Breaking News
Tampilkan postingan dengan label Hikayat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Hikayat. Tampilkan semua postingan

06 Januari 2024

Perempuan di Antara Empat Lelaki

www.hanapibani.com

السلام عليكم و رحمة الله و بركاته

بسم الله و الحمد لله
اللهم صل عل سيدنا محمد و على أله
 Ùˆ صحبه أجمعين

Salam Sahabat Hanapi Bani.

Apa yang terjadi bila seorang pangeran melihat wanita cantik?

Itulah yang dialami Yazid bin Mu’awiyah. Dari atas pagar istananya dia melihat wanita bernama Ummu Khalid. Amboi cantiknya. Sayang, wanita itu sudah bersuami. Dia adalah istri ‘Adiy bin Hatim.

Sang pangeran mabuk kepayang. Dia cinta luar biasa. Hatinya terlanjur tertambat pada perempuan itu. Kalau malam, matanya tak dapat memejamkan karena di sana selalu ada wajah pujaan hati. Dari detik ke detik dia selalu ingat akan si dia, namun dia tak pernah mengungkapkannya pada siapapun. Dia simpan dalam hati. Hingga akhirnya dia jatuh sakit. Sepanjang hari dia terbaring di pembaringan. Orang-orang menjenguknya namun tak seorang pun tahu menahu, apa gerangan penyakit pangeran mereka. Sebab, dia memang tidak pernah mengungkapkannya kepada siapapun.

“Ini masalah tak boleh dibiarkan,” kata Amr bin ‘Ash, pembantu dekat Khalifah Mu’awiyah. “Hanya ibundanya yang bisa mengorek rahasia Pangeran. Biar ibunya diundang ke sini, suruh berdua saja dengannya hingga dia membuka rahasia.”

Maka diutuslah orang guna menyampaikan hal ini. Sang ibunda datang, lalu masuk ke kamar anaknya. Setelah cukup lama didesak, akhirnya si anak membuka mulut. Dibukanya seluruh kotak Pandora di hati. Si ibu lalu menyampaikan rahasia ini kepada suaminya, Mu’awiyah.

“Terus apa yang bisa kita perbuat untuk memecahkan masalah ini?” tanya Mu’awiyah kepada Amr bin ‘Ash.

“Undang Adiy ke sini, beri dia harta yang banyak, kenakan padanya busana kehormatan. Dengan begitu dia pasti datang ke sini dari Madinah,” jawab Amr.  

Adiy pun diundang, dan dia berangkat ke Damaskus, meski bermil-mil jarak harus dia tempuh. Kala itu, perjalanan antara Madinah dan Damaskus harus dijalani hingga berbulan-bulan. Maklum, belum ada mobil, apalagi pesawat.

Ketika dia masuk ke ruang Khalifah, Mu’awiyah menyambutnya dengan hangat. Diberikannya hadiah harta yang banyak. Selain itu, dia pakaikan busana kehormatan pada tubuh tamunya. Setelah itu, Adiy keluar. Mu’awiyah bertanya kepada Amr, “Sekarang apa langkah kita?”

Amr yang cerdik itu menjawab, “Besok, kalau dia masuk lagi ke sini, tanya dia, ‘Apa kamu punya istri?’ Kalau dia menjawab, ‘Ya,’ pukulkan tangan Baginda pada wajah Baginda. Baginda tak usah berkata apa-apa.”

Esok harinya, skenario dijalankan dengan lancar.  Ketika Adiy keluar, Amr ada di pintu. Amr bertanya apa yang terjadi, dan Adiy dengan polos menceritakan apa yang dilihatnya pada Khalifah. “Oh, itu karena Khalifah merasa sedih. Adiy, sebenarnya Khalifah hendak mengawinkan kamu dengan putrinya dan memberimu uang yang banyak. Namun kamu tahu kan, putri raja tidak mungkin menikah dengan orang yang sudah beristri.”

“Terus, bagaimana caranya?”

“Gampang, besok kalau kamu masuk lagi ke tempat Khalifah, bilang padanya, ‘Amiral Mu’minin, sebenarnya saya tidak punya istri’.”

Esok harinya, segala skenario berlangsung mulus. Khalifah bertanya, “Apa kamu punya istri.”

