Breaking News

15 September 2021

Bersama Ilham Habibi, Menag Yaqut Diskusi Ide Madrasah 4.0



السلام عليكم و رحمة الله و بركاته
بسم الله و الحمد لله
اللهم صلى على سيدنا محمد و على أله
 و صحبه أجمعين

Salam Sahabat Hanapi Bani.

Jakarta --- Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menginginkan siswa madrasah memiliki kemampuan untuk beradaptasi dan survive di masa mendatang. Karenanya, Menag sepakat bahwa penguasaan teknologi menjadi kunci bagi kesuksesan generasi madrasah di masa depan. 

Pernyataan ini disampaikan Menag saat berdiskusi secara virtual tentang Madrasah 4.0 dengan Chairman Orbit Future Academic Ilham Habibi. “Kemarin, Kementerian Agama diberikan tantangan oleh Presiden Jokowi. Bagaimana caranya agar siswa itu jangan sekedar sekolah, kemudian mendapat ijazah, tapi ujungnya hanya menambah deretan pencari kerja,” ungkap Menag, Rabu (15/9/2021). 

“Oleh karena itu Kemenag diberikan tantangan untuk membangun pendidikan vokasi. Maka, melalui diskusi pagi ini, paling tidak saya mendapatkan gambaran 50 persen pekerjaan rumah kita sudah dapat diselesaikan. Saya menyambut baik konsep Madrasah 4.0 yang diungkapkan Pa Ilham barusan,” imbuh Menag. 

Sebelumnya, Ilham Habibi memaparkan rencana Orbit Future Academic untuk mengembangkan program Madrasah 4.0 bersama Kemenag. “Transformasi pendidikan harus segera dilakukan untuk menyiapkan anak-anak kita. Transformasi yang harus kita lakukan jangan hanya bagaimana siswa kita menjadi konsumen teknologi. Sebaliknya, mereka harus mampu mengembangkan bahkan menciptakan teknologi,” ungkap putra Presiden ke-3 RI BJ Habibie ini. 

Lebih lanjut Ilham menyampaikan, dalam Madrasah 4.0 akan mentransformasi dan meningkatkan keterampilan guru madrasah untuk  dapat menjawab kebutuhan masa depan. “Kami juga menggandeng sejumlah mitra, seperti Microsoft, Intel, serta AWS,” ungkap Ilham. 

Sementara Presiden Director Orbit Ventura Indonesia, Sachin Gopalan mengungkapkan program Madrasah 4.0 dapat dilakukan secara bertahap pada madrasah-madrasah pilot project. “Pilot project ini sangat  simple. Selanjutnya untuk mempercepat program ini, ada skalabilitas. Untuk melihat ini kita akan memanfaatkan artificial intelligent (AI) yang kita punya,” tutur Sachin. 

Menanggapi hal tersebut, Direktur Jenderal Pendidikan Islam M. Ali Ramdhani yang turut hadir mendampingi Menag menyambut baik rencana tersebut. “Ini salah satu kabar baik bagi madrasah kami. Melihat mitra yang akan diajak seperti Microsoft, amazon, dan lain-lain. Kami ingin anak-anak madrasah dapat memiliki cara pikir global, dan bertindak untuk lokal,” ungkap Ali Ramdhani. 

“Kita akan coba tindak lanjuti diskusi ini dengan pertemuan selanjutnya untuk membicarakan hal-hal teknis. Semoga kita bisa berkerja sama untuk mewujudkan Madrasah 4.0,” imbuhnya.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan tentang "Bersama Ilham Habibi, Menag Yaqut Diskusi Ide Madrasah 4.0", semoga bermanfa'at. 

Terimakasih atas kunjungannya, mohon doa' agar blog ini terus berkembang dan berguna bagi semua orang.
Memberi manfa'at dunia dan akhirat.

Untuk mendapatkan pemberitahuan langsung mengenai artikel terbaru di facebook dari website ini silakan klik suka pada halaman kami HANAPI BANI

atau gabung Group kami;

Youtube ;(Klik DISINI)
WA 1 ; (Klik DISINI)
WA 2 ; (Klik DISINI)
WA 3 ; (Klik DISINI)
WA 4 ; (Klik DISINI)

WA 5 ; (Klik DISINI)
Telegram ; 
(Klik DISINI)
Bip ; 
(Klik DISINI)

و صلى على سيدنا محمد و على أله
 و صحبه أجمعين
ثم السلام عليكم و رحمة الله و بركاته
Protected by Copyscape

 

Comments
0 Comments

Tidak ada komentar:

Translate

Artikel Terbaru

GTK Madrasah Lakukan Pengutan Pendidik Inklusi

السلام عليكم و رحمة الله و بركاته بسم الله و الحمد لله اللهم صلى على سيدنا محمد و على أله  و صحبه أجمعين Salam Sahabat  Hanapi Bani ....

Powered by BeGeEm - Designed Template By HANAPI