

Itulah tugas tetap anak cucu iblis setiap hari. Sedangkan iblis sendiri menggerogoti keimanan kaum mukmin pada puncak akidahnya kepada Allah SWT. Ia berusaha menimbulkan keraguan anda pada keberadaan Allah, pada wahdaniyah dan kemahakuasaan Nya, kepada kebenaran Alquranul Karim, dan pada kebenaran risalah yang dibawa Muhammad SAW.

Ia senantiasa menimbulkan waswas dan ragu -ragu dalam hati dan pikiran manusia, sampai manusia merasa ragu - ragu menyandang imannya dan rela tidak beriman. Bahkan, tidak keberatan menjadi kafir.Naudzu billah min dzalik!.

5 Amalan Hari Arafah 9 Dzulhijjah dari Rasulullah SAW

Setidaknya ada lima amalan hari Arafah yang dianjurkan oleh Rasulullah SAW. Amalan-amalan ini bisa dilacak melalui beberapa hadis yang diriwayatkan dari sahabat hingga para ulama mukharrij hadis.

  1. Memperbanyak doa
  2. Berpuasa hari Arafah
  3. Bersedekah
  4. Memperbanyak berbuat baik
  5. Bertakbir hingga hari tasyriq

Pertama, memperbanyak doa.

Ali bin Abi Thalib, sahabat Rasulullah SAW sekaligus menantunya pernah bercerita bahwa sang nabi pernah bersamanya pada sore hari Arafah seraya mengucapkan sebuah doa. Doa ini bisa dilacak dalam hadis Rasulullah SAW riwayat Imam at-Thabrani.

Dalam riwayat yang lebih lengkap, riwayat Imam at-Tirmidzi, hadis tersebut juga diriwayatkan oleh sahabat Amr bin Syuaib.

خَيْرُ الدُّعَاءِ دُعَاءُ يَوْمِ عَرَفَةَ، وَخَيْرُ مَا قُلْتُ أَنَا وَالنَّبِيُّونَ مِنْ قَبْلِي: لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الحَمْدُ، وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ» رواه الترمذي.

Rasulullah SAW bersabda, “Doa terbaik adalah doa hari Arafah. Dan doa terbaik yang aku dan para nabi ucapkan adalah “Laa ilaaha illallah wahdahu la syarika lahu. Lahul Mulku wa lahul hamdu wa huwa ala kulli syai’in qadir.” (H.R at-Tirmidzi)

Kedua, berpuasa.

Dalam riwayat Imam Muslim, bersumber dari sahabat Abu Qatadah dijelaskan bahwa Rasul pernah bersabda terkait keutamaan orang yang berpuasa di hari Arafah.

قال رسول الله صلى الله عليه وسلم: صِيَامُ يَوْمِ عَرَفَةَ أَحْتَسِبُ عَلَى اللَّهِ أَنْ يُكَفِّرَ السَّنَةَ الَّتِى قَبْلَهُ وَالسَّنَةَ الَّتِى بَعْدَهُ وَصِيَامُ يَوْمِ عَاشُورَاءَ أَحْتَسِبُ عَلَى اللَّهِ أَنْ يُكَفِّرَ السَّنَةَ الَّتِى قَبْلَهُ

Rasulullah SAW bersabda, “Pahala puasa di hari Arafah di sisi Allah adalah dihapusnya dosa setahun sebelumnya dan setahun setelahnya. Sedangkan pahala puasa Asyura di sisi Allah adalah dihapusnya dosa selama setahun sebelumnya.” (H.R Muslim)

Yang perlu diperjelas terkait dosa yang dimaksud dalam hadis di atas adalah dosa-dosa kecil, bukan dosa besar, yang salah satunya adalah syirik. Dosa syirik diperlukan taubat tersendiri dan harus dengan taubat yang bersungguh-sungguh.

Ketiga, bersedekah.

Dalam sebuah hadis riwayat Ibnu Abbas yang tercantum dalam beberapa kitab hadis enam (kutub as-sittah), seperti Imam Ahmad, Tirmidzi, Abu Daud, dan Ibnu Majjah dijelaskan bahwa salah satu amalan yang utama dilakukan pada hari Arafah adalah sedekah.

