Breaking News

04 April 2020

Hati-hati Ada Hoax tentang Ramalan Corona Maret 2020


Akhir-akhir ini banyak beredar tulisan yang konon merupakan ramalan dari Syaikh Ibrahim Saluqiah tentang Wabah penyakit yang akan menyebar pada Maret 2020, Ramalan tersebut “katanya” di nukil dari kitab Akhbaruzzaman.

Berikut tulisannya :

مما قاله ابراهيم بن سالوقيه المتوفي عام ٤٦٣ هجري

Ramalan Syeikh Ibrahim Salweqie (wafat 463 H)

حتى اذا تساوى الرقمان (20=20)

Sehingga ketika terjadi dua nomor kembar (2020)

وتفشى مرض الزمان

dan tersebar wabah sejagat.

منع الحجيج

Jamaah haji dilarang

واختفى الضجيج

Sepi gonjang ganjing

واجتاح الجراد

Terjadi serangan belalang

وتعب العباد

Ahli ibadah pada lesu

ومات ملك الروم

Matinya peminpin dunia

من مرضه الزؤوم

Kena serangan virus

وخاف الأخ من اخيه

Orang takut dan curiga kepada saudaranya sendiri

وصرتم كما اليهود في التيه

Umat pada bingung dan merana seperti kaum Nabi Musa yang merana di padang Tieh

وكسدت الاسواق

Perekonomian rusak dan anjlok

وارتفعت الاثمان

Harga berlomba mahal

فارتقبوا شهر مارس

Maka waspadalah .. dimulai dari bulan Maret

زلزال يهد الاساس

Adanya gempa yang meluluh lantakkan pondasi

يموت ثلث الناس

Sepertiga umat manusia akan mati

ويشيب الطفل منه الراس

Anak-anak banyak yang rambutnya memutih .

مقتطفات من كتاب اخبار الزمان صفحة ٣٦٥
لابراهيم بن سالوقيه

Faktanya :

1. Sepanjang sejarah tidak ditemukan manusia apalagi ulama yang bernama Ibrahim Bin Saluqiyah (Silahkan Searching nama Ibrahim Bin Saluqiyah di Maktabah Syamilah atau di media-media kitab lainnya )

2. Kitab Akhbaruzzaman (أخبار الزمان) bahkan yang di pajang sampulnya pada postingan ramalan tersebut adalah karangan Ali Bin Husain Al-Mas’udi. Dan dalam kitab tersebut sama sekali tidak disebutkan ramalan-ramalan karena kitab tersebut adalah kitab tentang Tarojim Buldan (Geografi)

3. Yang lebih aneh lagi adalah bahwa pada zaman tersebut, para penulis Arab masih belum mengenal penulisan kata مارس untuk bulan Maret. Paling Pol-nya mereka akan menggunakan kalimat آذار

4. Ancaman bagi penyebar Hoax meski ia tidak sadar atau bahkan punya niat mulia sekalipun:

Imam Bukhori meriwayatkan :

Suatu malam Rasulullah pernah bermimpi melihat seseorang yang tidur telungkup. Kemudian datang seorang membawa pengait besi, mengaitkannya ke mulut orang yang tidur telungkup itu lalu menariknya sampai tembus ke lehernya. Kemudian ia mengaitkan besi itu ke matanya, lalu menariknya dengan keras sampai merobek kedua matanya hingga bagian tengkuknya. Rasulullah Saw bertanya siapakah lelaki yang disiksa itu ? Lalu dikatakan kepada Rasulullah Saw :

الَّذِى رَأَيْتَهُ يُشَقُّ شِدْقُهُ، فَكَذَّابٌ يَكْذِبُ بِالْكَذْبَةِ، تُحْمَلُ عَنْهُ حَتَّى تَبْلُغَ الآفَاقَ، فَيُصْنَعُ بِهِ إِلَى يَوْمِ الْقِيَامَةِ.

و في رواية إنه الرجُل يَغدو مِن بيته فيكذبُ الكذبة تبلُغ الآفاق

“Ia adalah seseorang yang berbohong dengan satu kebohongan, kemudian kebohongan itu disebarkan hingga sampai ke berbagai penjuru.”

Kita harus cerdas dan berhati-hati dalam menyebarkan suatu tulisan/berita. semulia apapun tujuannya, setulus apapun niatnya -untuk kebaikan atau dakwah sekalipun- kedustaan tetaplah kedustaan yang merupakan suatu perbuatan haram dan keji.

18 Maret, 2020.


Penulis: Gus Ismael Amin Kholil, cucu Syaikhona Kholil Bangkalan, alumnus Pesantren Al-Anwar Sarang.

Comments
0 Comments

No comments:

Translate

Artikel Terbaru

Akhirnya Rumah Ibadah Dibuka, Menteri Agama Terbitkan Surat Edaran

Akhirnya rumah ibadah dibuka lagi, Menteri Agama Fachrul Razi menerbitkan Surat Edaran, bakal berbeda di tengah pandemi covid-19. Setelah di...

Powered by BeGeEm - Designed Template By HANAPI