Breaking News

15 July 2020

Materi Fikih Madrasah Ibtidaiyah (MI) - "Pengertian dan Sejarah Khitan".

Materi Fikih Madrasah Ibtidaiyah - " Pengertian dan Sejarah Khitan ".
السلام عليكم و رحمة الله و بركاته
بسم الله و الحمد لله
اللهم صلى على سيدنا محمد و على أله و صحبه أجمعين

Tahukah kamu bahwa agama Islam adalah agama yang sangat mencintai kebersihan. Hal tersebut dapat kita lihat dalam sabda-sabda Rasulullah Saw. Dalam sebuah sabdanya, Rasulullah Saw. bersabda: “bersuci adalah separuh iman”. Betapa pentingnya kebersihan itu sampai diibaratkan sebagai separuh iman oleh Rasulullah Saw..Umat Islam bahkan diwajibkan berada dalam kondisi yang bersih dan suci minimal lima kali sehari. 

Kepedulian Islam terhadap kebersihan ini juga dapat kita lihat dari banyaknya syariat Islam yang tujuannya adalah untuk menjaga kebersihan. Salah satu syariat tersebut adalah khitan. Apa itu khitan dan apa hubungan khitan dengan menjaga kebersihan? Nah, jawabannya akan kita dapatkan pada pembahasan bab ini.


A. Sejarah Pensyariatan Khitan

Pada bagian ini kita akan membahas sejarah pensyariatan khitan. Kapan khitan mulai disyariatkan? Khitan mulai disyariatkan pada masa Nabi Ibrahim as.. Kisah tentang khitan Nabi Ibrahim diriwayatkan dalam sebuah hadis yang artinya: “Ibrahim ‘alaihissalam telah berkhitan dengan kapak sedangkan beliau berumur 80 tahun” (HR. al-BukhariMuslim).

Sementara itu, di dalam al-Qur’an terdapat perintah bagi umat Islam untuk mengikuti ajaran Nabi Ibrahim As. Perintah tersebut tertuang dalam QS. AnNisa[4]: 125 yang artinya: “Dan siapakah yang lebih baik agamanya dari pada orang yang ikhlas menyerahkan dirinya kepada Allah, sedang diapun mengerjakan kebaikan, dan ia mengikuti agama Ibrahim yang lurus? Dan Allah mengambil Ibrahim menjadi kesayangan-Nya.” 

Dengan demikian, melaksanakan syariat khitan merupakan salah satu bentuk ketundukan kita terhadap perintah Allah serta bentuk pelestarian syariat Nabi Ibrahim As.Oleh karena itu, sebagai umat Islam khususnya laki-laki, kita tidak boleh takut dengan syariat khitan karena sebagai umat Islam, tujuan utama hidup kita di dunia adalah untuk melaksanakan ketaatan kepada Allah Swt.

B. Pengertian Khitan

Tahukah kamu apa yang dimaksud dengan khitan itu? Nah pada pembahasan kali ini kita akan membahas tentang pengertian khitan. Secara bahasa, khitan berasal dari kata "khatana" َyang artinya memotong.Sedangkan secara istilah khitan adalah membuka atau memotong kulit (kuluf) yang menutupi ujung kemaluan laki-laki dengan tujuan agar bersih dari kotoran dan suci dari najis. Dalam mengkhitan disunnahkan memotong hingga pangkal kuluf sehigga tidak tersisa kulit yang menggantung agar tidak ada lagi kotoran yang berkumpul di bawahnya. 

Pada uraian sebelumnya, kita telah memahami bahwa salah satu tujuan utama khitan adalah sebagai sebuah bukti ketundukan kita terhadap perintah Allah. Sebagai Zat yang Maha Bijaksana, dalam setiap perintah-Nya pasti ada banyak manfaat yang didapat oleh manusia. Manfaat apa saja yang bisa kita dapatkan dari pensyariatan khitan ini? 

Dilihat dari sisi kebersihan ternyata khitan adalah sebuah ibadah yang membantu kita menjaga kebersihan badan. Apa hubungannya khitan dengan kebersihan badan? Sebagaimana kita tahu, praktik khitan dilaksanakan dengan memotong kuluf yang menutupi kemaluan laki-laki. Setelah diteliti secara medis, ternyata ketika seorang laki-laki yang belum berkhitan buang air kecil, air seninya akan tertinggal sedikit pada kulufnya dan sulit untuk dibersihkan. Padahal sebagaimana kita ketahui bahwa salah satu syarat shalat adalah suci badan, pakaian dan tempat dari najis. Artinya jika seorang laki-laki yang belum berkhitan melaksanakan shalat, kemungkinan besar shalatnya tidak sah. Oleh karena itu, Nabi Muhammad Saw. memerintahkan laki-laki untuk berkhitan. 

Dilihat dari tinjauan medis, khitan juga mempunyai banyak manfaat. Menurut para dokter, kuluf yang tidak dipotong akan menjadi sarang kuman. Jika dibiarkan terus menerus, kuman-kuman tersebut dapat menimbulkan infeksi dan peradangan. Yang lebih menakutkan lagi, peradangan pada kemaluan dapat menyebabkan penyakit kanker. Dengan demikian, sebagai seorang Muslim, kita tidak boleh ragu untuk melaksanakan khitan utamanya untuk mentaati perintah Allah serta untuk menjaga kesehatan badan. 

Untuk perempuan, praktik khitan dilaksanakan dengan memotong sedikit daging yang berada di atas faraj. Bentuknya seperti jengger ayam jantan. Yang wajib dipotong adalah kulit bagian atasnya tanpa mencabutnya (tanpa menghilangkan semuanya). Berbeda dengan laki-laki, tujuan khitan perempuan adalah untuk menjaga kesucian perempuan. 

Untuk download buku pelajaran Fikih Madrasah Ibtidaiyah terbaru sesuai KMA 183 Tahun 2019 silakan kilk disini;


ثم السلام عليكم و رحمة الله و بركاته

 
Comments
0 Comments

No comments:

Translate

Artikel Terbaru

Download KI dan KD Kurikulum 2013 Semua Jenjang untuk Kondisi Khusus

السلام عليكم و رحمة الله و بركاته بسم الله و الحمد لله اللهم صلى على سيدنا محمد و على أله و صحبه أجمعين Kepala Badan Penelitian dan Pengemba...

Powered by BeGeEm - Designed Template By HANAPI