Dalam hadis tersebut dijelaskan bahwa seorang yang keluar dari rumahnya dengan jiwanya atau hartanya adalah salah satu amal salih yang bisa dilakukan pada hari Arafah. Dalam hadis tersebut dijelaskan pada hari 10 pertama bulan Dzulhijjah. Sedangkan hari Arafah adalah bagian dari 10 hari tersebut.

« مَا مِنْ أَيَّامٍ الْعَمَلُ الصَّالِحُ فِيهَا أَحَبُّ إِلَى اللَّهِ مِنْ هَذِهِ الأَيَّامِ ». يَعْنِى أَيَّامَ الْعَشْرِ. قَالُوا يَا رَسُولَ اللَّهِ وَلاَ الْجِهَادُ فِى سَبِيلِ اللَّهِ قَالَ « وَلاَ الْجِهَادُ فِى سَبِيلِ اللَّهِ إِلاَّ رَجُلٌ خَرَجَ بِنَفْسِهِ وَمَالِهِ فَلَمْ يَرْجِعْ مِنْ ذَلِكَ بِشَىْءٍ».

Artinya, “Tidak ada hari-hari yang dicintai Allah untuk mengerjakan amal saleh kecuali hari-hari ini (10 hari pertama Dzulhijjah).” “Bahkan jihad fi sabilillah wahai Rasul?” tanya sahabat. “Iya, bahkan jihad fi sabilillah, kecuali seorang laki-laki yang keluar dari rumahnya dengan jiwa raganya dan hartanya dan tidak berharap semua balasan atas hal tersebut kembali kepadanya.”

Para ulama memaknai kalimat orang yang keluar dari rumahnya dengan hartanya sebagai sedekah. Oleh karena itu, mari perbanyak sedekah di hari Arafah.

Keempat, 

Kategori keempat ini tidak jauh beda dengan ketiga. Dalil atau argumentasinya juga sama. Para ulama memaknai hadis di atas sebagai anjuran juga untuk berbuat baik (amal saleh) dan beribadah sebanyak-banyaknya.

Kelima, 

Dalam sebuah riwayat Abdullah bin Umar diceritakan bahwa pada hari Arafah, Rasulullah SAW bersama para sahabat yang melaksanakan haji mengumandangkan takbir.

غَدَوْنَا مَعَ رَسُولِ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- مِنْ مِنًى إِلَى عَرَفَاتٍ مِنَّا الْمُلَبِّى وَمِنَّا الْمُكَبِّرُ

Saat kami berjalan pagi bersama Rasulullah SAW dari Mina menuju Arafah, ada sebagian dari kami yang bertalbiyah ada juga yang bertakbir.

Cerita Abdullah bin Umar di atas memang tidak secara langsung menyebutkan bahwa Rasul menganjurkan bertakbir. Namun, jika Rasulullah SAW diam saat para sahabat bertakbir atau bertalbiyah, maka itu juga bisa disebut hadis taqriri, diamnya Rasul menandakan persetujuannya.

Sebenarnya hadis di atas menggambarkan kondisi Rasulullah dan para sahabat yang sedang menjalankan ibadah haji, namun bagi kita yang tidak sedang melaksanakan haji tentu kita juga bisa mengamalkannya.

Demikianlah lima amalan utama saat Arafah. Semoga kita bisa melakukannya dengan berharap ridha Allah dan pahalanya. Amin.

ثم السلام عليكم و رحمة الله و بركاته

Read more ...

Kemenag Validasi Penerjemahan Al-Qur'an Bahasa Bengkulu

السلام عليكم و رحمة الله و بركاته
بسم الله و الحمد لله
اللهم صلى على سيدنا محمد و على أله و صحبه أجمعين

Puslitbang Lektur Khazanah Keagamaan dan Manajemen Organisasi Kemenag bekerjasama dengan IAIN Bengkulu menyelenggarakan validasi penerjemahan Al-Qur'an bahasa Bengkulu. Validasi Penerjemahan Al-Qur'an ini berlangsung di Bengkulu, 27-29 Juli 2020. 

Hadir, sejumlah ulama, budayawan, dan sastrawan yang terlibat sebagai tim penerjemah dan tim validator terjemahan Al-Qur'an berbahasa Bengkulu. Hadir juga tim Puslitbang LKKMO. 

Giat ini dibuka secara virtual oleh Kepala Puslitbang LKKMO M Zain. Ia menyampaikan bahwa penerjemahan al-Qur’an ke dalam bahasa daerah Rejang Lebong adalah kerja peradaban dan jariyah intelektual. Al-Qur'an sebagai firman Tuhan akan terpelihara keotentikannya dan terpelihara di dalam hati para huffadz sebagaimana Surah al-Hijr ayat 9. 