“Tidak,” jawab Adiy polos.

Khalifah berkata lagi, “Katakan, ‘Kalau saya punya istri, maka dia tertalak bain (tidak bisa dirujuk lagi)’.”

Adiy, seperti kerbau yang dicocok hidungnya, menirukan apa yang didiktekan khalifah. Khalifah pun berkata pada juru tulis, “Catat apa yang dia katakan.”

Dipinang

Setelah masa iddah berlalu, Mu’awiyah mengutus Abu Hurairah r.a. ke Madinah guna melamar Ummu Khalid. Tak lupa, diberinya dia uang yang banyak. Sesampai di Madinah, dia bertemu dengan Abdullah bin Umar r.a. Dia bertanya tentang maksud kedatangannya. Abu Hurairah menceritakan semuanya. “Bisakah kamu sebut namaku pada Ummu Khalid?” tanya Ibnu Umar. Abu Hurairah menyanggupi.

Lalu dia bertemu dengan Abdullah bin Zubair. Setelah tahu maksud kedatangannya, Ibnu Zubair juga meminta supaya namanya diikutkan sebagai salah satu pelamar. Lalu Husain bin Ali r.a. meminta hal yang sama.

Ketika masuk ke rumah Ummu Khalid, dia sampaikan pada perempuan itu bahwa Adiy telah menceraikannya secara bain dan Mu’awiyah mengutus dirinya untuk mengajukan pinangan bagi Pangeran Yazid. “Namun, di samping itu, juga melamar Anda, Abdullah bin Umar, Abdullah bin Zubair dan Husain bin Ali,” katanya.

Ummu Khalid bertanya, “Tolong ceritakan mengenai mereka.”

“Seorang dari mereka punya dunia tapi tidak punya agama. Dialah Yazid. Dua lainnya memiliki dunia dan agama, yaitu Abdullah bin Umar dan Abdullah bin Zubair. Seorang lagi punya agama tapi tidak punya dunia, dialah Husain.”

“Nikahkan saya dengan orang yang Anda kehendaki,” kata Ummu Khalid.

“Lho, ini masalah Anda. Segalanya terserah Anda.”

“Tidak. Andaipun Anda tidak datang ke sini, saya akan mengutus orang untuk bermusyawarah dengan Anda,” ujar si perempuan. “Apalagi, sekarang Anda memang dalam posisi diutus.”
”Demi Allah, aku tidak akan mendahulukan siapapun daripada orang yang mulutnya telah dicium oleh Rasulullah s.a.w. Dialah Husain.”

Maka, Abu Hurairah menikahkan Husain dengan itu perempuan dan menyerahkan seluruh harta yang diberikan Mu’awiyah kepada cucu Rasulullah s.a.w. itu. Selanjutnya dia kembali ke Damaskus dan menceritakan semua yang terjadi kepada Mu’awiyah. “Kok harta kami Anda salurkan untuk orang lain?” tukas Mu’awiyah.

“Anda tidak mewarisi harta itu dari nenek moyang Anda. Itu adalah harta Allah dan Rasul-Nya. Jadi, saya salurkan harta itu kepada cucu beliau,” tegas Abu Hurairah.

Akan halnya Adiy, setelah dia tidak berhasil menikah dengan putri Khalifah, dia kembali ke Madinah. Lalu dia datang ke kediaman Husain. Dia duduk dan tampak menarik nafas yang berat. “Barangkali kamu ingat Ummu Khalid?” tanya Husain.

“Ya,” jawab Adiy.

Husain memanggil Ummu Khalid, dan berkata padanya, “Apa aku pernah menyentuhmu?”

“Tidak.”

“Sekarang kamu aku talak. Setelah iddahmu habis, menikahlah dengan lelaki ini. Ketahuilah, Adiy, aku berbuat begini bukan karena aku menyimpan maksud tertentu. Aku hanya kasihan padamu.” 


Cek Mantel Gamis Syar'i Wanita Muslimah / Mantel Wanita Jumbo Waterproof Bahan PVC 0,25 Anti Rembes dengan harga Rp95.450. Dapatkan di Shopee sekarang! https://shope.ee/2ApbCzpO0o?share_channel_code=1

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan tentang "Perempuan di Antara Empat Lelaki", semoga bermanfa'at. 

