Breaking News

25 Januari 2022

Sekolah/Madrasah Jangan Semena-mena, Siswa yang Belum Divaksin Boleh Ikut PTM

السلام عليكم و رحمة الله و بركاته
بسم الله و الحمد لله
اللهم صلى على سيدنا محمد و على أله
 و صحبه أجمعين

Salam Sahabat Hanapi Bani.

Sejak dimulainya program vaksinasi Covid-19 untuk anak usia 6-11 tahun pada tanggal 14 Desember 2021, banyak kabar beredar yang menyebutkan kalau siswa yang belum divaksin dilarang mengikuti Pembelajaran Tatap Muka (PTM). 

Bahkan beberapa hari terakhir, sudah banyak pengelola sekolah yang mengancam murid yang tidak divaksinasi untuk tidak perkenankan mengikuti PTM. 
 
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito akhirnya buka suara terkait dengan kisruh kewajiban vaksinasi untuk ikut PTM.

Menurutnya, vaksin bukan syarat mutlak mengikuti Pembelajaran Tatap Muka (PTM). Jadi, meskipun anak-anak belum divaksin, tetap bisa mengikuti PTM di sekolah. 
 
"Harap menjadi catatan bahwa vaksinasi Covid-19 pada anak tidak menjadi prasyarat dari pembelajaran tatap muka," tegas Wiku dikutip dari kanal YouTube Sekretariat Presiden, Rabu, 15 Desember 2021. 
 
Lalu, bagi anak-anak yang akan menjadi peserta vaksinasi, nantinya diwajibkan untuk membawa Kartu Keluarga atau dokumen yang mencantumkan Nomer Induk Kependudukan (NIK) anak. 
 
"Adapun kegiatan vaksinasi ini akan diintegrasikan dengan kegiatan imunisasi rutin," lanjut Wiku.

Vaksinasi anak 6-11 tahun dilakukan bertahap

Plt Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dr Maxi Rein Rondonuwu menyebutkan bahwa vaksinasi anak 6-11 tahun menyasar lebih dari 26 juta anak. Angka tersebut berdasarkan sensus penduduk 2020.
 
"Secara bertahap sampai tahun depan akan kita lakukan vaksinasi semua anak usia 6 sampai 11 tahun yang totalnya berdasarkan data itu ada 26,8 juta," kata Maxi. 
 
Pelaksanaan vaksinasi ini akan dilakukan secara bertahap. Tahap pertama vaksinasi akan dilaksanakan di provinsi dan kabupaten/kota dengan kriteria cakupan vaksinasi dosis 1 di atas 70 persen dan cakupan vaksinasi lansia di atas 60 persen. 
 
Sampai saat ini sebanyak 8,8 juta jiwa dari 106 kabupaten/kota dari 11 provinsi yang sudah memenuhi kriteria tersebut. Yakni Banten, DI Yogyakarta, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Timur, Kepulauan Riau, Nusa Tenggara Barat, Sulawesi Utara, dan Bali.

sumber; https://www.medcom.id/nasional/peristiwa/aNrvWoEN-sekolah-jangan-semena-mena-siswa-yang-belum-divaksin-boleh-ikut-ptm

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan tentang "Sekolah Jangan Semena-mena, Siswa yang Belum Divaksin Boleh Ikut PTM", semoga bermanfa'at.  
 
Terimakasih atas kunjungannya, mohon doa' agar blog ini terus berkembang dan berguna bagi semua orang.
Memberi manfa'at dunia dan akhirat.

Untuk mendapatkan pemberitahuan langsung mengenai artikel terbaru di facebook dari website ini silakan klik suka pada halaman kami HANAPI BANI

atau gabung Group kami;

Youtube ;(Klik DISINI)
WA 1 ; (Klik DISINI)
WA 2 ; (Klik DISINI)
WA 3 ; (Klik DISINI)
WA 4 ; (Klik DISINI)

WA 5 ; (Klik DISINI)
WA 6 ; (Klik DISINI)
WA 7 ; (Klik DISINI)
WA 8 ; (Klik DISINI)
WA 9 ; (Klik DISINI)
WA 10 ; (Klik DISINI)
WA 11 ; (Klik DISINI)
Telegram ; (Klik DISINI)
Bip ; 
(Klik DISINI)

و صلى  الله على سيدنا محمد و على أله
 و صحبه أجمعين
ثم السلام عليكم و رحمة الله و بركاته
Protected by Copyscape

Comments
0 Comments

Tidak ada komentar:

Translate

Artikel Terbaru

Kemenag Buka Rekrutmen 6.000 Pendamping Proses Produk Halal

السلام عليكم و رحمة الله و بركاته بسم الله و الحمد لله اللهم صلى و سلم على سيدنا محمد و على أله  و صحبه أجمعين Salam Sahabat  Hanap...

Powered by BeGeEm - Designed Template By HANAPI