"Semoga local wisdom yang terkandung dalam bahasa Rejang Lebong juga mendapatkan keberkahan dari Al-Qur'an sehingga nilai- nilai luhurnya langgeng," ujarnya, Senin (27/07).

Menurutnya, tahapan validasi dalam penerjemahan Al-Qur’an penting dilakukan. Proses ini untuk memastikan keakuratan dan kepadanan kata yang tepat, sehingga mudah dipahami oleh pembacanya. "Tidak ada kata sinonim dalam Al-Qur’an. Setiap kata punya makna tersendiri. Seperti kata ‘mutawashithah’ dengan ‘qisth’ sama sama diterjemahkan adil namun mempunyai pemaknaan masing-masing," terangnya. 

Dalam menerjemahkan Al-Qur’an, lanjut Zain, diperlukan kehati-hatian. Karenanya, setiap terjemahan Al-Qur’an harus divalidasi dengan pendapat yang mutabarah. Terutama ayat-ayat terkait keberagamaan, local wisdom, maupun pengobatan. 

Validasi terjemahan Al-Qur’an Bahasa Rejang Lebong ini melibatkan sastrawan dan budayawan. Tujuannya, agar makna Bahasa Rejang Lebong dapat dipahami. Validasi Al-Qur’an juga disesuaikan dengan contoh Al-Quran Terjemah yang diterbitkan LPMQ sehingga mempermudah proses percetakan.

Warek III IAIN Bengkulu Zulkarnain Dali dalam sambutannya mengatakan Bahasa Rejang Lebong merupakan bahasa yang istimewa. Ada empat  bahasa yang digunakan mayoritas masyarakat Bengkulu, yaitu: Rejang Lebong, Serawai, Lebak, dan Pekal. Bahasa Rejang Lebong memiliki aksara Kaganga yang databasenya masih tersimpan di PNRI. 

"Validasi terjemahan Al-Qur'an Bahasa Rejang Lebong dimantapkan agar dapat dipertanggungjawabkan secara akademik, tidak hanya menurut Ulumul Qur’an, Ulumul Hadis, namun juga budaya dan sastra linguistik Bahasa Rejang Lebong," katanya. 

"Validasi juga untuk menjaga kearifan lokal agar Bahasa Rejang Lebong tidak luntur, tetap terlestarikan dan terwariskan turun temurun," lanjutnya.(NS)

ثم السلام عليكم و رحمة الله و بركاته

Sumber : Puslitbang LKKMO
Penulis : Kontri
Editor : Hanapi Bani
Read more ...

Materi Fikih Madrasah Ibtidaiyah (MI) - "Pengertian Makanan Halal"


السلام عليكم و رحمة الله و بركاته
بسم الله و الحمد لله
اللهم صلى على سيدنا محمد و على أله و صحبه أجمعين

PENGANTAR MATERI 

Allah berfirman dalam al Qur’an surah al-Żāriyāt [51] ayat 56-58: bahwa Allah Swt menciptakan jin dan manusia hanya untuk beribadah dan Allah lah yang memberi makan.
وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالاِنسَ إِلا لِيَعْبُدُونِ ﴿٥٦﴾  مَا أُرِيدُ مِنْهُم مِّن رِّزْقٍ وَمَا أُرِيدُ أَن يُطْعِمُونِ ﴿٥٧﴾ إِنَّ اللَّهَ هُوَ الرَّزَّاقُ ذُو الْقُوَّةِ الْمَتِينُ ﴿٥٨﴾

Artinya: 
56. Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan agar mereka beribadah kepada-Ku. 
57. Aku tidak menghendaki rezeki sedikit pun dari mereka dan Aku tidak menghendaki agar mereka memberi makan kepada-Ku. 
58. Sungguh Allah, Dialah Pemberi rezeki Yang Mempunyai Kekuatan lagi Sangat Kokoh. 
(QS. AlŻāriyāt [51]: 56-58) 

Tahukah kalian?, bahwa Allah telah memberikan kita nikmat yang begitu banyak, salah satu di antaranya adalah makanan yang kita butuhkan dalam kehidupan sehari-hari. Maka dari itu, kita harus selalu bersyukur kepada-Nya, dengan cara memilih makanan yang diperbolehkan oleh Allah untuk dikonsumsi sehari-hari, seperti makanan yang dihalalkan oleh Allah sebagaimana firman-Nya dalam al Qur’an surah alMāidah [5] ayat 88.

