Breaking News

16 November 2019

BKN Tiadakan Fitur Jumlah Pelamar CPNS 2019 di Portal SSCN, Ada Apa?


Badan Kepegawaian Negara ( BKN) meniadakan fitur jumlah pelamar yang termuat dalam menu Sistem Pencarian Formasi (SPF) sejak dimulainya pendaftaran CPNS 2019, Senin (11/11/2019). 
Adapun fungsi fitur tersebut, yakni pelamar CPNS dapat mengetahui data jumlah pelamar pada setiap formasi secara real time pada portal SSCN. 

Namun, berdasarkan keterangan resmi dari BKN, pihaknya meniadakan kemudahan tersebut karena ditemukannya indikasi tindak kecurangan. "Kami sampaikan bahwa menu SPF pada portal SSCN kini ditiadakan. Hal itu disebabkan oleh ditemukannya indikasi tindak kecurangan penyalahgunaan data pelamar yang termuat dalam menu SPF," ujar Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Biro Humas BKN, Paryono, saat dihubungi Kompas.com, Jumat (15/11/2019). 


Ia menjelaskan, indikasi tindak kecurangan tersebut dilakukan oleh sejumlah oknum dengan cara mendaftarkan sejumlah pelamar fiktif pada formasi tertentu agar terlihat banyak pendaftarnya.  Tindak kecurangan tersebut, imbuhnya diketahui oleh pihak BKN setelah melalui proses evaluasi. 


Asal-asalan 

Diketahui, sejumlah pihak yang telah mendaftar tersebut berlaku asal-asalan dalam mengunggah dokumen. "Mereka asal mendaftar, yang penting bisa submit dan tercatat sebagai pendaftar pada formasi tersebut. Jadi seolah-olah pada formasi tersebut banyak yang daftar dan orang akan merasa malas untuk berkompetisi dalam formasi tersebut," ujar Paryono. 

Dengan demikian, fitur tersebut ditiadakan demi menciptakan kompetisi adil, tanpa pelamar terpengaruh dengan kuantitas pelamar pada formasi tertentu (blind competition). 

"Jadi, sekarang kita tutup. Pelamar benar-benar tidak tahu berapa banyak pesaingnya. Jika minat pada salah satu formasi segera submit," lanjutnya. Selain itu, sebagai alternatif dalam membantu pelamar mengetahui indeks instansi, pihak BKN memberikan update jumlah pelamar yang terdiri dari, informasi pelamar yang sudah membuat akun, sudah mengisi formulir, sudah submit, serta lima instansi, dan 10 formasi paling banyak dipilih pelamar seleksi CPNS 2019. 


Meski begitu, peniadaan fitur tersebut tidak mengurangi aspek transparansi pada seleksi CPNS 2019. Menurutnya, aspek transparanksi tetap terjamin melalui pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dengan menggunakan Computer Assisted Test (CAT). Selain itu, BKN juga berprinsip akuntabel, di mana hasil tes dapat diketahui secara real time saat SKD dilaksanakan. "Sehingga, transparansi dan akuntabilitas tetap menjadi prinsip utama pelaksanaan seleksi CPNS 2019," ujar Paryono. 

Hingga saat ini, portal pendaftaran seleksi CPNS 2019 telah diakses lebih dari 3 juta pengguna per tanggal 15 November 2019. "Dari jutaan pengguna tersebut, sudah sebanyak 2.176.352 pengguna yang telah membuat akun, 580.741 pengguna telah mengisi form, dan sebanyak 207.100 pengguna telah submit per 15 November 2019 pukul 17.43 WIB," katanya lagi.


Baca Juga;
CARA DAFTAR CPNS 2019

Penulis : Ariska Puspita Anggraini
Editor  : Hanapi Bani
Comments
0 Comments

No comments:

Translate

Artikel Terbaru

Mendikbud Nadiem Umumkan Pengganti Ujian Nasional 2021

Format seperti  Ujian Nasional  2020 akan menjadi yang terakhir. Mendikbud  Nadiem Makarim  mengungkap program pengganti ujian nasional ...

Powered by BeGeEm - Designed Template By HANAPI