Terimakasih atas kunjungannya, mohon doa' agar kami sekeluarga diberikan kesehatan dan blog ini terus berkembang serta berguna bagi semua orang.
Memberi manfa'at baik di dunia maupun di akhirat.

Untuk mendapatkan pemberitahuan langsung mengenai artikel terbaru di facebook dari website ini silakan klik suka pada halaman kami  HANAPI BANI 

atau gabung Group kami;

Youtube ;(Klik DISINI)
WA 1 ; (Klik DISINI)
WA 2 ; (Klik DISINI)
WA 3 ; (Klik DISINI)
WA 4 ; (Klik DISINI)

WA 5 ; (Klik DISINI)
WA 6 ; (Klik DISINI)
WA 7 ; (Klik DISINI)
WA 8 ; (Klik DISINI)
WA 9 ; (Klik DISINI)
WA 10 ; (Klik DISINI)
WA 11 ; (Klik DISINI)
WA 12 ; (Klik DISINI)
WA 13 ; (Klik DISINI)
WA 14 ; (Klik DISINI)
WA 15 ; (Klik DISINI)
WA 16 ; (Klik DISINI)
Pengumuman WA #1 ;(Klik DISINI)
Pengumuman WA #2 ;(Klik DISINI)
Telegram ; (Klik DISINI)
Bip ; (Klik DISINI)
Halaman FB 
(Klik DISINI)

Ùˆ ØµÙ„Ù‰  Ø§Ù„له Ø¹Ù„Ù‰ سيدنا محمد Ùˆ على أله
 Ùˆ صحبه Ùˆ سلم أجمعين
ثم السلام عليكم و رحمة الله و بركاته

Protected by Copyscape 

Baca selengkapnya ...

06 Februari 2023

Roti Termahal

www.hanapibani.com

السلام عليكم و رحمة الله و بركاته

بسم الله و الحمد لله
اللهم صل على سيدنا محمد و على أله
 Ùˆ صحبه أجمعين

Salam Sahabat Hanapi Bani.

Ketika khalifah al Mushtanshir sedang berkuasa,  di Mesir terjadi krisis yang hebat dan sulit digambarkan. Krisis selama tujuh tahun ini disebabkan kelemahan pihak pemerintah, beberapa kerajaan kecil menuntut untuk merdeka, pembangkangan terjadi di mana-mana dan fitnah yang tidak pernah berhenti di antara orang-orang Arab khususnya penduduk di sekitar sungai Nil.

Kelaparan telah merajalela karena tidak adanya stok makanan sehingga timbangan gandum hanya dapat dihargai delapan dinar, orang-orang mulai memakan anjing dan kucing, bahkan seekor anjing di pasar dijual seharga lima dinar. Keadaan ini semakin menyiksa sehingga manusia memakan manusia lainnya. Sebagian penduduk ada yang duduk-duduk santai di atap rumah dengan membawa rantai berbandul besi, apabila ada orang asing yang lewat segera saja dilempar dengan rantai berbandul besi itu lalu disembelih, dikuliti dagingnya dan dimakan beramai-ramai.

Suatu hari seorang menteri yang datang dari jauh akan menghadap kepada penguasa dengan menaiki seekor keledai, melihat itu sekelompok orang  berteriak keras-keras sebagai tanda ada mangsa lalu orang-orang berkumpul dan merampas keledai tersebut untuk dibuat pesta.

Anehnya, pada masa krisis seperti itu masih ada seorang perempuan yang menyimpan sebuah kalung dengan harga 1000 dinar. Ia menunjukkan kalung itu kepada masyarakat umum untuk menanyakan siapakah yang mau menukarnya dengan terigu. Beberapa orang  memperingatkan perempuan itu dan menyayangkan kelakuannya  karena dikhawatirkan akan memancing kerusuhan.