 وَكُلُوا مِمَّا رَزَقَكُمُ اللَّهُ حَلَالًا طَيِّبًا ۚ وَاتَّقُوا اللَّهَ الَّذِي أَنْتُمْ بِهِ مُؤْمِنُونَ

Artinya: 
88. Dan makanlah dari apa yang telah diberikan Allah kepadamu sebagai rezeki yang halal dan baik, dan bertakwalah kepada Allah yang kamu beriman kepada-Nya. (QS. AlMāidah [5]:88)

Tahukah kalian?, bahwa Allah telah menciptakan segala yang ada di muka bumi ini untuk memenuhi kebutuhan manusia. Oleh karena itu, kita sebagai manusia harus dapat memanfaatkan dengan sebaik-baiknya. 

Untuk keperluan hidup, manusia tidak akan pernah lepas dari makanan. Hal tersebut sangat penting dan bermanfaat untuk pembentukan jasmani yang kuat dan sehat. Manusia adalah mahluk yang diciptakan oleh Allah dan Allah pula yang memenuhi segala kebutuhan hidup manusia sebagaimana firman-Nya dalam al Qur’an surah al An’ām [6] ayat 141.

وَهُوَ ٱلَّذِىٓ أَنشَأَ جَنَّٰتٍ مَّعۡرُوشَٰتٍ وَغَيۡرَ مَعۡرُوشَٰتٍ وَٱلنَّخۡلَ وَٱلزَّرۡعَ مُخۡتَلِفًا أُكُلُهُۥ وَٱلزَّيۡتُونَ وَٱلرُّمَّانَ مُتَشَٰبِهًا وَغَيۡرَ مُتَشَٰبِهٍ كُلُواْ مِن ثَمَرِهِۦٓ إِذَآ أَثۡمَرَ وَءَاتُواْ حَقَّهُۥ يَوۡمَ حَصَادِهِۦ وَلَا تُسۡرِفُوٓاْ إِنَّهُۥ لَا يُحِبُّ ٱلۡمُسۡرِفِينَ

Artinya:
141. Dan Dialah yang menjadikan tanaman-tanaman yang merambat dan yang tidak merambat, pohon kurma, tanaman yang beraneka ragam rasanya, zaitun dan delima yang serupa (bentuk dan warnanya) dan tidak serupa (rasanya). Makanlah buahnya apabila ia berbuah dan berikanlah haknya (zakatnya) pada waktu memetik hasilnya, tapi janganlah berlebih-lebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebihan,(QS. AlAn’ām [6]:141).


URAIAN MATERI

Makanan Halal 

Islam adalah agama yang sangat peduli pada segala aktivitas umatnya dan segala sesuatu yang menyangkut kehidupan manusia diatur sedemikian rupa. Segala hal kehidupan dipertimbangkan dari segi manfaat dan mudharatnya dan Islam telah memberikan petunjuk yang jelas bahwa segala sesuatu yang memberikan manfaat diperbolehkan hukumnya.

Segala sesuatu yang membawa muḍarat (kejelekan) maka Islam melarangnya. Salah satu hal yang diatur dalam Islam adalah tentang makanan. Sebagaimana yang kita tahu bahwa makanan adalah salah satu hal yang sangat penting yang dibutuhkan oleh manusia setiap harinya. Makanan memberi energi bagi manusia dan juga berfungsi dalam menjaga kesehatan seseorang. 

Arti Makanan Halal 

Menurut Bahasa  

Kata makanan berasal dari kata makan sedangkan dalam bahasa Arab disebut dengan kata atta’am atau al at’imah yang artinya makan makanan. Sedangkan yang disebut dengan kata makan sendiri diartikan sebagai suatu aktivitas memasukkan makanan kedalam tubuh untuk menjaga kondisi dan kesehatan. Kata makanan yang berasal dari kata makan adalah segala sesuatu yang dapat dimakan atau dikonsumsi oleh manusia baik yang berasal dari hewan maupun tumbuhan yang dapat menghilangkan rasa lapar dan memberikan tenaga bagi tubuh manusia memakannya. 

