Breaking News

08 August 2017

Kenapa Anda Gemar Berziarah ke Makan Aulia..!?

Foto Ahbabul Musthofa dan Pecinta Rasululloh Kota Surabaya.

Seorang berpaham Lain bertanya kepada Al-Habib Umar bin Hafidz, dia menanyakan: "Kenapa anda gemar berziarah ke makan Aulia..!?, sedangkan mereka tiada memberi kuasa atau manfaat apa-apa, dan tempat meminta hanya kepada Allah semata...!? Al-Habib Umar bin Hafidz lantas menjawab: "Benar wahai saudaraku, aku juga berpendapat sama denganmu, bahwa mereka tiada mempunyai kekuasaan dan manfaat apa-apa. Tetapi sedikit perbedaanku dengan dirimu, karena aku lebih senang menziarahi mereka karena bagiku mereka tetap hidup dalan membangkitkan jiwa yang mati ini agar lebih mencintai Allah Swt...!!! Tapi aku sangat heran, kenapa engkau tidak melarang aku menziarahi ahli dunia, mereka juga tiada kuasa dan memberi kemanfaatan apa-apa. Bahkan duduk dengan mereka mematikan hati dan membuat lupa pada Allah Swt. Bahkan terkadang kehidupan mereka bagiku seperti mayat yang berjalan. Rumah dan tempat tinggal mereka adalah tempat yang tidak membangkitkan jiwa untuk mencintai Allah.

Hakekat Kematian dan kehidupan di sisi Allah adalah jiwa, yang terkadang tidak mampu ditembus oleh panca indra. Banyak diantara mereka yang terlihat hidup.
Memang banyak sekali orang yang menziarahi pusara yang terdapat orang-orang yang telah meninggal jasadnya, padahal tidak sedikit diantara mereka sebenarnya tetap. Aku lebih senang menziarahi makam kekasih Allah Swt dan para Syuhada', walaupun hanya di pusara, tetapi ia mengingatkan aku bahwa hidup ini adalah perjuangan, karena aku dapat melihat jiwa mereka ada perjuangan cinta yang hebat, sehingga mereka dicintai oleh Tuhannya lantaran kebenarannya cinta mereka.

Wahai saudaraku, aku ziarah makam Aulia, karena pada makam itu ada cinta, lantaran cinta Allah pada mereka,seluruh tempat bersimpuh mereka dicintai Allah.
Cinta tiada mengalami kematian, ia tetap hidup dan terus hidup dan akan melimpah kepada para pencintanya. Aku berziarah selain karena sebuah cinta juga karena ingin mengambil semangat mereka, agar aku dapat mengikuti mereka dalam mujahadahku. Aku mengangkat tangan di sisi makam mereka, bukan meminta kuasa atau manfaat dari mereka, akan tetapi memohon kepada Allah agar aku juga dicintai Allah, sebagaimana mereka dicintai Allah Swt.
Protected by Copyscape
Comments
0 Comments

No comments:

Translate

Artikel Terbaru

Kemenag Letakkan Materi Khilafah ke Pelajaran Sejarah

Pembahasan tentang khilafah kini tidak lagi masuk dalam mata pelajaran Fikih, tapi Sejarah Kebudayaan Islam (SKI). Perubahan ini tertu...

Powered by BeGeEm - Designed Template By HANAPI