Namun perempuan itu tidak peduli. Akhirnya ia menemukan seseorang yang mau menukarnya dengan sekantong terigu. Untuk membawa terigu sekaligus menjaga keamanan dari perampokan di tengah jalan menuju penginapannya, perempuan itu menyewa seseorang. Ketika sampai di penginapan, perempuan itu membuka kantung terigu dan mengambil beberapa ciduk yang akan diberikan kepada orang yang membantunya. Ia beruluk salam dengan pelan kepada setiap orang yang lewat. Mereka memperhatikannya dengan curiga dan tatapan mata yang liar orang yang lapar. Orang-orang yang lewat semakin banyak dan berkumpul didepan penginapannya. Tiba-tiba saja salah seorang berteriak, seakan-akan memberi komando dan merekapun merampoknya. Tepung yang hanya sedikit itu direbut belasan orang. Perempuan itu juga ikut berebutan dengan orang-orang, namun hanya memperoleh sepenuh tangannya, hanya itulah yang selamat dari perampokan.

Dengan setangkupan tangan terigu ia memasak membuat adonan dan memasukkannya ke dalam cetakan. Setelah menjadi sepotong roti ia beranjak ke pintu dan menuju tempat yang tinggi. Dengan tangan membawa roti ia mengacungkannya ke atas sehingga orang-orang dapat melihatnya lalu ia berteriak sekeras-kerasnya,

“Wahai penduduk Kairo! Panggillah pemimpin kita al Mushtanshir yang disenangkan Allah dengan kenikmatan di atas manusia lainnya sehingga sepotong roti bagi saya ini seharga seribu dinar.”

Sumber: Alfu Qissatin wa Qissah

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan tentang "Roti Termahal", semoga bermanfa'at. 

Terimakasih atas kunjungannya, mohon doa' agar kami sekeluarga diberikan kesehatan dan blog ini terus berkembang serta berguna bagi semua orang.
Memberi manfa'at baik di dunia maupun di akhirat.

Untuk mendapatkan pemberitahuan langsung mengenai artikel terbaru di facebook dari website ini silakan klik suka pada halaman kami  HANAPI BANI 

atau gabung Group kami;

Youtube ;(Klik DISINI)
WA 1 ; (Klik DISINI)
WA 2 ; (Klik DISINI)
WA 3 ; (Klik DISINI)
WA 4 ; (Klik DISINI)

WA 5 ; (Klik DISINI)
WA 6 ; (Klik DISINI)
WA 7 ; (Klik DISINI)
WA 8 ; (Klik DISINI)
WA 9 ; (Klik DISINI)
WA 10 ; (Klik DISINI)
WA 11 ; (Klik DISINI)
WA 12 ; (Klik DISINI)
WA 13 ; (Klik DISINI)
WA 14 ; (Klik DISINI)
WA 15 ; (Klik DISINI)
Pengumuman WA #1 ;(Klik DISINI)
Pengumuman WA #2 ;(Klik DISINI)
Telegram ; (Klik DISINI)
Bip ; (Klik DISINI)
Halaman FB 
(Klik DISINI)

Ùˆ ØµÙ„Ù‰  Ø§Ù„له Ø¹Ù„Ù‰ سيدنا محمد Ùˆ على أله
 Ùˆ صحبه أجمعين
ثم السلام عليكم و رحمة الله و بركاته

Protected by Copyscape 

Baca selengkapnya ...

05 Februari 2023

BAYANGAN BIDADARI

www.hanapibani.com

السلام عليكم و رحمة الله و بركاته

بسم الله و الحمد لله
اللهم صل على سيدنا محمد و على أله
 Ùˆ صحبه أجمعين

Salam Sahabat Hanapi Bani.