Menurut Istilah 

Kata halal berasal dari bahasa Arab membolehkan, memecahkan, membebaskan dan lainnya. Secara terminologi atau istilah kata halal diartikan sebagai segala sesuatu yang apabila dilakukan tidak mendapat hukuman atau dosa dengan kata lain halal dapat diartikan sebagai perbuatan atau segala sesuatu yang diperbolehkan dalam syariah agama Islam. 

Makanan halal diartikan sebagai segala sesuatu makanan yang dapat dikonsumsi oleh manusia dan diperbolehkan dalam syariat Islam. Di dalam al-Qur’an Allah memberikan petunjuk tentang makanan halal dan syarat-syarat makanan halal. Kata makan disebutkan dalam al-Qur’an oleh Allah Swt. sebanyak 109 kali sedangkan kata makanlah yang merupakan kata perintah didebutkan dalam al-Qur’an sebanyak 27 kali.


ثم السلام عليكم و رحمة الله و بركاته

Untuk mengunduh buku Fikih Madrasah Ibtidaiyah (MI) terbaru yang sesuai dengan KMA Nomor 183 Tahun 2019 silakan klik dibawah ini;
 
Read more ...

Siswa MAN 1 Pekanbaru Raih Juara Kompetisi Astronomi Internasional

Siswa MAN 1 Pekanbaru Yafi Amri peraih Juara 2 Kompetisi Astronomi & Astrofisika Internasional

السلام عليكم و رحمة الله و بركاته
بسم الله و الحمد لله
اللهم صلى على سيدنا محمد و على أله و صحبه أجمعين

Siswa madrasah kembali mengukir prestasi internasional. Adalah Yafi Amri, siswa Madrasah Aliyah Negeri 1 Pekanbaru (MAN 1 Pekanbaru) yang berhasil mengharumkan nama Indonesia dengan meraih Juara pada International Award Astonomy and Astrophysics Competition (IAAC) Edition of 2020. 

“Alhamdulillah, kita bersyukur. Keberhasilan Yafi Amri ini menjadi bukti tidak lunturnya semangat siswa untuk belajar di tengah pandemi covid-19,” ujar Kepala MAN 1 Pekanbaru Marzuki, Selasa (28/07). 

IAAC atau Kompetisi Astronomi Astrofisika Internasional merupakan ajang kompetisi astronomi online untuk siswa dari semua negara. Pada tahun ini, IAAC diikuti oleh siswa dari 74 negara di dunia. Yafi yang saat ini duduk di kelas XII Mia Smart Cendikia (MSC) 2 MAN 1 Pekanbaru menurut Marzuki berhasil mengungguli peserta dari 72 negara lainnya, seperti Malaysia, Amerika, Eropa, dan lainnya. 

“Yafi juga menjadi satu-satunya siswa Indonesia yang berhasil meraih juara pada kompetisi ini,” kata Marzuki. 

“Dengan melewati tiga babak, babak penyisihan, pre final dan final, akhirnya anak kita Yafi Amri berhasil meraih juara 2 Internasional Award pada kompetisi yang diadakan oleh lembaga IAAC Space,” ungkap Marzuki penuh rasa bangga dan haru.

Sementara, guru pendamping Yafi, Khairul Muni menyampaikan perjuangan siswanya untuk meraih juara 2 internasional sudah dimulai sejak Mei 2020. “Untuk pengumuman pemenang babak penyisihan diumumkan tanggal 25 Mei 2020, nama Yafi Amri keluar sebagai peserta yang maju ke babak pre final. Babak pre final diumumkan tanggal 29 Juni 2020 dan pengumuman final pada 27 Juli 2020,” kisah Khairul. 

Dengan prestasinya sebaga juara 2 IAAC Edition of 2020, Yafi pun berhak mendapatkan penghargaan sertifkat Internasional dan uang tunai USD100.

“Alhamdulillah Yafi Amri merupakan satu- satunya siswa utusan Indoensia yang bisa lolos pada babak Final dengan berhasil meraih juara 2 setelah juara 1 dari India dan Pakistan. Semoga ini menjadi motivasi bagi anak- anak madrasah untuk terus berprestasi di ajang Nasional dan Internasional,” harap Khairul Munir. (Muz)


ثم السلام عليكم و رحمة الله و بركاته

Sumber : Humas Kanwil Kemenag Riau
Penulis : Kontri
Editor : Hanapi Bani
Read more ...

28 July 2020

Info Surat Keterangan Perpanjangan Sertifikat Akreditasi



السلام عليكم و رحمة الله و بركاته
بسم الله و الحمد لله
اللهم صلى على سيدنا محمد و على أله و صحبه أجمعين

Kepada bapak/ibu berikut kami sampaikan link untuk mendownload surat keterangan perpanjangan masa berlaku sertifikat akreditasi.

Link surat keterangan perpanjangan akreditasi

Silahkan bagi sekolah/madrasah yg sudah habis masa akreditasi namun belum diakreditasi ulang untuk mendownload surat keterangan perpanjangan tersebut agar dapat digunakan untuk keperluan sekolah/madrasah.

Terimakasih 🙏

: Silahkan login dg menggunakan NPSN sebagai User dan Paswordnya di bawah ini 👇

ثم السلام عليكم و رحمة الله و بركاته
Read more ...

Download Surat Edaran Pengelolaan Simpatika Semester I Tahun 2020/2021

Surat Edaran Pengelolaan Simpatika Semester I Tahun 2020/2021

السلام عليكم و رحمة الله و بركاته
بسم الله و الحمد لله
اللهم صلى على سيدنا محمد و على أله و صحبه أجمعين

Pada tanggal 24 Juli 2020, Dirjen GTK telah mengeluarkan sebuah surat pemberitahuan terkait dengan Pengelolaan Simpatika Semester I Tahun Pelajaran 2020-2021. Dalam surat tersebut ada 6 poin penting yang perlu kita perhatikan bersama yaitu:

1. Pembukaan verifikai dan validasi (verval) keaktifakn Guru dan Tenaga Kependidikan madrasah di Simpatika akan dimulai pada tanggal 03 Agustus 2020.

2. Implementasi Kurikulum Madrasah sesuai Keputusan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 183 Tahun 2019 tentang Kurikulum Pendidikan Agama Islam dan Bahasa Arab di Madrasah dan Keputusan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 184 Tahun 2019 tentang Pedoman Implementasi Kurikulum pada Madrasah.

3. Pendataan Sertifikat Kepala Madrasah melalui penerbitan Nomor Unik Kepala Madrasah (NUKM) dan notifikasi penilaian kinerja kepala madrasah di Simpatika.

4. Pelaksanaan sinkronisasi seluruh data Guru PNS Madrasag dengan database SIMPEG Biro Kepegawaian melalui Verval Guru PNS.

5. Proses pemetaan (mapping) Ijazah S1/D4 di Simpatika bagi seluruh guru madrasah yang sudah bersertifikasi maupun yang belum bersertifikasi tetap dilanjutkan sebagaimana mestinya.

6. Penerbitan (generating) dokumen SKAKPT untuk kelayakan tunjangan bulan sebelumnya dilakukan paling lambat tanggal 2 setiap bulannya.

Ada perubahan yang terjadi saat ini terkait Simpatika, yaitu pada poin yang ke-6. Yang mana biasanya proses generating dokumen SKAKPT dilakukan tiap tanggal 7 setiap bulannya, mulai saat ini akan dilakukan paling lambat tanggal 2 setiap bulannya, Jadi, admin Simpatika pada tiap Madrasah harus tepat waktu menyelesaikan Absensi Simpatika atau S35 tepat di akhir bulan sebelumnya, agar SKAKPT bisa tergenarate di bulan berikutnya.

Untuk mengunduh surat pemberitahuan diatas berformat PDF, klik dibawah ini:
Surat Edaran Pengelolaan Simpatika Semester I Tahun 2020/2021


Demikian informasi yang dapat kami bagikan mengenai Surat Edaran Pengelolaan Simpatika Semester I Tahun 2020/2021 ini, semoga ada manfa'atnya bagi Sobat semua.
Silakan share dan unduh filenya guna kita laksanakan bersama.

ثم السلام عليكم و رحمة الله و بركاته

Read more ...

Translate

Artikel Terbaru

Cara Verifikasi dan Validasi Data Nomor Ponsel Siswa, Mahasiswa dan Dosen di Emis

السلام عليكم و رحمة الله و بركاته بسم الله و الحمد لله اللهم صلى على سيدنا محمد و على أله  و صحبه أجمعين Verifikasi dan Validasi Data Nomor ...

Powered by BeGeEm - Designed Template By HANAPI