Hari itu Rasulullah SAW beserta para sahabat sedang mengepung beberapa benteng di  Khaibar, tiba-tiba datang seorang penggembala kambing yang bermuka hitam. Ia bergegas mendekati Rasulullah sambil membawa kambing-kambingnya. Penggembala hitam ini adalah buruh seorang Yahudi. Rupanya Ia tertarik untuk mempelajari agama Islam, “Wahai Rasulullah, kemukakanlah tentang Islam kepadaku!” ujarnya. Dengan lemah lembut Rasulullah SAW menjelaskan Islam kepadanya. Dia pun dengan seksama mendengarkan. Sampai akhirnya tertanam di dalam hatinya cahaya hidayah dari Allah SWT. Ia pun mengucapkan dua kalimat syahadat di hadapan beliau SAW. Setelah masuk Islam, penggembala tersebut berkata, “Wahai Rasulullah, saya seorang buruh yang sedang bekerja pada pemilik kambing ini. Sebagaimana engkau ketahui bahwa kambing-kambing ini adalah amanat yang diberikan kepadaku. Sekarang apa yang harus saya lakukan?” Rasulullah SAW berkata, “Lepaskan saja kambing-kambing itu. Biarkan mereka berjalan ke arah yang dikehendakinya, nanti pun akan sampai kepada pemiliknya” Penggembala tersebut mengambil segenggam batu kerikil dan melemparkan ke arah kambing-kambing tersebut sambil berkata, “Kembalilah kepada pemilikmu..! Demi Allah, saya tidak akan lagi bersama denganmu lagi” Kambing-kambing tersebut menurut dan pergi seolah-olah ada yang menggiring. Semuanya masuk ke dalam sebuah benteng”

BELUM SHALAT MASUK SURGA

 Setelah mengembalikan kambing-kambing tersebut, si penggembala tadi segera masuk ke dalam barisan kaum Muslimin dan ikut serta berperang fi sabilillah. Sekalipun baru masuk Islam penggembala ini ia terus maju tanpa gentar dengan semangat berkobar. Sampai akhirnya ia terbunuh dalam keadaan syahid. Padahal, dia belum pernah melakukan shalat satu rakaat pun. Mayat penggembala tersebut dibawa ke hadapan Nabi SAW dan diletakkan di samping beliau. Jasadnya ditutup dengan mantel miliknya. Lalu Rasulullah SAW mengarahkan pandangannya kepada mayat tersebut, begitu para sahabat yang hadir saat itu. Namun tidak lama kemudian Rasulullah SAW memalingkan mukanya.  Para sahabat merasa kaget dan bertanya, “Ya Rasulallah..! Kenapa engkau memalingkan muka darinya?” Rasulullah SAW menjawab, “Sesungguhnya sekarang ia sedang dibarengi oleh bidadari yang sedang membersihkan debu dari mukanya.”

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan tentang "BAYANGAN BIDADARI", semoga bermanfa'at. 

Terimakasih atas kunjungannya, mohon doa' agar kami sekeluarga diberikan kesehatan dan blog ini terus berkembang serta berguna bagi semua orang.
Memberi manfa'at baik di dunia maupun di akhirat.

Untuk mendapatkan pemberitahuan langsung mengenai artikel terbaru di facebook dari website ini silakan klik suka pada halaman kami  HANAPI BANI 

atau gabung Group kami;

Youtube ;(Klik DISINI)
WA 1 ; (Klik DISINI)
WA 2 ; (Klik DISINI)
WA 3 ; (Klik DISINI)
WA 4 ; (Klik DISINI)

WA 5 ; (Klik DISINI)
WA 6 ; (Klik DISINI)
WA 7 ; (Klik DISINI)
WA 8 ; (Klik DISINI)
WA 9 ; (Klik DISINI)
WA 10 ; (Klik DISINI)
WA 11 ; (Klik DISINI)
WA 12 ; (Klik DISINI)
WA 13 ; (Klik DISINI)
WA 14 ; (Klik DISINI)
WA 15 ; (Klik DISINI)
Pengumuman WA #1 ;(Klik DISINI)
Pengumuman WA #2 ;(Klik DISINI)
Telegram ; (Klik DISINI)
Bip ; (Klik DISINI)
Halaman FB 
(Klik DISINI)

Ùˆ ØµÙ„Ù‰  Ø§Ù„له Ø¹Ù„Ù‰ سيدنا محمد Ùˆ على أله
 Ùˆ صحبه أجمعين
ثم السلام عليكم و رحمة الله و بركاته

Protected by Copyscape 

Baca selengkapnya ...

Translate

Artikel Terbaru

Kumpulan Contoh Surat Keputusan Kepala Sekolah / Kepala Madrasah (SK Kepsek/Kamad)

  Kumpulan Contoh Surat Keputusan Kepala Sekolah / Kepala Madrasah (SK Kepsek/Kamad)  السلام عليكم Ùˆ رحمة الله Ùˆ بركاته بسم الله Ùˆ ال...

Powered by BeGeEm - Designed Template By HANAPI